Timnas Indonesia Incar Gelar Perdana Piala AFF 2026 Bersama John Herdman

Smallest Font
Largest Font

Timnas Indonesia memasang target tinggi untuk membawa pulang trofi juara pada ajang Piala AFF 2026. Keyakinan ini semakin kuat seiring dengan kehadiran nakhoda anyar John Herdman serta program persiapan yang telah dirancang secara matang, seperti dikutip dari Bola. Turnamen sepak bola Asia Tenggara yang kini bernama ASEAN Hyundai Cup 2026 tersebut dijadwalkan bergulir mulai 24 Juli 2026.

Berdasarkan hasil pengundian, Skuad Garuda menempati Grup A bersama dengan Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan komitmen penuh demi merengkuh gelar pertama sepanjang sejarah. Kompetisi ini juga menjadi ujian resmi perdana bagi Herdman semenjak ia ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert pada awal tahun ini.

Ambisi Indonesia untuk menduduki podium tertinggi didasari fakta bahwa tim nasional belum pernah mencicipi gelar juara dalam 15 edisi terdahulu. Skuad Garuda tercatat sudah enam kali melangkah hingga partai final, namun selalu gagal membawa pulang trofi.

Sumardji menilai situasi pada tahun ini menjadi momen yang paling tepat bagi tim nasional untuk memutus tren negatif tersebut. Ia melihat adanya dorongan masif dari para pendukung serta suntikan energi baru di dalam internal tim. "Sampai saat ini negara kita belum pernah merasakan indahnya euforia menjadi juara Piala AFF di level senior. Karena itu, menurut saya momentum tahun 2026 ini sangat tepat," kata Sumardji dalam diskusi yang digelar PSSI Pers di kawasan SCBD bertajuk "ASEAN Hyundai CUP 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia", Jumat (3/7/2026).

Sumardji juga mengutarakan rasa percaya dirinya terhadap kapasitas skuad besutan Herdman. Rangkaian hasil dari beberapa pertandingan terakhir menjadi modal berharga sebelum mengarungi fase grup. "Saya optimistis pada Piala AFF 2026 nanti kita bisa meraih apa yang menjadi cita-cita, keinginan, dan harapan seluruh masyarakat Indonesia," imbuh Sumardji.

Tim pelatih sejauh ini sudah memetakan kekuatan para pesaing di Grup A. Langkah analisis ini dilakukan sebagai fondasi utama dalam menyusun strategi permainan terukur.

Pusat Pelatihan di Bali dan Penyaringan Skuad Utama

Sebagai langkah awal persiapan, pemusatan latihan atau TC akan segera dilaksanakan di Bali mulai 5 Juli 2026. Agenda ini berfungsi sebagai wadah untuk menyaring komposisi pemain yang akan dibawa ke turnamen sesungguhnya.

Tim pelatih mengantongi 46 nama pemain yang masuk dalam radar pemantauan awal. Dari jumlah tersebut, Herdman bersama stafnya hanya akan memilih sekitar 24 hingga 26 pemain terbaik. Pelatih asal Kanada tersebut menerapkan standar kerja yang ketat dan disiplin sejak awal kedatangannya.

Seluruh program latihan dirancang secara detail guna menghadapi kompetisi ketat yang dimulai akhir Juli mendatang. Catatan performa Indonesia di bawah arahan Herdman saat ini mengemas tiga kali kemenangan dan menelan satu kali kekalahan. Statistik ini menjadi landasan evaluasi tim menjelang pertandingan pembuka fase grup.

Proses seleksi pemain di Bali akan mengombinasikan penilaian aspek fisik, pemahaman taktik, dan kesiapan mental. Pemilihan akhir pemain murni disesuaikan dengan kebutuhan strategi dalam menghadapi karakteristik lawan di Grup A.

Tingkat konsistensi yang ditunjukkan pemain selama menjalani TC di Bali menjadi parameter utama bagi tim pelatih. Kesiapan menyeluruh dari segala aspek menjadi harga mati demi mewujudkan target juara.

Respons Skuad terhadap Metode Kepelatihan John Herdman

Di sisi lain, para pemain merespons positif skema latihan dan pendekatan yang diterapkan oleh Herdman. Faktor kedisiplinan dan kejelasan target yang diusung sang pelatih membuat motivasi bertanding para pemain berlipat ganda. Penjaga gawang Cahya Supriyadi menyatakan kesiapannya untuk melahap seluruh menu latihan yang diberikan. Ia menganggap gaya kepemimpinan Herdman memberikan arah yang sangat jelas bagi perkembangan tim nasional.

"Kami bertekad untuk meraih gelar juara. Karena itu, kami akan menjalani seluruh program latihan yang sudah disiapkan oleh coach John dan berusaha melaksanakan setiap menu latihan dengan maksimal," tutur Cahya Supriyadi. Sementara itu, gelandang Rayhan Hannan mengungkapkan salah satu trik psikologis Herdman dalam memotivasi para pemain di mes.

Sebuah bagan target berukuran besar sengaja dipasang agar bisa dilihat secara langsung oleh seluruh anggota tim setiap hari. "Saya boleh sedikit bocorkan. Di ruang makan ada sebuah roadmap besar.

Kami tidak boleh memotretnya. Di situ ada target mulai dari AFF, FIFA Matchday, sampai Piala Asia. Setiap kali makan kami selalu melihat roadmap tersebut.

Tanpa sadar itu menjadi motivasi bagi kami," ungkap Hannan.

Pemain asal klub Persija Jakarta tersebut menambahkan bahwa sang pelatih ingin para pemain memiliki visi jangka panjang yang terukur di setiap kompetisi internasional.

"Coach John ingin kami juara AFF, lalu mencapai target di FIFA Matchday, kemudian target berikutnya di Piala Asia. Motivasinya datang dari situ," ucap Hannan. Ajang Piala AFF 2026 ini dipastikan bakal menjadi pembuktian awal bagi kultur sepak bola baru yang tengah dibangun oleh Herdman bersama Timnas Indonesia.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed