Kontingen Pramuka Kota Gorontalo Bersihkan Sampah di Buperta Cibubur
Kontingen Jamnas Pramuka Kota Gorontalo dipanggil ke panggung kehormatan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, setelah melakukan aksi pembersihan sampah secara swadaya usai upacara pembukaan, sebagaimana dilansir dari Ulanda.
Para anggota memungut botol plastik, kertas, dan kemasan makanan yang ditinggalkan oleh lebih dari 21 ribu Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia. Aksi tersebut membuat para peserta menyebar ke berbagai sudut lapangan utama.
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Gorontalo, Husin Ali, mengungkapkan bahwa aksi spontan tersebut timbul dari kebiasaan yang telah ditanamkan sejak di daerah.
"Anak-anak bergerak sendiri. Mereka melihat sampah, lalu membersihkannya. Tidak ada instruksi khusus. Itu lahir dari kebiasaan yang dibangun sejak di Gorontalo," kata Husin.
Husin menambahkan bahwa pembinaan kepramukaan di wilayahnya berfokus pada pembentukan karakter dan rasa kepemilikan terhadap fasilitas publik, sehingga peserta memilih untuk tinggal lebih lama guna membersihkan lokasi.
"Yang kami bangun bukan anak-anak yang hanya pandai mengikuti lomba. Kami ingin mereka memiliki rasa memiliki terhadap ruang publik. Tempat yang digunakan bersama harus dijaga bersama," ujar Husin.
Menjelang waktu Magrib, Pimpinan Kontingen Cabang Kota Gorontalo, Muhajir, sempat mengalami kesulitan mengumpulkan anggota yang masih tersebar di berbagai titik. Panitia nasional kemudian memanggil seluruh anggota kontingen untuk berkumpul di depan panggung kehormatan, di mana para peserta datang membawa kantong sampah.
Husin menilai tindakan para peserta didik tersebut sebagai bentuk nyata dari keberhasilan proses pendidikan karakter.
"Karakter tidak selalu lahir dari pidato. Karakter lahir dari kebiasaan. Ketika seorang anak memungut sampah yang bukan dia buang, di situlah pendidikan bekerja," katanya.
Ia meyakini bahwa tindakan kecil di tengah acara besar menjadi tolok ukur pembinaan anak-anak.
"Mereka tidak bertanya siapa yang membuang sampah. Mereka bertanya apa yang bisa mereka lakukan. Itulah semangat Torang Bekeng Bae," ujar Husin.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow