Persija Jakarta Lepas Empat Pemain Lokal Jelang Musim Baru
Persija Jakarta mulai merombak komposisi skuad lokal mereka menyongsong musim kompetisi yang baru. Langkah ini diambil setelah manajemen Macan Kemayoran resmi mengumumkan Shin Tae-yong sebagai juru taktik anyar. Seperti dilansir dari Bola, tim ibu kota tersebut memutuskan untuk tidak lagi bekerja sama dengan empat pemain lokal.
Daftar pemain yang dilepas meliputi Hanif Sjahbandi, Hansamu Yama, Alfriyanto Nico, dan Riko Simanjuntak. Manajemen Persija menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal dengan Hanif Sjahbandi. Padahal, mantan gelandang Timnas Indonesia tersebut sejatinya masih menyisakan masa kontrak selama satu tahun lagi.
Hanif Sjahbandi telah mengenakan seragam Persija sejak tahun 2022. Selama periode tersebut, pemain berusia 29 tahun ini tercatat tampil sebanyak 98 kali dan menyumbangkan enam gol serta tujuh assist.
Pada kompetisi musim lalu, menit bermain Hanif Sjahbandi berkurang drastis akibat cedera parah. Dirinya hanya mampu tampil dalam sebelas pertandingan sebelum akhirnya harus naik meja operasi. "Kami bangga pernah berjalan bersama Hanif, seorang pemain yang selalu menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam setiap perjuangannya," ujar Mohamad Prapanca, Presiden Persija.
"Namun, saat ini kami telah memilih jalan masing-masing. Dengan reputasi positif yang ia miliki, kami percaya Hanif akan terus berkembang dan kembali bersinar di klub barunya," jelasnya. Berbeda dengan kasus Hanif Sjahbandi, masa bakti Hansamu Yama, Alfriyanto Nico, dan Riko Simanjuntak memang telah habis. Pada musim lalu, ketiga pemain ini dilepas ke klub lain dengan status pinjaman.
Hansamu Yama dipinjamkan ke Arema FC, Alfriyanto Nico menuju Persis Solo, sedangkan Riko Simanjuntak membela PSS Sleman. Manajemen Macan Kemayoran memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak mereka setelah masa peminjaman selesai. "Kami mengapresiasi dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Riko, Nico, dan Hansamu atas perjuangannya yang telah mereka tunjukkan selama berseragam Persija.
Mereka adalah bagian dari perjalanan penting klub ini, dan kontribusi mereka akan selalu menjadi bagian dari cerita Macan Kemayoran," tutur Prapanca. "Meski kebersamaan ini harus berakhir, kami semua tetap saling menghormati. Keputusan tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola profesional.
Kami mendoakan yang terbaik untuk karier mereka selanjutnya," ungkap Panca.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow