AC Milan Tumbang 0-3 dari Chelsea di Uji Coba Pramusim

Smallest Font
Largest Font

Bola.com, Jakarta - AC Milan mendapat peringatan serius dari uji coba pramusim melawan Chelsea. Rossoneri tumbang 0-3 tanpa satu pun tembakan tepat sasaran. Skor berpotensi lebih besar bila semua peluang lawan dimaksimalkan.

Hasil ini muncul setelah ada tanda perkembangan saat menghadapi Celtic dan Inter. Namun momentum itu terhenti ketika berjumpa The Blues pada uji coba berikutnya. Tuttosport menyebut Milan masih sebatas 'work in progress'.

Ruben Amorim tetap yakin timnya akan siap menghadapi Torino. Keyakinan tersebut berjalan berdampingan dengan evaluasi ketat atas performa pramusim. Rangkaian uji coba menegaskan ada pekerjaan besar yang harus dibereskan segera.

Amorim memerlukan skuad yang lebih ramping dan sesuai dengan ide permainannya. Dalam sekitar tiga pekan menuju batas akhir bursa, penjualan sama krusialnya dengan perekrutan. Perapian komposisi menjadi kunci agar persiapan taktik berjalan optimal.

AC Milan Harus Merombak Komposisi Pemain

Masalah utama yang mencuat adalah ketidakseimbangan jumlah dan profil pemain. Amorim memerlukan skuad yang selaras dengan tuntutan permainan yang ingin diterapkan. Untuk itu, Milan perlu aktif melepas beberapa nama dalam waktu dekat.

Sejumlah pemain disebut berada dalam pusaran evaluasi. Nama-nama itu meliputi Rafael Leao, Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, Samuele Ricci, Pervis Estupinan, Santiago Gimenez, Zachary Athekame, dan David Odogu. Ruben Loftus-Cheek dan Yunus Musah juga berpotensi masuk daftar pemain yang dilepas.

Menjual banyak pemain dalam waktu singkat bukan pekerjaan mudah. Rossoneri hanya memiliki sekitar tiga pekan sebelum batas akhir bursa transfer. Karena itu, aktivitas penjualan setara pentingnya dengan perekrutan demi persiapan taktik yang maksimal.

Sistem Ruben Amorim Belum Terlihat

Amorim menargetkan sepak bola berbasis penguasaan, pressing agresif, dan serangan vertikal cepat. Karakter tersebut hampir tidak muncul saat menghadapi Chelsea. Hal itu memperkuat kesan bahwa implementasi ide belum berjalan.

Kondisi ini menunjukkan persoalan kompatibilitas antara sejumlah pemain dengan sistem yang diinginkan. Pelatih asal Portugal itu membutuhkan pemain yang mampu menjalankan tuntutan taktiknya secara konsisten. Tiga laga pramusim turut memberikan gambaran nyata mengenai keterbatasan skuad saat ini.

Musim baru tinggal dua pekan lagi, dengan Torino sudah menanti. Amorim masih memiliki waktu untuk memperbaiki struktur dan organisasi permainan. Periode itu perlu dipakai untuk merampungkan komposisi skuad dan membangun identitas permainan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed