Jakarta Garuda Jaya Tumbangkan Surabaya Samator 3-2 di Proliga 2026
Jakarta Garuda Jaya menciptakan kejutan besar dalam lanjutan Proliga 2026 sektor putra. Tim ini sukses menundukkan Surabaya Samator pada leg kedua perebutan peringkat ketiga.
Seperti dilansir dari Bola, Garuda Jaya menyudahi perlawanan sengit rivalnya dengan skor ketat 3-2 (25-23, 22-25, 19-25, 25-22, 15-13). Pertandingan tersebut berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu (22/4/2026) malam WIB.
Hasil positif ini sekaligus membalas kekalahan telak 0-3 yang dialami Garuda Jaya pada laga pertama. Kini, kedua tim sama-sama mengantongi satu kemenangan sehingga perebutan tempat ketiga harus ditentukan pada partai pamungkas, Kamis (23/4/2026) sore WIB.
Performa Jakarta Garuda Jaya terlihat jauh lebih rapi dibandingkan laga sebelumnya. Ketenangan dalam mengantisipasi servis membuat mereka mampu menyusun variasi serangan dengan optimal.
Dawuda Alaihimasalam tampil dominan dengan menyumbang 27 poin untuk Garuda Jaya. Kontribusi penting juga diberikan oleh Putra Bagus Hidayat yang mengemas 14 angka melalui skema bola cepat.
Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengapresiasi keberhasilan anak asuhnya yang mampu membenahi aspek mendasar permainan.
"Strategi rotasi berjalan dengan baik, service error juga berkurang, dan penerimaan bola pertama jauh lebih rapi dibanding kemarin. Itu yang membuat kami lebih leluasa menyerang," kata Nur Widayanto.
"Kalau penerimaan bola bagus, kami bebas mau main quick atau open. Dan tadi quick kami sangat efektif, terutama di set terakhir, jadi kami instruksikan untuk terus dimaksimalkan," ujar Nur Widayanto.
"Hari ini permainan kami lebih smooth dan lebih terkontrol. Jauh lebih baik dari kemarin yang cenderung emosional. Sekarang kami bisa main sesuai rencana," tutur Fauzan Nibras.
Surabaya Samator Evaluasi Faktor Mental
Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurna, mengonfirmasi bahwa timnya sempat kehilangan fokus akibat terlalu percaya diri setelah kemenangan mudah pada leg pertama. Cedera pemain di momen penting juga memperberat situasi tim.
"Saya sudah ingatkan untuk tidak overconfidence, tapi itu terjadi. Di awal kami kurang maksimal dan itu berpengaruh ke mental di set-set berikutnya. Di set penentuan tadi Yudi mengalami cedera, itu cukup memengaruhi. Kami harap dia bisa tampil di laga penentuan besok," kata Hadi Sampurna.
"Kami kelelahan dan ada tekanan dari diri sendiri. Di poin-poin kritis kami tidak bisa kontrol permainan, sementara Garuda justru main lepas dan sangat menikmati pertandingan," ucap Jordan Susanto.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow