Innodisk Gandeng Qualcomm Luncurkan Platform Komputasi Edge Berbasis AI Dragonwing
Innodisk selaku penyedia solusi AI global memamerkan kolaborasi strategis bersama Qualcomm di ajang Computex 2026. Dilansir dari Gadgetren, kemitraan ini memperluas portofolio produk Innodisk melalui lini platform bertenaga Qualcomm Dragonwing. Platform ini dirancang untuk skalabilitas performa AI mulai dari 20 hingga 700 TOPS.
Innodisk memanfaatkan empat generasi Qualcomm Dragonwing yang mencakup seri Dragonwing IQ8, IQ9, IQ10, dan IQ-X. Seluruh jajaran produk ini memiliki jaminan dukungan panjang hingga tahun 2036. Produk yang disediakan hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari modul, starter kit, hingga sistem yang siap deploy.
Seri Dragonwing IQ8 menjadi pusat operasional dari modul EXMP-Q801 COM-HPC Mini. Modul ini dirancang untuk memberikan performa hingga 40 TOPS (Dense) untuk kebutuhan sensor fusion serta vision interference pada temperatur operasional yang luas.
Sementara itu, seri Dragonwing IQ9 menggunakan dual NPU dengan skalabilitas hingga 100 TOPS (Dense). Komponen ini menenagai modul EXMP-Q911, EXEC-Q911 starter kit, dan APEX-A100 untuk keperluan inspeksi industrial hingga Diver Monitoring Systems (DMS). Untuk seri IQ10, prosesor ini menenagai EXMR-QA01 yang menargetkan performa hingga 350 TOPS (Dense). Kekuatan tersebut disokong oleh CPU Oryon 18-Core, dukungan hingga 20 kamera MIPI pada 16MP, serta integrasi modul Safety Island (SAIL) untuk navigasi AMR hingga robotika humanoid.
Varian terakhir, Dragonwing IQ-X, memiliki kompatibilitas dengan Windows 11 IoT Enterprise LTSC dan Ubuntu 26 LTS. Bersama sistem AI EXDU-QX11, prosesor ini dirancang untuk menghasilkan pemrosesan data hingga 45 TOPS. Innodisk juga mengadakan dua demonstrasi langsung pada ajang Computex 2026 untuk membuktikan kesiapan solusi tersebut. Modul EXMP-Q911 dengan Dragonwing IQ9 memperlihatkan pengoperasian pipeline CNDD defect inspection, DMS, dan deteksi PPE berbasis VLM.
Proses demonstrasi tersebut berjalan dengan total penggunaan daya sekitar 30W dan tingkat latensi sebesar 4,4 ms. Pengujian ini menunjukkan efisiensi tinggi dari platform yang dikembangkan. Demonstrasi kedua menampilkan EXFC-Q911 yang memperlihatkan sistem navigasi robotik berbasis penglihatan.
Sistem ini mengombinasikan 8 kanal kamera GMSL2 dengan sensor 3D Depth untuk menciptakan spatial awareness 360 derajat menggunakan daya sebesar 32W. "Keahlian Innodisk dalam integrasi komputasi edge untuk sektor industri menjadikan perusahaan tersebut mitra strategis dalam membawa ekosistem AI di atas platform Dragonwing ke pasar," kata Shyam Krishnamurthy selaku SVP, Product Management, Qualcomm Technologies, Inc.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow