Timnas Football 7 Indonesia Targetkan Juara Intercontinental Cup 2026 di Roma
Timnas Football 7 Indonesia memasang target tinggi dalam menatap turnamen Intercontinental Cup 2026 di Roma, Italia. Skuad Garuda membidik trofi perdana di panggung internasional pada ajang yang berlangsung mulai 30 Juli hingga 3 Agustus 2026 tersebut, seperti dikutip dari Bola.
Langkah tim nasional ini mendapat sokongan moral dari pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. Kehadiran juru taktik asal Korea Selatan tersebut menjadi amunisi motivasi tambahan bagi para pemain untuk bersaing di benua Eropa.
Ketua Umum Indonesia Football 7 Federation, Dudung Abdurachman, memastikan skuad yang terbentuk diisi oleh talenta-talenta lokal terbaik. Seluruh pemain terjaring melalui kompetisi Mini Soccer League yang telah digulirkan sebelumnya.
Kompetisi di Roma ini sekaligus menjadi debut internasional bagi Timnas Football 7 Indonesia. Dalam turnamen antarbenua ini, Indonesia berhak tampil menjadi salah satu dari dua perwakilan zona Asia bersama Lebanon.
Gelaran Intercontinental Cup 2026 di Roma menjadi tonggak sejarah baru bagi ekosistem sepak bola mini Indonesia. Skuad Garuda bertolak dengan komitmen penuh untuk menyajikan performa kompetitif demi meraih hasil tertinggi.
Persiapan teknis dan penguatan mental terus berjalan berkat sokongan dari berbagai elemen. Keterlibatan sejumlah tokoh olahraga memperkuat keyakinan tim dalam menghadapi persaingan lintas benua.
Suntikan Motivasi dari Shin Tae-yong
Shin Tae-yong turut hadir langsung dalam momentum peluncuran skuad resmi. Meski terikat kontrak profesional untuk menukangi Persija Jakarta, ia menegaskan komitmennya dalam memberikan pendampingan secara sukarela.
"Memang secara administrasi saya ya tidak akan bisa bantu. Tapi saya akan memberikan motivasi kepada para pemain. Jadi, saya akan membantu semaksimal mungkin agar bisa lolos ke Piala Dunia juga," kata Shin Tae-yong.
Mantan pelatih Timnas Indonesia ini menitikberatkan ketahanan mental dan rasa percaya diri sebagai elemen krusial di atas lapangan hijau.
"Saya ingin memberikan pesan kepada para pemain ya adalah tidak boleh kecil hati di dalam lapangan, harus berani, harus percaya diri. Jangan pernah ada keraguan apakah kita bisa menang lawan tim-tim hebat seperti itu dan juga harus punya kepercayaan diri yang kuat gitu," jelasnya menambahkan.
Target Federasi dan Komposisi Pemain
Dudung Abdurachman menegaskan bahwa pembentukan kerangka tim nasional murni mengoptimalkan potensi atlet lokal yang disaring lewat kompetisi berjenjang.
"Ini timnas kita, persiapan sudah maksimal. Ini semuanya tanpa naturalisasi ya. Jadi semuanya putra-putra Indonesia yang sudah terpilih," kata Dudung dalam keterangan pers, dipetik Selasa (30/6).
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan ini mematok target maksimal agar tim mampu bersaing di level global.
"Saya nanti minta arahan dari Shin Tae-yong untuk kesiapan timnas kita, mudah-mudahan timnas kita mampu berlaga di piala dunia sepak bola khususnya, khususnya di Football 7," kata Dudung.
Pihak federasi juga mengharapkan partisipasi publik dalam memberikan dukungan moral bagi perjuangan skuad Garuda di Italia.
"Jadi kepada seluruh rakyat Indonesia tentunya saya mohon doa restu. Semoga tim Football 7 ini akan meraih juara di ajang Football 7 internasional ke tingkat ini," tambahnya.
Pusat Pelatihan di Tasikmalaya
Sebelum dijadwalkan terbang menuju Roma pada 28 Juli 2026, Timnas Football 7 Indonesia terlebih dahulu melewati program pemusatan latihan atau training center (TC). Agenda TC ini dipusatkan di Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan durasi intensif selama 22 hari.
Fase pemusatan latihan difokuskan tim pelatih untuk menyelaraskan taktik permainan serta membangun chemistry yang solid antar-lini. Detail skema permainan terus dimatangkan sepanjang periode latihan tersebut.
Seluruh nama dalam skuad terpilih melalui proses seleksi terbuka yang memantau sekitar 3.600 pemain dari 18 kota di penjuru tanah air. Para pemain disaring dari berbagai ekosistem, mulai dari mini soccer, kompetisi korporat, hingga turnamen resmi nasional, serta wajib melewati tes psikologi dan pemeriksaan medis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow