Harga Emas Dunia Ambles ke Level Terendah Sepanjang 2026
Harga emas dunia hari ini mencatatkan penurunan tajam hingga di bawah 4.370 USD per ons pada akhir pekan pertama Juni 2026. Nilai komoditas tersebut merosot ke level terendah sepanjang tahun 2026 akibat tekanan aksi jual di pasar global.
Berdasarkan data perdagangan CFD pada Jumat (5/6/2026), harga emas dunia ditutup pada angka 4.331 USD per troy ons. Angka tersebut menunjukkan penurunan harian sebesar 3,22 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Penurunan tajam pada akhir pekan ini menggenapi akumulasi pelemahan grafik pergerakan harga emas dunia yang menyusut hampir 4 persen dalam kurun waktu satu minggu terakhir. Tren negatif ini menjadi perhatian besar bagi pelaku pasar komoditas.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
Rincian Performa Historis Emas Dunia
Penyebab harga emas turun dalam sebulan terakhir ini mengakibatkan nilai logam mulia tersebut terpangkas sebesar 7,68 persen. Padahal, komoditas ini sempat berada di posisi yang sangat kuat pada awal tahun.
Jika ditarik lebih ke belakang, harga emas dunia secara historis pernah menyentuh titik tertinggi sepanjang masa. Rekor tersebut berada di angka 5.608,35 USD per troy ons yang tercipta pada Januari 2026 lalu.
Meskipun sedang mengalami tren penurunan jangka pendek, nilai emas harian sebenarnya masih mencatatkan pertumbuhan positif jika dibandingkan dengan periode tahun lalu. Nilai saat ini tercatat 30,78 persen lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Statistik Pergerakan Jangka Pendek dan Panjang
Data performa menunjukkan fluktuasi yang bervariasi pada berbagai rentang waktu perdagangan. Investor investasi emas batangan memantau pergerakan ini untuk menghitung momentum masuk pasar.
Berikut adalah rincian performa nilai emas berdasarkan data Trading Economics dan Investing:
- Perubahan 1 Hari: -3,29 persen
- Perubahan 5 Hari: -4,27 persen
- Perubahan 1 Bulan: -7,72 persen
- Perubahan 6 Bulan: 2,81 persen
- Tahun Berjalan (YTD): 0,03 persen
- Perubahan 1 Tahun: 28,95 persen
- Perubahan 5 Tahun: 128,82 persen
- Perubahan 10 Tahun: 257,39 persen
Perbandingan Harga Komoditas Logam Lain
Penurunan nilai pada pekan ini tidak hanya dialami oleh komoditas emas saja. Sebagian besar sektor logam mulia dan industri juga terpantau kompak mengalami pelemahan harga secara signifikan pada penutupan pasar 5 Juni 2026.
Perak menjadi komoditas dengan tingkat koreksi terdalam yang menyentuh angka lebih dari delapan persen dalam sehari. Sementara itu, komoditas baja dan bijih besi menjadi sedikit dari instrumen yang bertahan di zona hijau.
Berikut adalah tabel perbandingan harga komoditas logam di pasar internasional per tanggal 5 Juni 2026:
| Jenis Komoditas | Harga Terkini (USD) | Perubahan Harian | Perubahan Bulanan | Perubahan Tahunan |
|---|---|---|---|---|
| Perak | 67,30 | -8,86% | -12,95% | +87,04% |
| Tembaga | 6,26 | -3,80% | +2,07% | +30,14% |
| Platina | 1.797,90 | -5,37% | -12,83% | +53,37% |
| Lithium | 163.000,00 | -3,12% | -13,07% | +170,76% |
| Baja | 3.161,00 | +0,32% | -2,41% | +7,19% |
| Bijih Besi | 102,00 | +0,04% | -7,99% | +6,05% |
Kondisi Cadangan Emas Global
Di tengah fluktuasi harga global, laporan cadangan emas dari sejumlah negara menunjukkan kondisi yang cenderung stabil. Banyak bank sentral tetap mempertahankan aset mereka sebagai bentuk mitigasi risiko moneter.
Berdasarkan data resmi terakhir pada Maret 2026, Amerika Serikat masih memimpin dengan kepemilikan cadangan emas terbesar di dunia. Negeri Paman Sam tersebut mengamankan aset sebesar 8.133,46 ton emas tanpa ada perubahan volume dari periode laporan sebelumnya.
Posisi kedua ditempati oleh Jerman yang juga mempertahankan total cadangan emasnya di angka 3.350,25 ton. Di sisi lain, Italia melaporkan sedikit penyesuaian pada cadangannya menjadi sebesar 2.451,84 ton dari yang sebelumnya tercatat sebesar 2.451,87 ton.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow