StepFun Luncurkan StepX Neo Sebagai Smartphone Berbasis Agen AI Pertama di Dunia

Smallest Font
Largest Font

Teknologi kecerdasan buatan kini makin marak diintegrasikan ke dalam perangkat pintar. Tren ini terlihat dari jajaran ponsel premium masa kini yang sudah jamak dibekali berbagai fitur kecerdasan buatan paling mutakhir. Seperti dilansir dari Gadget, sebuah perusahaan asal Tiongkok kini melakukan terobosan baru.

Mereka mengembangkan StepX Neo, perangkat yang diklaim sebagai ponsel pintar berbasis agen kecerdasan buatan pertama di dunia. Ponsel pintar StepX Neo ini mengintegrasikan agen bawaan yang dirancang untuk mengatasi tugas multi-langkah secara mandiri dari awal hingga akhir. Mekanisme ini meminimalkan ketergantungan perangkat terhadap pembukaan aplikasi terpisah atau perintah yang berulang.

StepX Neo dibekali dengan agen buatan perusahaan sendiri yang diberi nama Step Amoo. Sistem kecerdasan buatan ini tertanam langsung ke dalam sistem operasi khusus ponsel yang dinamakan StepAOS.

Sistem Step Amoo beroperasi layaknya bot obrolan konvensional yang dapat diajak berinteraksi. Keunggulan utamanya adalah kemampuan untuk berfungsi penuh secara offline dalam mengeksekusi semua tugas inti tanpa membutuhkan konektivitas jaringan internet secara terus-menerus. Karakter agenik dari sistem operasi ini memungkinkan perangkat menerima satu perintah bahasa alami dari pengguna. Sistem kemudian menggabungkan tugas-tugas di berbagai aplikasi, alat web, dan fitur bawaan gawai untuk memberikan hasil akhir secara lengkap.

Teknologi ini juga dirancang untuk mempelajari preferensi pengguna seiring berjalannya waktu. Melalui proses belajar tersebut, ponsel pintar ini mampu menetapkan prioritas tugas dan preferensi pengguna secara otomatis saat diperlukan.

Spesifikasi Mesin Kemampuan Atomik dan Model Step Edge

Sistem operasi StepAOS yang dikembangkan oleh StepFun dibangun menggunakan arsitektur mesin kemampuan atomik. Arsitektur ini membagi fungsi utama ponsel ke dalam empat kelompok besar, yaitu komunikasi, aplikasi, file, dan alat sistem. Dengan mengadopsi standar MCP, agen kecerdasan buatan ini bebas mengombinasikan keempat kelompok fungsi tersebut untuk merampungkan tugas.

Lapisan sistem ini dibangun kembali dari bagian-bagian Android, Linux, dan RTOS, alih-alih sekadar ditambahkan sebagai aplikasi di atas Android. Seluruh performa perangkat ini ditopang oleh Step Edge, sebuah model dasar yang dibangun khusus oleh pihak perusahaan agar kompatibel dengan batas komputasi ponsel. StepFun mengeklaim model edge besutan mereka ini mampu mengungguli model sejenis pada 29 benchmark.

Hingga saat ini, pihak produsen belum merilis informasi detail mengenai jadwal peluncuran resmi maupun harga jual untuk pasar global terkait ponsel StepX Neo tersebut.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: gadget.jagatreview.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow