Layar IPS 144 Hz Xiaomi Mi 10T 5G Masih Layakkah Dipertimbangkan Sekarang

Smallest Font
Largest Font

Keputusan menyematkan panel IPS LCD pada Xiaomi Mi 10T 5G sempat memicu perdebatan sengit di kalangan pencinta teknologi sejak awal peluncurannya. Sebagai perangkat yang diposisikan untuk performa tinggi, absennya panel AMOLED membuat sebagian calon pengguna merasa ragu untuk membelinya. Saya melihat langkah ini sebagai eksperimen berani demi mengejar angka refresh rate super tinggi tanpa membuat label harga melonjak tidak masuk akal.

Dapur pacu perangkat ini ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 865 yang dibangun dengan arsitektur fabrikasi 7 nm.

Komponen CPU Octa-core di dalamnya membagi tugas secara efisien melalui konfigurasi core yang sangat spesifik untuk menangani berbagai beban kerja. Kluster performa mengandalkan 1 core Kryo 585 Prime Cortex-A77 berkecepatan 2,84 GHz dan 3 core Kryo 585 Gold Cortex-A77 pada kecepatan 2,42 GHz.

Sementara itu, urusan efisiensi daya diserahkan kepada 4 core Kryo 585 Silver Cortex-A55 dengan clock speed mencapai 1,8 GHz. Pemrosesan grafis ditangani secara mandiri oleh GPU Adreno 650, yang didukung pula oleh modem X55 serta NPU Hexagon 698 buatan TSMC.

Untuk mengimbangi kemampuan chipset tersebut, manufaktur menyediakan opsi RAM LPDDR5 berkapasitas 6 GB atau 8 GB yang dipadukan bersama penyimpanan UFS 3.1 sebesar 128 GB. Kombinasi memori ini memastikan manajemen aplikasi berjalan lancar, meskipun Anda harus menerima kenyataan bahwa tipe storage ini bersifat non-expandable.

Realita di Balik Kecepatan Layar 144 Hz

Sektor visual menjadi komoditas jualan utama lewat bentang layar seluas 6,67 inci dengan resolusi FHD Plus 1080 x 2400 piksel.

Kerapatan layarnya mencapai 395 PPI dengan rasio aspek modern 20:9 yang memberikan rasio layar-ke-bodi sebesar 85,1 persen. Nilai jual yang paling diagungkan adalah refresh rate 144 Hz yang dipadukan dengan fitur Smart AdaptiveSync Display. Fitur penyesuaian cerdas ini mendukung transisi otomatis antar berbagai mode kecepatan mulai dari 30 Hz, 48 Hz, 50 Hz, 60 Hz, 90 Hz, 120 Hz, hingga puncaknya di 144 Hz.

Meskipun terdapat dokumen teknis yang sempat memicu kebingungan mengenai kepastian dukungan adaptive ini, laporan pengujian riil mengonfirmasi keberadaan fitur penghemat daya tersebut.

Layar IPS LCD capacitive touchscreen ini memiliki tingkat kecerahan khas sebesar 500 nits, dengan klaim kecerahan maksimum menyentuh 620 nits hingga 650 nits.

Rasio kontras standar berada di angka 1500:1, yang secara teori memang tidak sekontras panel OLED dalam menghasilkan warna hitam pekat. Namun, reproduksi warnanya tergolong akurat berkat cakupan warna NTSC 96 persen dan DCI-P3 98 persen melalui teknologi TrueColor display.

Akurasi warna tersebut dibuktikan secara matematis dengan nilai perkiraan JNCD sekitar 0,39 dan tingkat deviasi Delta E di kisaran 0,63. Bagi saya, akurasi warna ini sangat membantu saat mengedit foto ringan, walau sudut pandang atau viewing angle khas IPS tetap tidak bisa berbohong.

Berikut adalah rangkuman visual dan dimensi fisik dari perangkat ini untuk memberikan gambaran yang lebih terstruktur kepada Anda.

Spesifikasi Fisik dan Layar Xiaomi Mi 10T 5G
Parameter SpesifikasiDetail Teknis Perangkat
Tinggi Perangkat165,1 mm
Lebar Perangkat76,4 mm
Ketebalan Bodi9,3 mm
Berat Total216 gram
Tipe Panel LayarIPS LCD
Resolusi Maksimal1080 x 2400 piksel
Refresh Rate Maksimal144 Hz
Rasio Kontras Khas1500:1

Ulasan Kritis Kemampuan Triple Camera

Beralih ke bagian belakang, modul kamera menampung tiga lensa aktif dengan konfigurasi sensor yang memiliki fungsi berbeda-beda.

Kamera utama dipersenjatai sensor Sony IMX682 beresolusi 64 MP dengan ukuran sensor 1/1,7 inci serta ukuran piksel individual 0,8 mikrometer. Melalui teknik pencitraan 4-in-1, sistem menggabungkan piksel menjadi 1,6 mikrometer Super Pixel guna menangkap lebih banyak cahaya pada bukaan lensa f/1,89. Lensa 6P ini juga dilengkapi fitur Autofokus (AF) dan pembesaran digital atau digital zoom hingga 10x untuk membidik objek jarak jauh.

Sebagai informasi tambahan, beberapa data teknis lain mencatat variasi bukaan f/1,9 dengan panjang fokus setara 26mm dan ukuran sensor 1/1,73 inci yang mendukung PDAF.

Satu kelebihan yang cukup mengejutkan dari kamera utama ini adalah kemampuannya yang sudah sanggup melakukan perekaman video hingga resolusi 8K pada kecepatan 30 fps. Pendamping kamera utama adalah lensa ultra wide-angle beresolusi 13 MP yang memiliki ukuran piksel 1,12 mikrometer dan field of view seluas 123 derajat dengan bukaan f/2,4.

Lensa sudut lebar ini sangat diandalkan untuk menangkap pemandangan luas, meskipun detail di area sudut gambar sering kali mengalami penurunan ketajaman. Kamera ketiga adalah lensa makro 5 MP dengan ukuran piksel 1,12 mikrometer dan bukaan f/2,4 yang untungnya sudah dibekali fitur Autofokus.

Keberadaan fitur AF pada lensa makro ini sangat krusial karena memudahkan saya mencari titik fokus yang pas saat membidik objek super dekat. Simak juga pembahasan mendalam mengenai performa nyata perangkat ini dalam format video melalui tautan berikut.

Kondisi Xiaomi Mi 10T Pro Gua setelah 5 Tahun Pemakaian | GadgetIn

Kekurangan Nyata yang Wajib Dipertimbangkan

Membahas sebuah gawai tanpa membedah kelemahannya secara objektif merupakan bentuk ketidakjujuran akademis yang merugikan Anda sebagai calon pembeli.

Aspek kenyamanan genggaman menjadi catatan kritis pertama saya akibat dimensi fisik perangkat ini yang tergolong masif dan tebal. Dengan tinggi mencapai 165,1 mm, lebar 76,4 mm, serta ketebalan bodi di angka 9,3 mm atau 9,33 mm, ponsel ini terasa sangat padat. Bobot totalnya yang menyentuh angka 216 gram membuat tangan saya cepat merasa lelah jika mengoperasikannya dengan satu tangan dalam durasi lama.

Material bodi dan kapasitas komponen internal tampaknya berkontribusi besar dalam menyumbang bobot ekstra yang terasa kurang ergonomis ini.

Kekurangan mutlak berikutnya ada pada sektor penyimpanan internal UFS 3.1 berkapasitas 128 GB yang tidak dapat diekspansi sama sekali. Ketiadaan slot kartu memori eksternal memaksa Anda untuk ekstra bijak dalam mengelola berkas foto, musik, dan instalasi aplikasi berukuran besar.

Jika Anda sering memanfaatkan fitur perekaman video 8K 30 fps yang ditawarkan oleh kamera utamanya, kapasitas 128 GB akan terkuras dalam sekejap. Selain itu, karakteristik layar IPS LCD bawaannya tetap tidak bisa menandingi kepekatan warna hitam dan efisiensi daya yang dimiliki oleh panel AMOLED kelas atas.

Penggunaan panel IPS juga berimbas pada posisi sensor pemindai sidik jari yang terpaksa diletakkan di bagian samping, menyatu dengan tombol daya.

Penilaian Akhir Terhadap Paket Keseluruhan

Berdasarkan analisis mendalam terhadap spesifikasi teknis bawaannya, gawai ini menawarkan proposisi nilai yang sangat kontradiktif.

Di satu sisi, integrasi Qualcomm Snapdragon 865 bersama RAM LPDDR5 memberikan jaminan performa komputasi yang sangat responsif. Layar dengan refresh rate 144 Hz dan fitur Smart AdaptiveSync Display juga terbukti mampu menyajikan pergerakan visual yang luar biasa mulus. Namun di sisi lain, kompromi pada sektor ketebalan bodi, bobot berat, serta keterbatasan ruang penyimpanan internal menjadi pil pahit yang harus ditelan.

Perangkat ini merupakan opsi yang sangat rasional bagi pengguna yang memprioritaskan performa mentah di atas estetika desain atau kemewahan panel layar.

Xiaomi Mi 10T 5G tetap kokoh sebagai bukti sejarah bahwa kecepatan refresh rate tinggi bisa dihadirkan tanpa harus menguras dompet secara berlebihan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed