PSS Sleman Memburu Empat Pemain Asing Baru Menjelang Liga

Smallest Font
Largest Font

Klub sepak bola PSS Sleman melaksanakan latihan perdana di Lapangan Pakembinangun sejak Rabu (15/7/2026) sebagai persiapan awal menyambut musim kompetisi baru yang dijadwalkan bergulir awal September mendatang, seperti dilansir dari Bola.

Sesi latihan awal ini diikuti oleh 30 pemain, termasuk rekrutan baru Hanif Sjahbandi dan Hiromu Tanaka. Kendati demikian, komposisi tim berjulukan Super Elja tersebut dinilai belum lengkap karena masih ada belasan pemain yang belum hadir di lapangan.

"Kami juga memberi kesempatan kepada banyak pemain muda dari akademi untuk bergabung. Namun kami masih kekurangan banyak pemain. Masih ada sekitar 10 sampai 12 pemain yang belum datang," ujarnya pelatih PSS, Pieter Huistra.

Manajemen klub saat ini tercatat baru mempertahankan empat legiun impor untuk musim depan, yakni Gustavo Tocantins, Cleberson, Lucao, dan Frederic Injai. Guna memperkuat tim, juru taktik asal Belanda tersebut menegaskan bahwa PSS Sleman sedang aktif berburu empat pemain asing tambahan untuk mengisi posisi strategis.

"Kami masih mencari seorang penyerang lagi. Bagi saya untuk gaya bermain kami, sangat penting untuk memiliki pemain nomor enam (gelandang bertahan) yang berkualitas," ungkap Huistra.

Proses negosiasi untuk mengisi slot yang kosong kini sedang berjalan. Pihak manajemen mengonfirmasi telah mengantongi beberapa nama potensial, termasuk seorang penjaga gawang asing dan seorang bek asing yang diklaim memiliki performa impresif pada musim lalu.

"Kami mungkin sudah memiliki kandidatnya, tetapi sekarang kami harus meresmikannya juga," papar Huistra.

Selain perburuan pemain, PSS Sleman juga mengagendakan pertandingan uji coba pramusim yang akan dirangkaikan bersamaan dengan acara peluncuran resmi tim. Ketika dikonfirmasi mengenai kepastian tim yang akan menjadi lawan tanding, Huistra masih merahasiakan identitas klub tersebut.

"Kami menyiapkan kejutan eksotis yang spesial," ucap Huistra.

Terkait spekulasi mengenai kemungkinan menghadapi tim dari luar negeri, Huistra belum bisa memberikan kepastian. Masa persiapan yang menyisakan waktu hampir dua bulan dianggap menguntungkan bagi tim kepelatihan untuk mematangkan strategi.

"Mungkin, saya tidak tahu," katanya Huistra.

Penundaan jadwal sepak mula kompetisi dinilai memberikan waktu luang bagi staf kepelatihan. Mantan Direktur Teknik Timnas Indonesia tersebut memahami bahwa jeda waktu ini cukup lama bagi para pendukung klub.

"Kompetisi mulainya agak lambat. Jadi kami memiliki waktu hampir dua bulan. Bagi saya sebagai pelatih, itu bagus," tutur Huistra.

Pihak klub sengaja merancang laga persahabatan demi menjaga antusiasme para suporter selama masa tunggu pramusim. Agenda peluncuran tim diharapkan dapat menjadi jembatan interaksi sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Saya tahu bagi para pendukung, ini mungkin tidak begitu menyenangkan karena mereka harus menunggu lama. Tetapi itulah mengapa kami mengadakan acara launching tim dan itulah mengapa kami memainkan pertandingan persahabatan," pungkas Huistra.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed