Bryan King Kritik Manchester City Karena Bayar Elliot Anderson Terlalu Mahal
Manchester City dinilai membayar terlalu mahal untuk mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Penilaian tersebut disampaikan oleh mantan pencari bakat senior Tottenham Hotspur, Aston Villa, dan Everton, Bryan King.
Bryan King, seperti dikutip dari Bola, menilai Nottingham Forest mengambil keputusan tepat dengan menerima tawaran Man City senilai 116 juta paun atau sekitar Rp2,7 triliun. Menurutnya, tidak akan ada klub lain yang bersedia mengeluarkan dana sebesar itu.
Gelandang asal Inggris berusia 23 tahun tersebut dijadwalkan merampungkan kepindahannya ke Man City dalam beberapa hari ke depan. Anderson akan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan opsi perpanjangan selama satu musim.
Transfer ini juga akan menjadikan Anderson sebagai pemain Inggris termahal sepanjang masa dengan seluruh nilai transfer sebesar 116 juta paun sebagai pembayaran yang dijamin. Sebelumnya, Nottingham Forest sempat menolak tawaran 120 juta paun karena menginginkan nilai transfer yang dibayar penuh lebih besar.
Setelah melepas Anderson, Nottingham Forest dikabarkan akan mencari pengganti. Nama Curtis Jones dan Lucas Bergvall disebut masuk dalam radar klub tersebut.
Anderson baru bergabung dengan Nottingham Forest dua tahun lalu setelah ditebus dari Newcastle United dengan nilai transfer sekitar 35 juta paun. Perkembangan pesatnya membuat Anderson mampu memantapkan diri sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa.
Musim lalu Anderson tampil impresif bersama Nottingham Forest di Premier League dan juga menunjukkan performa apik bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Meski begitu, King belum sepenuhnya sepakat dengan nilai transfer yang dibayarkan Man City.
"Bagus dia bergabung dengan Manchester City karena tidak ada klub lain yang mampu membayarnya," kata King.
"Sejujurnya, angka itu membuat saya terkejut. Anderson memang pemain bagus, tetapi saya tidak melihatnya sebagai pilihan utama Timnas Inggris. Kalau seorang pemain dihargai 116 juta paun, ekspektasi saya tentu lebih tinggi," ulasnya.
"Namun, kalau memang ada klub yang bersedia membayar sebesar itu, saya membayangkan Nottingham Forest akan langsung menerimanya karena menurut saya nilainya benar-benar berlebihan."
"Bagi saya, 70 juta paun adalah harga yang tepat jika ada klub yang ingin merekrutnya," lanjut King.
Tren Nilai Transfer Gelandang Terus Melambung
Nilai transfer gelandang tengah terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Nama-nama seperti Moises Caicedo yang ditebus seharga 115 juta paun, Declan Rice dengan nilai 105 juta paun, dan Enzo Fernandez senilai 107 juta paun menjadi contoh nyata.
Pada musim panas ini, tren tersebut makin terlihat jelas. Sandro Tonali, Elliot Anderson, Adam Wharton, dan sejumlah gelandang lain disebut hanya akan tersedia jika ada tawaran yang mencapai angka 100 juta paun.
Jika sebelumnya pemain berposisi penyerang kerap menjadi rekrutan dengan nilai transfer tertinggi, kini posisi gelandang tengah dinilai mulai menempati posisi teratas tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow