Barcelona Segel Gelar LaLiga Setelah Kalahkan Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Barcelona resmi mengunci gelar juara LaLiga musim 2025/2026 setelah menumbangkan Real Madrid dengan skor 2-0 dalam pertandingan di Stadion Camp Nou pada Senin, 11 Mei 2026 dini hari WIB, seperti dilansir dari Bola.

Hasil tersebut memicu kekecewaan besar bagi pendukung tim tamu karena performa skuad yang menurun sepanjang musim ini. Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, langsung dihadapkan pada pertanyaan sulit mengenai jalannya laga serta keputusan wasit.

Arbeloa menyoroti insiden kontroversial di lapangan yang melibatkan Jude Bellingham karena tidak mendapatkan peninjauan dari asisten wasit video.

“Dari apa yang kami lihat, itu jelas. Mungkin seseorang perlu menjelaskan kenapa VAR tidak turun tangan,” ujarnya Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Arbeloa kemudian memberikan apresiasi terhadap performa tim lawan yang mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak awal.

“Mereka menguasai pertandingan dengan sangat cepat,” tambahnya Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Pihak manajemen tim juga mengaku sadar atas amarah para pendukung akibat kegagalan meraih trofi domestik pada periode kali ini.

“Kami memahami frustrasi dan kekecewaan atas musim ini,” ucapnya Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Arbeloa menyatakan bahwa seluruh elemen tim merasakan kepedihan serupa dan siap mengevaluasi penurunan performa mereka.

“Kami harus melihat apa yang salah. Tim ini sudah berkali-kali bangkit sebelumnya. Kami memahami kemarahan itu karena kami juga merasakannya,” tutur Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Meskipun peluang menjadi juara sudah tertutup rapat, Real Madrid dipastikan tetap mengincar kemenangan pada tiga laga tersisa.

“Kami tidak bisa membuang tiga pertandingan terakhir. Kami membela sesuatu yang lebih besar dari diri kami sendiri: lambang ini,” tegas Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Arbeloa menambahkan situasi pertandingan menjadi sangat menantang bagi timnya setelah tim tuan rumah mencetak gol pembuka.

“Mereka sangat kuat saat memimpin. Ini tim yang sangat terorganisir,” katanya Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Ia juga menegaskan pentingnya melakukan pembenahan total agar tim bisa tampil lebih kompetitif pada musim kompetisi mendatang.

“Kami punya skuad hebat dengan potensi besar, tapi kami harus belajar dari pertandingan-pertandingan di mana kami kehilangan poin yang seharusnya bisa kami ambil,” cetus Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Arbeloa menutup keterangannya dengan membeberkan alasan terkait pencoretan mendadak bek Dean Huijsen dari susunan pemain utama menjelang sepak mula.

“Dia ingin bermain, tapi kondisinya lemah. Itu keputusan saya,” jelasnya Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed