Bulog Salurkan Bantuan Pangan Presiden Prabowo untuk 33 Juta Warga
Perum Bulog menyalurkan program Bantuan Pangan Prabowo untuk 33 juta warga berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia pada Kamis, 18 Juni 2026. Distribusi bahan pokok tersebut salah satunya menyasar masyarakat di Desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, sebagaimana dilansir dari Ulanda.
Pemerintah menggulirkan komoditas ini sebagai prioritas untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan. Setiap keluarga penerima manfaat berhak memperoleh paket yang terdiri dari 20 kilogram beras beserta 4 liter minyak goreng.
Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa skema pendistribusian ini dirancang untuk meringankan beban finansial keluarga di tengah fluktuasi harga pasar. Program tersebut digulirkan secara bertahap untuk menjaga pasokan kebutuhan primer kelompok rentan.
"Program ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Presiden Prabowo memberikan perhatian serius agar kebutuhan pangan masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, tetap terpenuhi," kata Ahmad Rizal.
Penyaluran logistik ini dijadwalkan tidak berhenti pada satu kali pengiriman saja. Bulog telah merancang kelanjutan distribusi komoditas pangan ini agar tepat sasaran dalam beberapa periode ke depan.
"Bantuan ini tidak hanya diberikan hari ini. Rencananya akan terus berjalan selama tiga bulan ke depan. Kami berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga," ujar Ahmad Rizal.
Mantan Komandan Korem 162/Wira Bhakti periode 2018-2021 itu memaparkan bahwa agenda distribusi sebelumnya sempat mengalami penyesuaian jadwal lantaran adanya momentum Hari Raya Idulfitri. Namun kini pihak Bulog berfokus penuh memastikan kelayakan fisik pasokan beras yang dikirimkan.
"Kami ingin masyarakat menerima bantuan dengan kualitas yang baik. Beras yang disalurkan sudah melalui pengawasan dan dipastikan aman serta layak untuk dikonsumsi," katanya.
Ahmad Rizal menambahkan bahwa kehadiran instrumen negara ini berfungsi penting untuk mempertahankan daya beli masyarakat luas. Pihaknya memantau langsung jalannya penyerahan logistik ini agar sesuai ketentuan.
"Saya merasa bangga bisa hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat nyata dan sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari," ucap Ahmad Rizal.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyatakan bahwa pihak pemerintah daerah memberikan respons positif atas kelanjutan distribusi logistik dari pemerintah pusat ini. Program tersebut dinilai memberikan dampak nyata bagi pemenuhan pangan warga lokal.
"Bantuan ini adalah bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat dan penyalurannya dilakukan melalui Perum Bulog," kata Gusnar.
Gusnar memberikan konfirmasi mengenai kondisi cadangan beras di Provinsi Gorontalo saat ini yang dipastikan melimpah. Stok yang tersimpan pada gudang-gudang penyimpanan milik Bulog dinilai aman dari ancaman kelangkaan komoditas.
"Persediaan beras kita aman. Stok di gudang Bulog cukup dan bahkan melimpah. Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan pangan," ujarnya.
Pemerintah daerah berharap intervensi pangan nasional ini dapat terus dipertahankan secara berkala guna mengendalikan harga pasar di daerah.
"Harapan kami, program bantuan pangan ini terus berjalan sehingga dapat membantu masyarakat dan pada saat yang sama menjaga stabilitas pangan di Gorontalo," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow