Benarkah Tablet 2 Jutaan Ini Layak Beli di Tahun 2026

Smallest Font
Largest Font

Pasar tablet entry-level kembali memanas setelah kehadiran tablet xiaomi terbaru 2025 yang mulai membanjiri sirkulasi toko luring dan daring. Sebagai seorang reviewer senior yang sudah melihat ratusan gawai bongsor, saya sering kali merasa skeptis dengan janji manis perangkat murah. Namun, rilisnya Redmi Pad 2 9.7 memberikan sudut pandang baru yang cukup menarik perhatian saya sejak awal kemunculannya.

Perangkat ringkas ini mencoba mendobrak dominasi kelas menengah ke bawah dengan menawarkan panel resolusi tinggi yang biasanya absen di kelas harga terjangkau. Langkah berani ini tentu memicu pertanyaan besar bagi calon konsumen. Apakah peningkatan di sektor visual ini mengorbankan stabilitas performa harian Anda?

Saya melihat kecenderungan produsen belakangan ini terlalu fokus pada angka pemasaran di atas kertas. Melalui artikel ini, saya akan membedah secara kritis dan objektif berdasarkan spesifikasi konkret yang diusung oleh lini produk tersebut.

Saat pertama kali melihat lembar spesifikasi Redmi Pad 2 9.7 yang dirilis resmi pada tahun 2026, pandangan saya langsung tertuju pada bagian panel. Langkah pabrikan mengemas komponen premium ke dalam perangkat berukuran compact ini patut diapresiasi secara objektif.

Ketajaman Resolusi 2K dan Refresh Rate Tinggi

Perangkat ini mengusung IPS LCD berukuran 9,7 inci yang sudah mendukung resolusi tajam hingga 2K. Kehadiran resolusi setinggi ini di kelasnya jelas membuat pengalaman menikmati konten multimedia terasa jauh lebih imersif dan padat pixel. Visual yang dihasilkan jauh dari kata buram atau pecah saat dipakai membaca dokumen berformat PDF.

Tidak hanya mengandalkan ketajaman visual, panel ini juga sudah dilengkapi dengan refresh rate mencapai 120 Hz. Angka pergerakan layar yang tinggi ini menjamin transisi menu terasa sangat mulus di mata. Pergerakan saat Anda melakukan scrolling di media sosial atau membaca artikel panjang akan terasa sangat instan tanpa efek berbayang.

Sertifikasi Kenyamanan Mata dari TÜV Rheinland

Bagi Anda yang sering menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar untuk belajar atau bekerja, sektor kesehatan mata tentu menjadi prioritas utama. Varian teranyar ini untungnya tidak melupakan aspek proteksi visual tersebut. Pengguna akan mendapatkan perlindungan ekstra yang sudah teruji secara klinis oleh lembaga internasional.

Layar pada gawai ini telah mengantongi tiga sertifikasi sekaligus dari TÜV Rheinland yang meliputi Low Blue Light, Flicker Free, serta Circadian Friendly. Kombinasi ketiga fitur proteksi ini bertugas mereduksi pancaran cahaya biru berbahaya dan menghilangkan kedipan halus pada panel. Efeknya, mata Anda tidak akan mudah merasa lelah atau tegang meski harus menatap panel dalam kondisi ruangan redup.

Layar 2K Cuma 2 Jutaan ?! Redmi Pad 2 9.7 | Jagat Review

Dapur Pacu dan Uji Performa Harian

Beralih ke sektor performa, mari kita bedah jantung pacu utama yang menggerakkan seluruh sistem komputasi pada perangkat ini. Sektor ini sering kali menjadi arena kompromi bagi para produsen demi menekan biaya produksi massal di pabrik.

Mengandalkan Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2

Sektor performa inti pada Redmi Pad 2 9.7 dipercayakan sepenuhnya kepada chipset Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2. Prosesor kelas menengah ini dirancang untuk menangani komputasi harian dengan efisiensi daya yang terukur. Keberadaan arsitektur ini memastikan navigasi antarmuka berjalan stabil tanpa kendala berarti.

Dari spesifikasinya, menurut saya penggunaan chipset Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2 ini merupakan keputusan yang realistis untuk menjaga keseimbangan antara performa harian dan efisiensi konsumsi daya baterai.

Dalam pengujian sintetis yang dicatat oleh Carisinyal, chipset ini mampu menembus skor AnTuTu lebih dari 400.000 poin. Angka benchmark tersebut menjadi indikator kuat bahwa perangkat ini sanggup melibas aplikasi harian seperti platform belajar daring secara lancar. Anda juga masih bisa menggunakannya untuk kebutuhan hiburan ringan di kala senggang.

Kapasitas Penyimpanan yang Sangat Lapang

Masalah klasik yang sering menimpa pengguna tablet murah adalah memori internal yang cepat penuh akibat tumpukan file tugas atau unduhan video offline. Untungnya, manajemen penyimpanan pada varian ringkas ini tergolong sangat fleksibel bagi kebutuhan jangka panjang.

Sistem penyimpanan internal pada gawai ini dirancang agar dapat diperluas hingga kapasitas maksimal 2 TB menggunakan kartu microSD eksternal. Fleksibilitas ini membebaskan Anda dari rasa cemas kehabisan ruang simpan untuk file multimedia berukuran besar. Anda dapat menyimpan ribuan dokumen pengerjaan tugas atau koleksi film resolusi tinggi tanpa mengganggu kinerja memori utama.

Daya Tahan Baterai dan Kenyamanan Desain

Kombinasi antara layar beresolusi tinggi dan prosesor yang efisien tentu membutuhkan sokongan daya yang mumpuni agar aktivitas harian pengguna tidak sering terganggu oleh pengisian ulang.

Kapasitas Li-Po 7600 mAh untuk Mobilitas

Komponen penyuplai daya pada perangkat ini mengandalkan jenis baterai Li-Po berkapasitas total sebesar 7600 mAh. Ukuran tangki daya sebesar ini tergolong ideal untuk menemani aktivitas produktif di luar ruangan sepanjang hari. Anda tidak perlu lagi repot membawa power bank berukuran berat di dalam tas jinjing.

Pihak pabrikan mengklaim bahwa daya tahan baterai ini mampu bertahan lebih dari 15 jam saat digunakan untuk menonton tayangan video secara online tanpa henti. Jika Anda memanfaatkannya sekadar untuk aktivitas membaca e-book secara online, dayanya diklaim sanggup menembus waktu hingga lebih dari 16 jam penggunaan aktif.

Keseimbangan Desain dan Mobilitas Fisik

Membahas kenyamanan sebuah gawai portabel tentu tidak boleh melewatkan aspek ergonomi saat digenggam oleh tangan pengguna dalam durasi yang cukup lama. Desain fisik sering menjadi penentu utama apakah sebuah perangkat nyaman digunakan secara mobile atau justru melelahkan pergelangan tangan.

Meskipun data ketebalan bodi untuk model spesifik berlayar 9,7 inci ini tidak dipublikasikan secara mendetail, kita bisa melirik portofolio saudaranya yang berada di kelas premium. Sebagai perbandingan arsitektur, Xiaomi Pad 8 Pro yang juga dirilis pada tahun 2026 mengusung ketebalan bodi super tipis di angka 5,8 mm. Pendekatan estetika tipis tersebut tampaknya turut memengaruhi pakem desain jajaran perangkat terbaru mereka agar tetap nyaman dioperasikan oleh semua kalangan pengguna.

Untuk melihat perbandingan spesifikasi mendalam dari lini tablet yang beredar secara resmi, Anda dapat mencermati rangkuman data teknis berikut ini sebagai bahan referensi sebelum membeli.

Perbandingan Spesifikasi Teknis Lini Tablet Xiaomi Terbaru
Parameter SpesifikasiRedmi Pad 2 9.7Xiaomi Pad 8 Pro
Tahun Rilis Resmi20262026
Ukuran Layar Utama9,7 inci
Jenis Panel LayarIPS LCD
Resolusi & Refresh Rate2K & 120 Hz
Jenis Chipset UtamaQualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2
Kapasitas Baterai7600 mAh
Ketebalan Bodi Fisik5,8 mm

Menakar Kekurangan dan Kompromi Perangkat

Menilai sebuah gawai secara jujur berarti harus berani mengungkap sisi kelemahan tersembunyi yang mungkin sengaja ditutupi oleh narasi iklan komersial. Tidak ada perangkat elektronik yang sepenuhnya sempurna di dunia ini, termasuk untuk lini teranyar satu ini.

Sisi minus pertama yang paling terasa adalah absennya dukungan konektivitas jaringan seluler 5G pada chipset Snapdragon 6s 4G Gen 2 yang digunakannya. Ketergantungan pada jaringan 4G LTE atau Wi-Fi publik tentu menjadi catatan penting jika Anda adalah tipe pengguna dengan mobilitas tinggi di luar ruangan. Kecepatan transfer data internet Anda akan terbatas pada standar generasi lama.

Kekurangan berikutnya terletak pada penggunaan panel jenis IPS LCD yang meskipun memiliki resolusi 2K, tingkat kepekatan warna hitamnya jelas tidak seindah panel berjenis AMOLED. Sudut pandang atau viewing angle panel IPS juga memiliki keterbatasan tersendiri saat digunakan di bawah terik matahari langsung. Refleksi cahaya luar terkadang akan mengganggu pandangan mata Anda saat mencoba membaca dokumen di area terbuka.

Redmi Pad 2 9.7 ini merupakan opsi yang sangat rasional jika prioritas utama Anda adalah kualitas layar tajam 2K untuk kebutuhan multimedia dan daya tahan baterai prima untuk aktivitas belajar harian. Namun, jika Anda membutuhkan performa komputasi kelas berat untuk kebutuhan gaming kompetitif atau editing video profesional dengan koneksi super cepat, perangkat entry-level ini jelas bukan jodoh yang tepat untuk menunjang produktivitas harian Anda.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow