Permintaan Pasar iPhone 11 Lawas Melonjak di Tengah Kelesuan Global Kuartal Kedua 2026
Permintaan konsumen global terhadap perangkat lawas seperti iPhone 11 melonjak signifikan pada Sabtu, 18 Juli 2026. Tren ini memicu perhatian besar mengingat industri telepon seluler saat ini sedang menghadapi tekanan berat akibat penurunan pengiriman secara global.
Kondisi pasar hp drop menjadi latar belakang utama mengapa produk-produk generasi terdahulu kembali dilirik. Laporan firma riset pasar menunjukkan performa penjualan gawai lama justru menopang posisi pabrikan di tengah krisis komponen.
Berdasarkan data kuartal kedua (Q2) 2026, volume pengiriman smartphone global mencatat angka yang cukup mengkhawatirkan. Kelangkaan pasokan komponen penting menjadi pemicu utama lesunya industri hilir teknologi tahun ini.
Penurunan Volume Pengiriman
Data Counterpoint Research mengungkapkan pengiriman smartphone global anjlok hingga 11 persen year-over-year (YoY). Angka tersebut menandai volume kuartal kedua terendah bagi industri seluler sejak tahun 2013 silam.
Sementara itu, laporan dari lembaga riset Omdia mencatat koreksi yang sedikit berbeda. Menurut Omdia, penurunan pengiriman smartphone secara keseluruhan berada di angka 4 persen YoY, menjadikannya kuartal terlemah sejak Q2 2023.
Dampak Kelangkaan Pasokan Chip Memori
Faktor utama di balik penurunan pengiriman ini adalah kelangkaan pasokan chip memori global. Kelangkaan mencakup persediaan DRAM dan NAND flash yang menjadi komponen inti penyimpanan ponsel pintar.
Produsen chip memori saat ini lebih memproyeksikan pasokan mereka ke pusat data kecerdasan buatan (AI). Pengalihan alokasi pasokan tersebut memicu lonjakan harga komponen yang membuat biaya produksi gawai baru melambung tinggi.
Peta Pangsa Pasar Vendor Terkini
Meskipun kondisi pasar secara akumulatif sedang melemah, beberapa produsen besar raksasa teknologi global tetap menunjukkan performa yang tangguh. Apple dan Samsung berhasil mengamankan porsi pasar yang dominan.
Berikut adalah rincian penguasaan pasar oleh beberapa vendor ponsel pintar global terkemuka berdasarkan hasil riset kuartal kedua 2026:
Data dari Counterpoint Research:
- Samsung: Posisi pertama dengan pangsa pasar 24 persen (naik dari 20 persen pada tahun sebelumnya).
- Apple: Posisi kedua dengan rekor pangsa pasar Q2 sebesar 20 persen (naik dari 17 persen pada tahun sebelumnya) berkat pertumbuhan pengiriman 3 persen YoY.
- Xiaomi: Berada di posisi berikutnya dengan pangsa pasar yang turun menjadi 12 persen dari sebelumnya 14 persen.
- OPPO: Mengalami penurunan pangsa pasar menjadi 11 persen dari sebelumnya 12 persen.
- vivo: Berada di peringkat lima besar dengan pangsa pasar 8 persen dari sebelumnya 9 persen.
Perbandingan perspektif data pasar juga disajikan oleh lembaga riset Omdia untuk melihat dinamika persaingan vendor:
| Vendor Smartphone | Pangsa Pasar Q2 2026 | Pangsa Pasar Q2 2025 |
|---|---|---|
| Samsung | 22% | 20% |
| Apple | 20% | 16% |
| Xiaomi | 11% | 15% |
Alasan Produk Lawas Apple Tetap Diburu
Dilansir dari laporan Pontianak Post Jawa Pos, perangkat lawas Apple seperti iPhone 11 Pro hingga iPod Classic masih sangat diburu oleh konsumen pada tahun 2026 ini. Hal ini memberikan dampak positif bagi stabilitas ekosistem perangkat iOS di pasar sekunder.
Lonjakan harga perangkat baru membuat konsumen berpikir ulang untuk melakukan upgrade ke model terkini. Keberadaan model lawas dengan durabilitas tinggi menjadi alternatif rasional saat daya beli global terpukul kelangkaan rantai pasok.
Langkah efisiensi dari para konsumen global ini diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Situasi rantai pasokan memori untuk server kecerdasan buatan masih menjadi prioritas utama para produsen semikonduktor dunia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow