Hp Xiaomi Banyak Iklan dan Mengganggu Ini Trik Ampuh Menghapusnya
Menghadapi iklan yang tiba-tiba muncul saat membuka aplikasi bawaan tentu sangat mengganggu kenyamanan pengguna. Masalah ini memicu pertanyaan besar di kalangan pengguna, seperti "kenapa hp xiaomi banyak iklan dan cara menghapusnya" yang kerap menjadi pencarian terpopuler di internet. Kondisi ini sebenarnya berakar dari strategi bisnis yang diterapkan oleh produsen.
Sebagai langkah awal, artikel ini akan membedah alasan di balik kebijakan tersebut sebelum masuk ke panduan teknis. Bagi sebagian orang, kehadiran iklan di perangkat kelas menengah hingga flagship terasa tidak biasa. Namun, kebijakan ini merupakan bagian dari ekosistem pendapatan yang dirancang sejak lama.
Xiaomi membatasi margin keuntungan dari produksi ponsel pintar sebesar 5 persen saja. Kebijakan ini pertama kali diterapkan untuk memastikan harga perangkat keras mereka tetap kompetitif di pasar global, termasuk Indonesia.
Sebagai gantinya, perusahaan mengandalkan sektor layanan internet untuk menutup tipisnya margin tersebut. Iklan mulai muncul di ponsel pintar Xiaomi sejak tahun 2018 silam secara massal.
“Iklan telah dan akan terus menjadi bagian integral dari layanan internet Xiaomi. Komponen utama dari model bisnis perusahaan,”
Kutipan di atas merupakan pernyataan resmi dari Pihak Manajemen/Juru Bicara Xiaomi yang disampaikan kepada media The Verge pada hari Rabu, 19 September 2018. Melalui konfirmasi tersebut, jelas bahwa iklan bukan sebuah bug atau kesalahan sistem, melainkan fitur bawaan.
Meskipun menjadi pilar bisnis, produsen tetap memberikan opsi bagi pengguna untuk mematikan fitur ini. Pengguna dapat membersihkan antarmuka ponsel mereka secara mandiri tanpa perlu melakukan root.
Langkah Krusial Mematikan Sistem Pusat Iklan msa
Langkah paling utama untuk menghentikan pasokan iklan ke ponsel Anda adalah dengan mencabut otorisasi sistem bernama msa (MIUI System Ads). Selama modul ini aktif, iklan akan terus diproduksi di berbagai aplikasi bawaan.
Dalam kasus yang sering saya temui, banyak pengguna gagal menghentikan iklan karena melewatkan bagian ini. Mereka hanya mematikan iklan di level aplikasi individual, sehingga sistem pusat tetap memicu pop-up baru.
Ikuti urutan langkah berikut dengan cermat untuk menonaktifkan msa:
- Buka menu Setelan atau Settings di perangkat Anda.
- Gulir ke bawah lalu pilih opsi Sandi & Keamanan.
- Klik pada menu Otorisasi & Pencabutan.
- Cari layanana bernama msa, lalu geser toggle di sampingnya untuk mematikan.
- Tunggu hitungan mundur keselamatan selama 10 detik, kemudian klik Cabut.
Terkadang sistem akan menampilkan pesan error atau gagal mencabut otorisasi pada percobaan pertama. Jika ini terjadi, pastikan koneksi internet Anda stabil dan ulangi langkah tersebut dua hingga tiga kali sampai toggle benar-benar mati.
Mematikan Personalisasi Iklan untuk Menjaga Privasi Data
Setelah mematikan msa, langkah berikutnya adalah memutus pelacakan perilaku digital Anda. Sistem melacak kebiasaan pencarian untuk menyajikan iklan yang relevan. Langkah mematikan personalisasi iklan pada Artikel 5 merujuk pada perangkat REDMI Note 13 Pro. Prosedur serupa juga dikonfirmasi berlaku pada lini premium, di mana langkah mematikan personalisasi iklan pada Artikel 6 merujuk pada perangkat Xiaomi 14T Pro.
Masuk kembali ke menu Setelan, lalu pilih Privasi. Klik pada opsi Layanan Iklan, kemudian matikan pilihan Rekomendasi Iklan yang Dipersonalisasi. Langkah ini tidak menghilangkan jumlah iklan secara instan, namun akan menghentikan sistem dalam mengumpulkan data pribadi Anda. Ini adalah benteng pertahanan kedua yang wajib diaktifkan.
Membersihkan Aplikasi Bawaan dan GetApps dari Gangguan
Sumber iklan terbesar berikutnya berasal dari toko aplikasi internal dan pengelola file resmi. Aplikasi-aplikasi ini sering mengirimkan notifikasi rekomendasi yang tidak diinginkan.
Berdasarkan pengujian langsung, langkah tutorial pada Artikel 3 diuji coba menggunakan perangkat Redmi Note 10S dan terbukti berhasil memangkas notifikasi mengganggu hingga bersih. Anda harus memeriksa dua sektor utama, yaitu File Manager dan GetApps.
Berikut adalah tabel panduan penonaktifan fitur rekomendasi pada tiga aplikasi utama sistem yang paling sering memunculkan iklan:
| Nama Aplikasi | Lokasi Menu Setelan | Fitur yang Harus Dimatikan |
|---|---|---|
| File Manager | Setelan > Tentang | Rekomendasi |
| Unduhan (Downloads) | Setelan (Ikon Titik Tiga) | Tampilkan Konten Rekomendasi |
| GetApps | Setelan > Otorisasi & Pencabutan | Revoke Otorisasi GetApps |
Ingat, proses menonaktifkan GetApps memerlukan waktu tunggu selama 10 detik hingga tombol "Cabut" menyala di layar, mirip seperti saat Anda mematikan msa. Jangan terburu-buru keluar dari menu sebelum sistem memproses pencabutan tersebut.
Kesalahan umum yang saya lihat adalah pengguna membiarkan aplikasi Tema atau Themes tetap aktif mengirimkan rekomendasi. Buka aplikasi Tema, masuk ke profil Anda, pilih Setelan, lalu matikan opsi Tampilkan Iklan dan Rekomendasi Pribadi.
Langkah Pengamanan Tambahan Melalui DNS Pribadi
Jika semua metode internal di atas sudah diterapkan namun Anda masih melihat sisa-sisa banner, Anda bisa memanfaatkan fitur DNS Pribadi (Private DNS). Metode ini memblokir query iklan langsung dari level jaringan.
Fitur ini tersedia secara gratis pada sistem operasi Android modern. Anda tidak memerlukan aplikasi pihak ketiga yang berpotensi menguras baterai dan memori RAM. Buka Setelan, pilih Koneksi & Berbagi, lalu ketuk DNS Pribadi.
Pilih opsi Nama Host Penyedia DNS Pribadi, kemudian ketik dns.adguard.com dan simpan pengaturan tersebut. Menghilangkan iklan secara menyeluruh membutuhkan kombinasi antara mematikan pelacak internal sistem dan menutup celah jaringan luar. Dengan menerapkan konfigurasi msa, personalisasi iklan, dan pembersihan aplikasi bawaan secara berurutan, perangkat akan bersih dari pop-up mengganggu dan kinerja sistem akan terasa lebih ringan untuk aktivitas harian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow