Florian Wirtz Siap Bangkit Bersama Iraola di Liverpool

Smallest Font
Largest Font

Nikmati konten-konten Piala Dunia 2026 racikan khas Bola.com. Klik di sini!

Iraola menempatkan Florian Wirtz di peran No.10 sesuai posisi favoritnya. Filosofi pressing sang pelatih dinilai pas, dan kepergian Salah membuka ruang.

Selebrasi Florian Wirtz dalam laga Liga Inggris antara Liverpool vs Wolverhampton, Sabtu (27/12/2025). (AP Photo/Ian Hodgson)

Bola.com, Jakarta - Florian Wirtz memasuki musim baru di Liverpool dengan target mengubah arah setelah tahun perdana yang tidak sesuai rencana. Datangnya Andoni Iraola menghadirkan kerangka kerja baru yang diyakini dapat mengangkat kembali performa gelandang serang asal Jerman itu.

Liverpool mendatangkan Wirtz dari Bayer Leverkusen dengan biaya 116 juta pound sterling (sekitar Rp2,78 triliun). Namun, musim debutnya berjalan sulit karena proses adaptasi yang belum tuntas, sehingga kontribusinya belum sejalan dengan ekspektasi besar transfer tersebut.

Iraola menilai kualitas Wirtz dapat menjadi simpul penting kreativitas The Reds. Dengan reposisi ke peran favorit dan pendekatan permainan yang selaras, sang pelatih merumuskan ulang peran Wirtz sebagai motor serangan tim.

Iraola Kembalikan Wirtz ke Posisi Nomor 10

Pelatih Liverpool Andoni Iraola berteriak kepada para pemainnya pada babak kedua laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Langkah awal Iraola jelas: mengembalikan Florian Wirtz ke habitatnya sebagai gelandang serang nomor 10, bekerja di belakang penyerang. Posisi ini yang kerap menjadi panggung pembuktian Wirtz saat tampil impresif bersama Bayer Leverkusen.

Musim lalu, ia cukup sering ditempatkan di sisi sayap yang membuat pengaruhnya pada alur serangan tidak maksimal. Bersama Timnas Jerman, Wirtz juga beberapa kali diisi di sektor kiri, tapi Iraola memilih fokus pada area tengah di belakang striker.

"Kami membutuhkan versi terbaik Florian. Kami tahu apa yang bisa dia berikan kepada kami dan saya pikir dia sangat cocok dengan model permainan kami."

"Saya melihatnya lebih cocok bermain di posisi belakang penyerang. Kami tahu bersama Timnas Jerman dia terkadang bermain di sisi kiri, tetapi kami akan mulai bekerja dengannya di posisi tersebut."

Struktur Tim dan Ruang di Belakang Penyerang

Gelandang Liverpool asal Jerman #07, Florian Wirtz, mengontrol bola dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Eintracht Frankfurt dan Liverpool FC di Frankfurt, Jerman Barat, pada 22 Oktober 2025. (Kirill KUDRYAVTSEV/AFP)

Selama pramusim, Iraola memberi gambaran struktur tim yang menempatkan Dominik Szoboszlai lebih dalam. Penempatan ini membuka ruang kerja ideal bagi Wirtz tepat di belakang penyerang untuk mengakses area kunci antarlini.

Keputusan tersebut diharapkan menjawab kendala musim lalu ketika Wirtz tidak cukup sering terhubung dengan proses membangun serangan dari tengah. Dengan kembali ke sumbu kreatif, ia berpeluang lebih intens terlibat sejak fase awal progresi bola.

Data musim lalu memperlihatkan penurunan dibanding musim terakhirnya di Leverkusen. Jumlah sentuhan bola, percobaan dribel, tembakan, hingga expected assist — semuanya mengalami penurunan, mempertegas kebutuhan reposisi dan peran yang lebih sentral.

Filosofi Pressing Iraola Cocok untuk Wirtz

Pelatih Liverpool Andoni Iraola (kanan) berbicara dengan bek Konstantinos Tsimikas (kiri) pada babak pertama laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Iraola dikenal mengandalkan pressing agresif dan transisi cepat setelah merebut bola. Kerangka ini selaras dengan karakter Wirtz yang gemar membawa bola, memanfaatkan ruang sempit, dan menciptakan peluang dengan keputusan cepat.

Pendekatan tersebut tidak menganggap kehilangan bola sebagai dosa besar selama peluang merebut kembali tetap tinggi. Momen transisi, dalam pandangan sang pelatih, adalah kanal efektif untuk memproduksi peluang bersih.

"Semua bergantung pada seberapa besar Anda berani mengambil risiko dengan bola. Saya selalu mengatakan kepada para pemain, setiap kali merebut bola, pandangan pertama bukan kepada penyerang, melainkan ke arah kiper lawan. Apakah Anda bisa langsung mencetak gol?"

Kesempatan Pembuktian di Liverpool Musim Ini

Aksi Florian Wirtz di laga Liverpool vs Newcastle di pekan ke-24 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield, Minggu (01/02/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Kepergian Mohamed Salah membuka ruang lebih besar bagi Wirtz untuk mengambil peran sebagai pusat kreativitas Liverpool. Tanggung jawab dalam membangun serangan diperkirakan semakin bertambah di bawah komando pelatih baru.

Wirtz telah memasang target tinggi untuk musim ini setelah mengakui musim sebelumnya tidak berjalan sesuai rencana. Dengan posisinya kini kembali ke poros No.10, jalur untuk memperkaya catatan kontribusi tampak lebih terbuka.

Apabila mampu beradaptasi dengan sistem Iraola, gelandang berusia 23 tahun itu memiliki peluang besar untuk kembali menampilkan kualitas yang pernah membawanya bersinar di Bayer Leverkusen.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow