Bodi Bongsor Layar 6,9 Inci Redmi 15C Resmi Menantang Pasar HP 1 Jutaan

Smallest Font
Largest Font

Pasar ponsel pintar kelas entri kembali memanas dengan kehadiran Redmi 15C yang membawa ukuran layar sangat masif di kelasnya. Saya melihat langkah Xiaomi kali ini cukup berani karena mereka mendobrak kebiasaan perangkat murah yang biasanya mengusung dimensi standar.

Perangkat Redmi 15C atau yang dikenal juga sebagai Redmi 15C 4G ini dirancang untuk pengguna yang mendambakan ruang pandang luas tanpa harus merobek kantong terlalu dalam. Namun, apakah ukuran raksasa ini benar-benar membawa fungsionalitas yang baik atau justru menjadi beban saat digenggam sehari-hari?

Sebagai reviewer, saya akan membedah secara kritis setiap aspek spesifikasi yang ditawarkan oleh perangkat ini. Kita akan melihat bagaimana konfigurasi perangkat keras dan desain fisiknya memengaruhi kenyamanan penggunaan nyata Anda.

1 Jutaan Layar Besar, Baterai Besar, Update Panjang! REVIEW Redmi 15C | GadgetIn

Dimensi Fisik yang Menantang Ukuran Kantong Celana Anda

Saat pertama kali melihat data teknis perangkat ini, perhatian saya langsung tertuju pada angka dimensinya yang di atas rata-rata. Perangkat Redmi 15C memiliki tinggi mencapai 171,56 mm dengan lebar 79,47 mm serta ketebalan di angka 7,99 mm.

Berdasarkan data dari Carisinyal, ketebalan bodi ini sering dibulatkan menjadi 8 mm dengan bentang lebar sekitar 79,5 mm dan tinggi 171,6 mm. Angka-angka ini menegaskan bahwa perangkat tersebut bukanlah ponsel ringkas yang mudah Anda operasikan dengan satu tangan saja.

Bobot dari Redmi 15C ini berada di angka 205 gram yang tersebar di seluruh bodinya yang bongsor. Bagi saya, bobot di atas 200 gram akan mulai terasa melelahkan jika Anda menggunakannya untuk berselancar di media sosial dalam durasi yang cukup lama.

Ukuran bodi yang sangat tinggi dan lebar ini membuat Redmi 15C terasa penuh di dalam saku celana jeans standar, sehingga Anda harus lebih berhati-hati saat duduk atau bergerak aktif.

Layar Dot Drop 6,9 Inci yang Super Luas Namun Minim Piksel

Sektor visual menjadi nilai jual utama sekaligus ruang kompromi terbesar yang dilakukan oleh pabrikan asal Tiongkok ini. Redmi 15C mengusung layar Dot Drop dengan bentang diagonal yang sangat masif, yaitu mencapai 6,9 inci.

Resolusi Rendah di Tengah Bentang Layar Raksasa

Sayangnya, ukuran megah ini tidak diimbangi dengan kerapatan piksel yang tinggi demi menjaga harga tetap kompetitif. Layar ini hanya dibekali resolusi HD+ sebesar 1600 x 720 piksel dengan rasio aspek 20:9. Akibatnya, kerapatan layar perangkat ini tertahan di angka 254 ppi saja yang membuat ketajaman teks sedikit berkurang.

Rasio layar ke bodi perangkat ini tercatat mencapai sekitar 84,3% menurut data teknis yang beredar. Jika Anda terbiasa melihat panel tajam, penurunan detail pada ikon dan teks di layar ini akan cukup terasa. Di bawah ini adalah rangkuman visual dari parameter layar yang tertanam pada perangkat ini.

Meski resolusinya rendah, reproduksi warnanya tergolong standar untuk panel kelas entri dengan kedalaman warna 8 bit yang mampu menghasilkan 16,7 juta warna. Layar ini juga mendukung gamut warna 83% NTSC dengan rasio kontras standar di angka 1200:1.

Satu hal yang patut diapresiasi adalah dukungan refresh rate hingga 120 Hz serta touch sampling rate hingga 240 Hz. Fitur ini membuat pergerakan animasi menu terasa jauh lebih mulus lho, jika dibandingkan dengan panel 60 Hz konvensional. Untuk penggunaan di luar ruangan, tingkat kecerahan standar perangkat ini berada di angka 660 nit. Layar ini juga mampu memicu kecerahan hingga 810 nit dalam mode High Brightness Mode (HBM) untuk membantu keterbacaan di bawah terik matahari.

Spesifikasi Panel Layar dan Fisik Redmi 15C
Parameter FiturSpesifikasi Resmi
Ukuran Diagonal6,9 inci
Resolusi Panel1600 x 720 piksel
Kerapatan Piksel254 ppi
Refresh Rate120 Hz
Touch Sampling Rate240 Hz
Kecerahan Maksimal (HBM)810 nit
Bobot Total205 g

Konfigurasi Kamera Utama 50 MP dan Batasan Rekam Video

Beralih ke sektor fotografi, Redmi 15C mengandalkan konfigurasi kamera belakang ganda yang dipimpin oleh sensor utama. Berdasarkan spesifikasi resmi dari laman mi.co.id, kamera utamanya mengusung resolusi 50 MP.

Kamera utama dengan lensa 5P ini memiliki bukaan diafragma f/1,8 yang ditemani oleh sebuah lensa pendukung operasional. Hadirnya bukaan f/1,8 ini secara teori mampu membantu menangkap cahaya lebih banyak saat kondisi temaram.

Kamera Selfie Standar dan Batasan Resolusi Video

Untuk kebutuhan swafoto, Xiaomi membenamkan kamera depan beresolusi 8 MP dengan bukaan lensa f/2,0 di dalam area poni kecilnya. Sensor depan ini sudah mencukupi untuk kebutuhan panggilan video standar atau sekadar swafoto kasual. Namun, Anda jangan berharap terlalu tinggi pada kemampuan perekaman videonya karena keterbatasan pemrosesan gambar. Baik kamera depan maupun kamera belakang dari Redmi 15C memiliki batasan perekaman yang serupa.

Sistem kamera perangkat ini hanya mampu merekam video pada resolusi HD 1080p pada kecepatan 30 fps atau resolusi HD 720p pada kecepatan 30 fps. Ketiadaan opsi 60 fps membuat hasil rekaman video terasa kurang fleksibel untuk kebutuhan penyuntingan lanjut. Sesuai janji saya di awal, sebuah ulasan tidak akan lengkap tanpa membahas kekurangan atau poin kompromi dari perangkat ini. Mengetahui kelemahan gawai sangat penting agar ekspektasi Anda tetap realistis saat memakainya.

  • Resolusi layar yang hanya sebatas HD+ terasa kurang tajam untuk ukuran layar sebesar 6,9 inci.
  • Bobot bodi mencapai 205 gram menjadikannya kurang nyaman untuk digenggam dengan satu tangan dalam waktu lama.
  • Kemampuan perekaman video yang terkunci di 30 fps tanpa adanya dukungan opsi 60 fps di semua resolusi.
  • Dimensi tinggi yang melewati angka 171 mm membuatnya sulit masuk ke dalam kantong pakaian berukuran kecil.

Kekurangan-kekurangan tersebut merupakan konsekuensi logis dari keputusan pabrikan dalam mengejar ukuran layar masif namun tetap menjaga harga jualnya. Bagi sebagian orang, layar besar adalah segalanya, namun bagi sebagian lain, ketajaman visual jauh lebih krusial.

Secara keseluruhan, Redmi 15C menawarkan paket penjualan yang sangat spesifik bagi segmen pasar tertentu. Ponsel ini sangat cocok bagi Anda yang membutuhkan ruang pandang ekstra luas untuk menonton video atau membaca dokumen tanpa memedulikan ketajaman piksel yang tinggi.

Keputusan akhir tentu berada di tangan Anda, apakah bodi bongsor dengan layar 6,9 inci 120 Hz ini sebanding dengan kompromi resolusi rendah serta bobotnya yang cukup mantap di tangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed