Timnas Indonesia Tundukkan Oman Tiga Gol Tanpa Balas di SUGBK
Timnas Indonesia sukses menundukkan Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga uji coba FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026).
Kemenangan telak skuad Garuda ini menjadi bahan perbincangan hangat karena gaya permainan agresif di bawah arahan pelatih John Herdman dinilai membuat tim lawan terkejut sepanjang laga, seperti dilansir dari Bola.
Hasil positif tersebut sekaligus memecahkan rekor sejarah baru bagi sepak bola tanah air karena Indonesia berhasil mengalahkan Oman untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 38 tahun terakhir.
Selain itu, skuad asuhan John Herdman menorehkan tinta emas sebagai tim ASEAN pertama yang mampu menumbangkan Oman dalam 15 tahun terakhir, menyamai catatan Thailand saat menang 3-0 pada tahun 2011 silam.
Pengamat sepak bola nasional, Toni Ho, memberikan analisis mendalam terkait performa taktis Rizki Ridho dan kawan-kawan yang tampil sangat dominan serta membuat barisan pertahanan Oman kelimpungan.
"Saya kira pemain Oman sudah berusaha meladeni Timnas Indonesia. Tapi mereka sepertinya kaget dengan cara main kita. Mereka tak menyangka Timnas Indonesia sudah berubah signifikan di tangan John Herdman," kata Toni Ho, Mantan pelatih PSM dan Persebaya.
Mantan arsitek tim Persebaya tersebut menilai bahwa pergerakan konstan dan rotasi posisi yang diterapkan oleh penggawa Garuda membuat tim tamu mengalami kebingungan yang mendalam.
"Mobilitas pemain kita sulit diikuti Oman. Permainan bola pendek satu-dua sentuhan dengan kombinasi back pass dan through pass membuat lawan kelimpungan. Satu pemain Timnas Indonesia dijaga, pemain lain lepas," jelas Toni Ho, Mantan pelatih PSM dan Persebaya.
Toni Ho kemudian menyoroti skema serangan tak terduga saat kapten timnas merangsek maju hingga kotak penalti lawan demi mengirimkan umpan silang matang setelah menerima operan dari Kevin Diks.
"Momen pergerakan Rizki Ridho itu jelas tak diduga pemain Oman. Karena mereka fokus menjaga satu pemain. Lawan juga tak melihat Nathan yang berdiri bebas di tiang jauh. Dan kombinasi pergerakan pemain itu terus terjadi dan menyulitkan pemain Oman," ucap Toni Ho, Mantan pelatih PSM dan Persebaya.
Lebih lanjut, ia melihat respons taktis dari pelatih Oman, Tarik Sektioui, sangat terlambat karena tim peringkat 79 FIFA tersebut baru bisa keluar memberikan perlawanan pada paruh kedua pertandingan.
"Oman baru kelihatan melakukan perlawanan babak kedua. Ketika John Herdman merotasi pemain. Tapi itu telat, karena mental pemain kita sudah di atas angin," tutur Toni Ho, Mantan pelatih PSM dan Persebaya.
Catatan kemenangan ini tergolong istimewa lantaran dalam beberapa laga terbaru sebelumnya, negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia tercatat kalah 0-2 dari Oman, sementara Thailand hanya bermain imbang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow