Tottenham Habiskan Rp7,2 Triliun Demi Perombakan Skuad De Zerbi

Smallest Font
Largest Font

Tottenham Hotspur diperkirakan telah mengeluarkan dana lebih dari 300 juta paun atau sekitar Rp7,2 triliun untuk mendatangkan jajaran pemain baru, dilansir dari Bola. Sandro Tonali mencatatkan diri sebagai rekrutan termahal dengan nilai 92,5 juta paun, disusul Mateus Fernandes seharga 85 juta paun dan Jan Paul van Hecke senilai 52 juta paun. Pengeluaran Spurs masih berpotensi melonjak karena Savinho dan Omar Marmoush dilaporkan segera menyusul dari Man City dengan nilai transfer masing-masing 85 juta dan 75 juta paun.

Langkah perombakan besar ini diambil pelatih Roberto De Zerbi lantaran Tottenham terpuruk di sekitar zona degradasi dalam dua musim terakhir hingga baru memastikan diri selamat pada laga pamungkas musim lalu.

Manajer asal Italia itu menegaskan bahwa rekor kelam tersebut harus dijadikan peringatan berharga bagi seluruh skuad dalam menatap kompetisi anyar. "Musim lalu, semua klub lain ingin menghancurkan kami. Setiap pekan kami harus mengingat apa yang terjadi musim lalu," ujar De Zerbi.

Pelatih berusia 47 tahun tersebut sebenarnya telah mendiskusikan agenda perombakan skuad sejak Maret, jauh sebelum penunjukannya diresmikan oleh manajemen. Ia menekankan bahwa pembenahan menyeluruh menjadi harga mati usai keterpurukan yang dialami klub selama dua tahun belakangan.

"Setelah dua musim seperti yang kami jalani, kami harus mengubah suasana, mengubahnya secara total, dan memberikan dorongan baru," katanya. Mengenai besarnya pengeluaran klub di bursa transfer, De Zerbi menganggap langkah tersebut sangat wajar bagi tim yang ingin memperebutkan posisi teratas. "Saya sudah terlalu sering mendengar soal uang Tottenham. Saya sudah lama mencintai sepak bola dan tidak melihat ada tim yang bersaing di level tinggi tanpa mengeluarkan uang," ujar De Zerbi.

Spurs sendiri masih berencana memburu pemain tambahan untuk memperkuat sektor penyerangan sebelum jendela transfer resmi ditutup.

De Zerbi optimistis komposisi tim yang terbentuk nantinya mampu membawa Tottenham bersaing di papan atas Premier League sekaligus tampil kompetitif di ajang Eropa. "Setelah bursa transfer ini selesai, kami tidak membutuhkan banyak hal dalam waktu lama. Kami bisa bekerja bersama dalam kondisi dan arah yang tepat untuk membangun sesuatu yang spesial, atau setidaknya bersaing di papan atas," tutur De Zerbi. Selain perombakan pemain, struktur kepemimpinan di dalam lapangan juga mengalami perubahan setelah Cristian Romero memilih hengkang ke Atletico Madrid.

Micky van de Ven resmi ditunjuk sebagai kapten baru, meski ia harus absen dalam laga tandang kontra Brentford pada Sabtu malam ini akibat cedera.

Guna mendukung peran tersebut, De Zerbi membentuk kepemimpinan kelompok yang beranggotakan Pedro Porro selaku wakil kapten, Ben Davies, James Maddison, dan Archie Gray, di mana Porro juga masih menepi karena cedera.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed