Shayne Pattynama Gemilang di Piala AFF 2026 Bersama Timnas
Shayne Pattynama menunjukkan performa memukau bersama Timnas Indonesia pada dua laga awal Piala AFF 2026. Bek berusia 27 tahun ini tampil konsisten dan menjadi kunci keberhasilan skuad Garuda menguasai puncak klasemen sementara Grup A, dilansir dari Bola. Penampilan mengesankan tersebut berbanding terbalik dengan nasibnya di level klub.
Bersama Persija Jakarta, Shayne kesulitan menembus skuad utama sejak diboyong pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Minimnya jam terbang di Persija sempat memicu keraguan publik terkait pemanggilannya ke tim nasional. Kendati demikian, Shayne berhasil membungkam keraguan itu melalui aksi solid di lapangan hijau.
Puncak impresifnya terlihat saat Indonesia melibas Timor Leste tiga gol tanpa balas pada laga kedua Grup A, Jumat (31/7) malam WIB. Shayne menyumbang gol pembuka sekaligus menyabet penghargaan Man of the Match.
Langkah Shayne diawali saat dipercaya masuk starter XI ketika berhadapan dengan Kamboja. Tampil selama 69 menit, kontribusinya sukses membawa Garuda mengamankan kemenangan telak 5-1 dan memperkokoh pertahanan. Perannya makin krusial saat menghadapi Timor Leste. Turun sebagai pemain pengganti, ia memecah kebuntuan pada menit ke-74 setelah memaksimalkan umpan Dony Tri Pamungkas, hingga akhirnya AFF memilihnya sebagai pemain terbaik laga tersebut.
Dua laga awal ini menegaskan kontribusi besar Shayne dalam tren positif Indonesia di turnamen Asia Tenggara. Sumbangan defensif dan gol pentingnya sukses mengantar Timnas Indonesia menghuni posisi teratas Grup A.
Situasi Sulit di Persija Jakarta
Shayne didatangkan Persija Jakarta dari Viking FK pada putaran kedua musim 2025/2026. Kehadirannya semula diproyeksikan untuk memperkuat sektor kiri pertahanan Macan Kemayoran. Namun, perjalanannya tidak berjalan mulus.
Shayne tercatat hanya tampil dalam 10 pertandingan dan lebih sering mengawali laga dari bangku cadangan. Selama membela Persija, ia cuma merasakan satu kali menjadi starter saat melawan Persijap Jepara. Selain itu, dari seluruh laga yang dilakoni, tak ada satu pun yang dimainkannya penuh selama 90 menit.
Ketatnya persaingan dengan Dony Tri Pamungkas menjadi alasan utama minimnya menit bermain Shayne. Mauricio Souza yang melatih Persija saat itu lebih condong mempercayakan posisi bek kiri kepada Dony.
Peran Baru di Bawah Taktik John Herdman
Di bawah arahan John Herdman, Shayne mendapatkan peran anyar di Timnas Indonesia. Ia digeser menjadi bek tengah kiri dalam skema 3-4-2-1, berbeda dari posisi aslinya sebagai bek kiri di Persija.
Perubahan taktik ini terbukti mampu mengeksplorasi potensi terbaiknya. Keterampilan membaca arah permainan serta kemampuan menginisiasi serangan dari lini belakang menjadi lebih menonjol.
Efektivitas perannya langsung teruji pada dua laga perdana. Ia tampil 69 menit sebagai starter saat melibas Kamboja 5-1, lalu masuk dari bangku cadangan untuk mencetak gol pembuka ke gergaji Timor Leste pada menit ke-74 memanfaatkan umpan Dony Tri Pamungkas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow