Florentino Perez Siapkan Rencana Ubah Struktur Kepemilikan Real Madrid
Struktur kepemilikan Real Madrid berpotensi mengalami perubahan besar dalam waktu dekat. Perubahan tersebut direncanakan oleh Presiden Klub, Florentino Perez, apabila dirinya kembali memenangkan pemilihan presiden yang akan datang.
Seperti dikutip dari Bola, Real Madrid selama ini menjadi salah satu dari sedikit klub elite Eropa yang tetap dikuasai oleh para anggota atau socios. Model pengelolaan ini menjaga Los Blancos agar tidak jatuh ke tangan investor swasta maupun korporasi besar.
Pria berusia 78 tahun tersebut menilai penyesuaian perlu dilakukan di tengah perkembangan industri sepak bola global. Kendati demikian, proyek ini dipastikan tidak akan menghilangkan kendali para anggota terhadap klub.
Perez menegaskan bahwa fondasi utama Real Madrid tidak bakal bergeser. Para anggota akan tetap memegang suara mayoritas dalam pengambilan setiap keputusan krusial klub.
Langkah baru tersebut diklaim justru bertujuan memperkuat posisi para socios untuk jangka panjang. Sistem yang berlaku sekarang dinilai masih memiliki kelemahan.
"What will change if I am re-elected? In principle nothing changes, but there are some things that need to be explained," ujar Perez.
"As you know, I am going to give financial ownership to the 100,000 members. Being a member of Real Madrid in the future will not only mean an emotional bond as it has been until now, but it will also mean being the owner of the club for life," lanjutnya.
Kelemahan sistem saat ini, menurut Perez, terlihat dari status kepemilikan anggota yang otomatis hangus ketika orang tersebut meninggal dunia.
"At present, when someone dies, that's the end of their story with Real Madrid. That cannot happen. I want to give financial ownership to the members."
"This is also a personal satisfaction for me because since day one I arrived, I have always wanted the members to truly be the owners of the club," tambahnya.
Penjualan Lima Persen Saham Demi Valuasi
Rencana strategis lain yang disiapkan adalah peluang untuk menjual sebagian kecil kepemilikan Real Madrid kepada pihak investor luar.
Perez menegaskan penjualan ini bukan untuk mencari modal tambahan atau memangkas kekuasaan socios. Skema tersebut murni dijalankan demi mengetahui valuasi resmi klub di pasar nyata.
"It is not mandatory. But who can say this club is worth 10 billion euros? Forbes? That is not the real valuation."
"The real valuation happens when someone buys a small stake, for example five percent, so that the value of the club can be realistically established," jelasnya.
Dirinya juga menepis kekhawatiran bahwa pemegang saham minoritas baru tersebut bakal mengintervensi arah kebijakan Real Madrid.
"They get nothing. These are companies of extraordinary value. No one thinks they are coming to take over Real Madrid," tegasnya.
Keterlibatan investor luar dipandang lebih mengarah pada penguatan citra serta prestise karena dapat bermitra dengan salah satu merek olahraga terbesar dunia.
Kendali Penuh Tetap di Tangan Socios
Perez meredam kecemasan para socios mengenai potensi penjualan saham yang lebih masif di masa depan setelah pintu investasi mulai dibuka.
Setiap kebijakan besar dipastikan harus melewati persetujuan para anggota secara langsung melalui mekanisme pemungutan suara.
"Whatever happens in the future will depend on the wishes of the members and always through a referendum."
"But that five percent will not determine the direction of the club. It could be more about image and association with a brand as big as Real Madrid."
"The 95 percent of the members will remain the ones who control the club," tegasnya.
Pernyataan ini memperjelas posisi Perez yang enggan mengubah Real Madrid menjadi klub yang sepenuhnya dikuasai pemodal layaknya tim-tim elite Eropa lain.
Target Penyelesaian Proyek Warisan
Perez menganggap perombakan struktur kepemilikan ini sebagai salah satu warisan paling krusial yang ingin ia tinggalkan bagi masa depan Los Blancos.
Langkah pengamanan ini diperlukan agar aset finansial klub tidak dikuasai oleh pihak-pihak yang didorong oleh kepentingan pribadi.
"I will not die before making sure that the financial assets of the club belong to its members."
"This club cannot belong to someone who happens to be there, has no money, and then takes a harmful loan to take over Real Madrid," ujarnya.
Perez turut memberikan kritik bagi kelompok rivalnya dalam bursa pemilihan presiden. Pihak lawan dinilai memiliki agenda yang berseberangan dengan visi masa depan klub miliknya.
Agenda Referendum Setelah Pemilihan Presiden
Mekanisme konkret untuk merealisasikan model kepemilikan baru ini bakal segera digulirkan jika Perez kembali memenangkan mandat kepemimpinan.
Sidang luar biasa beserta referendum khusus akan diselenggarakan agar seluruh anggota dapat menyalurkan hak suara mereka.
"As soon as this election is over, I will call an extraordinary assembly and a referendum to vote on changing the club's ownership model," tegas Perez.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow