Tottenham Hotspur Terancam Degradasi Setelah Tumbang dari Chelsea
Ancaman degradasi masih membayangi Tottenham Hotspur setelah menelan kekalahan 1-2 dari Chelsea dalam kompetisi Premier League 2025/2026 di Stamford Bridge pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB. Kegagalan meraih poin pada pekan ke-37 ini membuat Spurs tidak mampu menjauh dari zona merah. Klub yang dilatih oleh Roberto De Zerbi tersebut kini tertahan di urutan ke-16 klasemen sementara setelah mengumpulkan 38 poin dari 37 laga.
Jarak antara Tottenham dengan West Ham United yang menempati peringkat ke-18 atau batas akhir zona degradasi hanya terpaut dua angka. Kondisi ini memaksa persaingan menghindari Championship bergulir hingga pekan terakhir, seperti dilansir dari Bola.
Sebaliknya, tambahan tiga poin dari laga derbi London ini menjadi modal penting bagi Chelsea. Tim tuan rumah naik ke posisi kedelapan klasemen dengan total 52 poin sekaligus menjaga kans lolos ke kompetisi Eropa.
Chelsea langsung menerapkan permainan agresif sejak peluit pertama dibunyikan dan sukses mendominasi aliran bola. Tekanan yang dilancarkan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-18. Enzo Fernandez berhasil memecah kebuntuan lewat golnya setelah memanfaatkan kemelut yang terjadi di area pertahanan Spurs. Gol gelandang asal Argentina tersebut membawa Chelsea unggul 1-0.
Meskipun Tottenham berusaha memberikan respons setelah tertinggal, barisan pertahanan Chelsea tetap tampil disiplin. Lini belakang tuan rumah sukses mementahkan setiap serangan tim tamu hingga babak pertama usai. Memasuki paruh kedua, efisiensi permainan Chelsea kembali terbukti pada menit ke-66. Andrey Santos mencatatkan namanya di papan skor untuk menggandakan keunggulan tim menjadi 2-0.
Situasi tersebut membuat jalannya pertandingan semakin dikuasai oleh Chelsea. Di sisi lain, Tottenham kian tertekan karena sangat membutuhkan poin demi menjauh dari papan bawah. Harapan sempat muncul bagi tim tamu saat Richarlison memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke-74.
Penyerang asal Brasil itu mencetak gol lewat tembakan dari dalam kotak penalti. Namun, usaha Tottenham untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil hingga laga usai. Chelsea berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang berbunyi.
Nasib Akhir di Pekan Pamungkas
Hasil negatif ini memaksa Tottenham melakoni pertandingan penentu pada pekan terakhir Premier League. Spurs dijadwalkan menjamu Everton di kandang sendiri pada Minggu (24/5/2026) pukul 22.00 WIB.
Pada waktu yang bersamaan, West Ham United bakal melakoni laga kandang melawan Leeds United di Stadion London. Hasil akhir dari kedua pertandingan tersebut yang akan menentukan satu tim terakhir yang terdegradasi. Kedatangan Roberto De Zerbi awalnya membuat Tottenham diprediksi bisa bangkit.
Namun, performa yang tidak konsisten sepanjang musim justru memaksa Spurs bertarung mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi hingga laga pamungkas. Sementara itu, Chelsea menunjukkan grafik performa yang positif menjelang akhir kompetisi. Walau gagal menembus papan atas, kemenangan atas Tottenham menjadi suntikan moral penting bagi skuad untuk menutup musim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow