Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Myanmar di Piala AFF U-19 2026
Timnas Indonesia U-19 berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor telak 3-0 pada pertandingan perdana Grup A Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Senin (01/06/2026), dilansir dari Bola.
Kemenangan skuad asuhan Nova Arianto tersebut dipastikan melalui gol yang dicetak oleh Arkhan Kaka serta dua gol dari Dimas Wicaksono. Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan memberikan pandangannya terkait hasil positif yang diraih oleh Garuda Muda.
"Ini hasil yang bagus, modal baik bagi tim asuhan Nova Arianto yang membuka laga pertama di Grup A. Di grup ini, selain Myanmar, juga ada Vietnam dan Timor Leste," kata Ronny Pangemanan.
Ronny Pangemanan menjelaskan situasi persaingan di klasemen sementara Grup A setelah pertandingan pertama usai digelar. Timnas Vietnam tercatat meraih hasil yang serupa pada laga sebelumnya.
"Sebelum Indonesia main, Vietnam mengalahkan Timor Leste dengan skor yang sama 3-0. Sehingga di klasemen sementara Indonesia dan Vietnam sama-sama memimpin dengan tiga poin, memasukkan tiga dan tanpa kemasukan." ujar Ronny Pangemanan.
Jadwal pertandingan selanjutnya bagi Indonesia akan mempertemukan mereka dengan Timor Leste sebelum menghadapi laga penentu melawan Vietnam. Pertandingan penutup grup tersebut diprediksi akan berjalan ketat.
"Indonesia pada tanggal 4 Juni nanti akan bertarung dengan Timor Leste. Kemudian pada tanggal 7 Juni menghadapi Vietnam. Saya pikir duel melawan Vietnam menjadi duel yang seru. Itu yang dinantikan," imbuh Ronny Pangemanan.
Mengingat rivalitas yang tinggi dan status Indonesia sebagai juara bertahan yang bermain di kandang sendiri, Ronny Pangemanan mengingatkan agar tim tidak bersikap jemawa.
"Karena selain punya rivalitas yang tinggi, dua-duanya difavoritkan di Grup A. Pertandingan nanti akan mencari juara grup ya. Sebagai juara bertahan, kita difavoritkan untuk bisa mempertahankan gelar karena ini pertandingan berlangsung di kandang kita di Sumatera Utara," kata Ronny Pangemanan.
Pelatih Nova Arianto disebut merasa puas dengan performa para pemainnya, meskipun terdapat beberapa catatan mengenai jumlah gol yang seharusnya bisa tercipta lebih banyak.
"Coach Nova senang ya, puas dengan penampilan anak-anak sepanjang pertandingan. Walaupun dia bilang seharusnya masih bisa lebih banyak gol tercipta, laga pertama selalu memang sulit. Tetapi dia tetap bersyukur untuk hasil ini. Tinggal memotivasi lagi tim ini untuk tampil lebih baik tentunya mencetak gol lebih banyak ya ke gawang Timor Leste," kata Ronny Pangemanan.
Produktivitas gol menjadi faktor krusial bagi Indonesia saat menghadapi Timor Leste guna mengamankan posisi dalam perhitungan selisih gol di klasemen.
"Ketika Vietnam bisa membuat tiga gol, Indonesia kemungkinan besar bisa membuat gol lebih dari tiga karena itu penting untuk perhitungan selisih gol jika pertandingan terakhir kita bermain imbang melawan Vietnam," tutur Ronny Pangemanan.
Meskipun meraih kemenangan, Ronny Pangemanan menegaskan bahwa masih ada aspek permainan seperti proses membangun serangan dan transisi yang perlu dibenahi oleh tim pelatih.
"Walaupun Nova merasa puas, tapi saya pikir masih ada beberapa kesalahan yang dilakukan. Ini perlu untuk peningkatan di saat akan menghadapi Timur Leste dan Vietnam," kata Ronny Pangemanan.
Evaluasi taktik dari pengamat sepak bola tersebut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas permainan dalam mengantisipasi laga-laga selanjutnya.
"Bagaimana cara build-up serangan, kemudian transisi permainan dari bertahan ke menyerang. Kemudian sebaliknya, harus lebih ditingkatkan dan saya pikir Nova lebih tahu soal itu," kata Ronny Pangemanan.
Di sisi lain, keputusan strategi pergantian pemain yang diterapkan oleh Nova Arianto mendapatkan apresiasi karena dinilai memberikan dampak positif langsung di lapangan.
"Untuk pergantian pemain, Nova juga melakukannya dengan sangat baik. Dia sudah hitung secara matang. Itu terlihat ketika dia memasukkan Dimas Adi kemudian Dimas bisa membayar kepercayaan coach Nova dengan mencetak brace," ujar Ronny Pangemanan.
Kontribusi para pemain pengganti seperti Welber Jardim dan Amar Brkic pada babak kedua terbukti mampu meningkatkan intensitas permainan serta mengontrol lini tengah.
"Welber Jardim juga mampu bermain mengontrol di lini tengah dengan sangat baik, ketika dia masuk di babak kedua. Amar Brkic juga punya kecepatan yang sangat baik. Bergerak dari sisi kiri dan itu memang sangat terlihat, khususnya di 40 menit babak kedua," pungkas Ronny Pangemanan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow