Persebaya Surabaya Rekrut Pemain Lokal demi Jaga Identitas Klub

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Manajemen Persebaya Surabaya dilaporkan tengah berupaya mempertahankan jati diri dan kebanggaan Kota Pahlawan. Upaya ini dilakukan dengan membangun skuad kompetitif yang diisi pemain-pemain lokal asli daerah untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Kebijakan tersebut tercermin dari pergerakan Persebaya pada bursa transfer kali ini, seperti dilansir dari Bola.

Pelatih kepala Bernardo Tavares memberikan perhatian khusus kepada para pemain yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Surabaya. Gelandang berusia 24 tahun, Dicky Kurniawan, menjadi salah satu pemain yang direkrut kembali. Pemain yang merupakan produk asli Akademi Persebaya ini kembali pulang setelah menunjukkan performa yang terus meningkat dalam beberapa musim terakhir.

Menurut Bernardo Tavares, Dicky Kurniawan merupakan pesepak bola yang masih memiliki ruang besar untuk terus berkembang. Staf pelatih Persebaya berkomitmen untuk memaksimalkan seluruh potensi yang dimilikinya.

“Kami melihat potensi besar dalam dirinya. Tugas kami sekarang adalah membantu proses perkembangannya agar bisa menjadi pemain yang lebih matang dan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk tim,” tutur pelatih asal Portugal tersebut. Dicky Kurniawan dinilai memiliki keunggulan lain berupa kemampuan bermain di beberapa posisi berbeda. Fleksibilitas taktis ini menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan Bajul Ijo dalam menghadapi kompetisi musim depan yang diprediksi semakin ketat.

Bernardo Tavares juga menekankan bahwa kehadiran pemain asli daerah sangat krusial. Karakteristik lokal dinilai mampu menjaga nilai tradisional klub di tengah arus modernisasi sepak bola. “Penting bagi Persebaya untuk memiliki pemain-pemain asal Surabaya yang memahami identitas, budaya, dan nilai-nilai klub. Menjelang usia 100 tahun Persebaya, kami ingin memiliki pemain yang benar-benar memahami arti lambang yang mereka kenakan,” sambungnya.

Selain Dicky Kurniawan, manajemen Persebaya Surabaya juga mendatangkan Ricky Pratama. Pemain yang lama memperkuat PSM Makassar ini berasal dari Sidoarjo, namun Bernardo Tavares menilai sang penyerang tetap merepresentasikan identitas Surabaya.

Keyakinan Bernardo Tavares

Bernardo Tavares mengaku sudah memahami kualitas permainan Ricky Pratama karena keduanya pernah bekerja sama di klub sebelumnya. Pengalaman masa lalu tersebut membuatnya sangat mengenal kapasitas sang pemain.

“Ricky juga merupakan pemain asal Surabaya yang memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi. Saya pernah bekerja sama dengannya sebelumnya dan mengetahui kualitas yang dimilikinya,” ujar Tavares. Meskipun Ricky Pratama sempat mengalami kendala yang membuat menit bermainnya terbatas pada musim lalu, tim pelatih Persebaya tetap menaruh kepercayaan tinggi terhadap kemampuannya. “Musim lalu memang tidak berjalan mudah baginya karena beberapa kendala yang membuat menit bermainnya terbatas. Namun saya percaya dia masih memiliki potensi yang bisa dikembangkan,” ungkapnya.

Pelatih berusia 46 tahun itu kini menggantungkan harapan besar kepada Ricky Pratama agar bisa menunjukkan performa terbaiknya pada kompetisi musim depan.

“Sekranag semuanya kembali kepada Ricky. Dia harus bekerja keras untuk membuktikan bahwa dirinya mampu kembali ke level performa terbaik dan membantu Persebaya mencapai target yang diinginkan,” pungkasnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed