Honda BR-V 2018 Bekas Masih Dilirik sebagai SUV Keluarga Terjangkau
Memilih kendaraan bekas berkabin lapang serta biaya perawatan bersahabat kerap menjadi tantangan tersendiri bagi calon pembeli. Seperti dilansir dari Moladin, Honda BR-V keluaran 2018 masih menjadi incaran lantaran memadukan kepraktisan MPV dan tampilan tegas khas SUV.
Permintaan unit berkapasitas tujuh penumpang ini tergolong stabil di pasaran otomotif tanah air. Selain menawarkan visibilitas mengemudi yang tinggi, model ini dinilai memiliki efisiensi bahan bakar yang baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Nilai jual kendaraan second dipengaruhi oleh kondisi fisik, rekam jejak servis, masa berlaku pajak, serta jarak tempuh odometer. Unit dengan catatan perawatan berkala di bengkel resmi umumnya ditawarkan dengan nominal lebih tinggi.
| Tipe Kendaraan | Kisaran Harga Pasar |
|---|---|
| Honda BR-V 1.5 E SUV | Rp150.000.000 – Rp169.000.000 |
| Honda BR-V 1.5 E Prestige SUV | Rp165.000.000 – Rp169.000.000 |
Karakteristik Desain dan Fleksibilitas Kabin
Bodi ringkas Honda BR-V 2018 memudahkan mobilitas di jalanan perkotaan yang padat. Ground clearance yang cukup tinggi bersama komponen roof rail memperkuat karakter maskulin kendaraan ini.
Sektor interior menyediakan posisi duduk ergonomis yang meminimalkan rasa lelah saat berkendara jarak jauh. Ruang kaki baris kedua terasa lega, sementara deretan kursi belakang fleksibel untuk dilipat demi menambah kapasitas bagasi.
Performa Mesin dan Kelengkapan Fitur
Dapur pacu berkapasitas 1.500 cc menyajikan performa responsif sekaligus hemat konsumsi bahan bakar. Konsumen dapat memilih varian transmisi manual atau otomatis CVT sesuai kenyamanan berkendara.
Aspek keselamatan armada ini didukung sistem pengereman ABS, Vehicle Stability Assist (VSA), Hill Start Assist, serta dual SRS Airbag pada varian tertentu. Perangkat ini menjaga kestabilan mobil ketika melintasi tanjakan atau medan licin.
Panduan Sebelum Bertransaksi
Calon pembeli disarankan memanfaatkan layanan inspeksi independen seperti MoInspeksi guna memeriksa sektor mesin, sistem kelistrikan, hingga mendeteksi potensi bekas banjir atau benturan keras.
Pemeriksaan riwayat perawatan berkala dan uji jalan wajib dilakukan untuk memantau performa transmisi serta suspensi. Kelengkapan dokumen hukum seperti STNK dan BPKB juga harus dicocokkan dengan nomor rangka serta mesin sebelum melakukan pelunasan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow