Kudus dan Jakarta Melaju ke Final MilkLife Soccer Challenge 2026
Tim All Stars Kudus dan Jakarta berhasil melangkah ke babak final turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All Stars 2026 setelah menumbangkan lawan-lawan mereka dalam laga semifinal yang berlangsung sengit di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (27/6/2026).
Dilansir dari Bola, All Stars Kudus yang belum terkalahkan sejak fase grup melaju ke partai puncak usai membungkam All Stars Surabaya dengan skor ketat 2-1. Gol kemenangan Kudus dicetak oleh Renanthera Aluna Addya Putri pada menit ke-17 dan Rara Zenita Fatin di awal babak kedua, sementara gol balasan Surabaya dihasilkan melalui sundulan Agnia Nurul Fadhila Rohman pada menit ke-21.
Pelatih Kepala All-Stars Kudus, Yayat Hidayat menilai pertandingan semifinal tersebut berjalan sangat berkat tekanan tinggi yang dilancarkan oleh tim lawan dari sektor tengah lapangan.
“Pada babak pertama anak-anak tidak sadar kalau mereka terlalu turun ke belakang, sehingga lini tengah dari Surabaya terlalu leluasa. Pada babak kedua saya menginstruksikan lini tengah lebih berani maju dan jangan sampai kita didikte lawan di lini tengah itu," ujar Yayat Hidayat, Pelatih Kepala All-Stars Kudus.
Yayat kemudian melakukan perubahan taktik dengan menambah juru gedor demi meredam agresivitas lini belakang lawan serta merebut kembali kendali permainan pada paruh kedua.
"Selain itu, di babak kedua kita juga memakai dua striker agar lini belakang mereka nggak leluasa memainkan bola dan enggak berani untuk maju terlalu depan. Sehingga lini tengah kita di babak kedua bisa kembali dikuasai lagi,” kata Yayat Hidayat, Pelatih Kepala All-Stars Kudus.
Di kubu lawan, juru taktik Surabaya mengapresiasi kualitas juara bertahan dan terus berupaya mendongkrak mental anak asuhnya agar tampil percaya diri sepanjang laga.
“Kami sudah berusaha, sayangnya kami seperti kehilangan keberanian untuk bermain build-up saat mendapatkan tekanan. Hal itu yang mungkin kami bisa lihat dari kekurangan tim kami,” ujar Sai Dong, Pelatih Kepala All-Stars Surabaya.
Sementara itu, tiket final kedua diamankan oleh All Stars Jakarta yang sukses menundukkan All Stars Yogyakarta dengan skor tipis 1-0 melalui gol bunuh diri akibat salah antisipasi lemparan ke dalam kapten Jakarta, Andien Haifa Syakira, pada menit ke-30.
Asisten Pelatih All-Stars Jakarta, Sasi Kirana mengungkapkan bahwa ketegangan sempat menghambat performa para pemainnya untuk mengembangkan permainan terbaik pada paruh pertama.
“Bisa dibilang ball possession kita lebih banyak, tapi kita belum bisa memaksimalkan finishing. Saat babak kedua baru bisa mulai cair permainannya. Saya rasa tadi faktor terbesarnya itu ada di Andien dan Albianca, yang bisa menaikkan semangat dari anak-anak di lapangan. Kita sebenarnya tidak banyak menekan dan mereka bisa memotivasi diri mereka,” terang Sasi Kirana, Asisten Pelatih All-Stars Jakarta.
Meski menelan kekalahan, skuad All Stars Yogyakarta langsung mengalihkan fokus mereka untuk mengejar tempat ketiga dalam turnamen ini.
“Selamat untuk All-Stars Jakarta, tim yang keren. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin selama turnamen ini. Kemarin kita juga sempat mendapat hasil imbang dengan Semarang, hasil kalah dengan Solo," ujar Tri Wulandari, Pelatih Kepala All-Stars Yogyakarta.
Tri menegaskan bahwa rangkaian laga sulit sebelumnya menjadi modal berharga bagi timnya untuk bangkit dan menghadapi pertandingan perebutan tempat ketiga.
"Pemain kami bisa bangkit lagi ketika melawan Semarang dan mental kita lebih siap saat kita menghadapi tendangan penalti. Itu perjalanan yang luar biasa, pembelajaran buat kami, dan insya Allah akan kami buktikan di pertandingan berikutnya merebut peringkat tiga,” lanjut Tri Wulandari, Pelatih Kepala All-Stars Yogyakarta.
Evaluasi mendalam juga dipetik oleh barisan pertahanan Yogyakarta demi mematangkan persiapan menjelang laga pamungkas turnamen.
“Pertandingan hari ini sudah bagus, mungkin kali ini bukan rezeki kita. Pelajaran yang didapat kita tidak boleh meremehkan lawan dan harus berkembang. Semoga pertandingan selanjutnya hasilnya lebih bagus,” ucap Zahra Izzati Naila Alkhaliqi, pemain All-Stars Yogyakarta.
Hari terakhir turnamen pada Minggu (28/6) akan menyajikan laga perebutan tempat ketiga antara All-Stars Yogyakarta melawan All-Stars Surabaya pada pukul 09.00 WIB, disusul partai final antara All-Stars Kudus kontra All-Stars Jakarta pada pukul 14.00 WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow