Susun RPP 1 Lembar PJOK SMP Kelas 9 Berdasarkan Aturan Resmi

Smallest Font
Largest Font

Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang efisien sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik olahraga di sekolah menengah pertama. Kabar baiknya, Anda kini dapat menerapkan format RPP 1 lembar PJOK SMP kelas 9 untuk memangkas waktu pengerjaan administrasi secara signifikan tanpa mengurangi esensi kualitas pengajaran. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah perangkat pelajaran dan rencana pembelajaran yang disusun secara sistematis oleh guru sebagai pedoman dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas.

Melalui langkah penyederhanaan ini, fokus utama Anda dapat kembali seutuhnya ke lapangan untuk membimbing aktivitas fisik siswa. Langkah penyederhanaan ini bukan sekadar tren tanpa arah yang jelas di kalangan pendidik. Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 14 Tahun 2019 mengatur tentang penyederhanaan RPP yang menjadi payung hukum utama bagi seluruh guru di Indonesia.

Sebelum aturan ini terbit, administrasi mengajar terasa sangat membebani waktu produktif para guru. Komponen lama susunan RPP sebelum disederhanakan terdiri dari 13 komponen yang sering kali membuat dokumen menjadi sangat tebal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) melalui Surat Edaran No. 14 Tahun 2019 menyatakan, "Istilah 1 Lembar sebenarnya tidak wajib, yang penting isinya sesuai dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi kepada murid. Tidak ada persyaratan jumlah halaman."

Melalui instruksi tersebut, esensi dari sebuah rencana mengajar dikembalikan pada fungsi aslinya sebagai peta jalan instruksional. Guru tidak lagi dihabiskan waktunya oleh urusan mengetik puluhan halaman pelengkap dokumen.

Struktur Komponen Utama dalam Format Satu Halaman

Berdasarkan regulasi terkini, komponen inti RPP yang telah disederhanakan kini hanya terdiri dari 3 komponen utama. Pemangkasan ini membuat dokumen menjadi lebih ringkas dan mudah dipahami dalam sekali lihat.

Ketiga komponen inti tersebut wajib termuat secara jelas di dalam berkas Anda. Komponen yang dimaksud meliputi tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran (kegiatan), dan penilaian pembelajaran (asesmen).

1. Tujuan Pembelajaran

Bagian ini merumuskan target yang harus dicapai oleh siswa kelas 9 setelah menyelesaikan sesi praktik maupun teori. Anda harus menyusunnya dengan spesifik, merujuk pada kompetensi dasar yang sedang diajarkan.

2. Langkah-Langkah Pembelajaran

Bagian kegiatan memuat urutan logis dari pembukaan, inti, hingga penutup. Untuk mata pelajaran pendidikan jasmani, urutan ini biasanya mencakup pemanasan, demonstrasi gerakan, sesi praktik mandiri atau kelompok, serta pendinginan.

3. Penilaian Pembelajaran

Asesmen tidak lagi dibuat rumit berlembar-lembar. Cukup tuliskan teknik penilaian yang singkat namun mencakup ranah sikap, pengetahuan teknis gerakan, serta keterampilan praktik langsung di lapangan.

Meskipun formatnya jauh lebih ringkas, nilai-nilai pembentukan karakter tidak boleh hilang begitu saja. RPP Kurikulum 2013 memuat Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang meliputi nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.

Langkah Praktis Menyusun Dokumen secara Mandiri

Berdasarkan pengalaman saya mendampingi para guru dalam menyusun perangkat mengajar, kesalahan umum yang sering saya temui adalah mereka sekadar menyalin contoh tanpa menyesuaikan dengan fasilitas olahraga di sekolah. Dokumen menjadi tidak realistis untuk dieksekusi.

Berikut adalah urutan langkah logis yang dapat Anda jalankan secara langsung untuk menyusun dokumen administrasi mengajar yang fungsional:

  1. Identifikasi materi pokok kelas 9 yang akan diajarkan, misalnya materi permainan bola besar seperti bola voli atau aktivitas kebugaran jasmani.
  2. Tentukan satu atau dua tujuan pembelajaran utama yang paling esensial dan dapat diukur secara konkret dalam satu kali pertemuan.
  3. Rancang kegiatan inti yang berorientasi pada keaktifan fisik murid dengan memanfaatkan fasilitas lapangan dan peralatan yang tersedia di sekolah Anda.
  4. Tuliskan instrumen penilaian performa yang simpel, seperti lembar ceklis gerakan dasar yang dilakukan oleh siswa saat praktik.
  5. Simpan dokumen dalam format digital yang fleksibel agar mudah diedit sewaktu-waktu sesuai dinamika kondisi di lapangan.

Terkait aspek teknis penyimpanan berkas, fleksibilitas akses menjadi hal yang sangat penting. Format RPP 1 Lembar kelas 9 Kurikulum 2013 tahun 2021 memiliki ukuran file sebesar 2.9 MB dan kompatibel dengan semua sistem operasi Windows, sehingga sangat memudahkan guru untuk membuka dan memodifikasinya di laptop sekolah.

Panduan membuat RPP Satu Lembar dari Kemdikbud 2020 | Muhammad Danial

Kelengkapan Perangkat Administrasi dalam Satu Tahun Ajaran

Sebagai pendidik profesional, Anda tidak bisa hanya mengandalkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang berdiri sendiri. Dokumen tersebut merupakan bagian integral dari satu kesatuan ekosistem administrasi sekolah. Guru diwajibkan menyerahkan 2 RPP dalam 1 tahun pelajaran, yaitu untuk semester 1 dan semester 2. Hal ini memastikan bahwa seluruh kompetensi dasar untuk jenjang kelas 9 dapat terpetakan dengan baik dari awal hingga akhir tahun ajaran.

Perangkat administrasi guru selain RPP meliputi silabus, promes (program semester), KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal), dan prota (program tahunan). Semua dokumen pendukung tersebut harus saling sinkron agar proses evaluasi di akhir semester berjalan objektif. Dalam konteks pengembangan kurikulum, penyusunan rencana mengajar juga telah beradaptasi dengan berbagai moda instruksional. Penyusunan RPP kelas 8 mode daring untuk semua mata pelajaran (Pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, Matematika, PJOK, PKN, Prakarya, dan Seni Budaya) tersedia untuk jenjang SMP/MTs sebagai bukti portofolio adaptasi pembelajaran.

Berikut adalah rangkuman perbandingan komponen administrasi yang perlu Anda pahami agar tidak salah dalam menyusun dokumen di sekolah:

Perbandingan Komponen dan Ketentuan Administrasi RPP Guru
Parameter AturanFormat Dokumen LamaFormat Regulasi Baru
Jumlah Komponen13 Komponen3 Komponen Inti
Fokus UtamaKelengkapan DokumenEfektivitas Instruksional
Kewajiban Penyerahan2 RPP per Tahun Pelajaran
Nilai Karakter TerintegrasiReligius, Nasionalis, Mandiri, Gotong Royong, Integritas

Melalui pemetaan komponen di atas, Anda dapat melihat dengan jelas bahwa esensi dari kebijakan baru ini adalah efisiensi kerja. Tidak ada lagi alasan bagi guru olahraga untuk merasa terbebani oleh tumpukan berkas administrasi di meja kerja.

Penyusunan administrasi yang ringkas terbukti memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi guru untuk berinovasi dalam metode penyampaian materi fisik. Pendekatan instruksional yang berorientasi langsung kepada kebutuhan murid akan meningkatkan keterlibatan aktif mereka selama jam pelajaran olahraga berlangsung di lapangan sekolah.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed