Kenapa Layar LCD 2 Inci Redmi Watch 5 Active Bikin Kecewa Sekaligus Kagum

Smallest Font
Largest Font

Pasar jam tangan pintar murah kembali diguncang oleh kehadiran Redmi Watch 5 Active yang membawa layar kotak ekstra lega. Banyak orang mengira gawai ini akan menjadi standar baru yang sempurna untuk kelas harga terjangkau. Namun, setelah membedah spesifikasinya secara mendalam, saya menemukan kombinasi kontradiktif yang cukup menggelitik.

Ekspektasi tinggi terhadap lini produk buatan Xiaomi ini langsung berhadapan dengan realita pemangkasan fitur yang cukup ekstrem di beberapa sektor. Di satu sisi Anda mendapatkan panel masif, namun di sisi lain ada teknologi yang terpaksa dikorbankan demi menekan ongkos produksi.

Spesifikasi utama yang langsung menyita perhatian saya adalah ukuran layarnya yang mencapai 2 inci. Desain kotak alias square screen ini memang membuat ruang pandang menjadi sangat luas bagi pengguna. Bahkan, rasio layar-ke-bodi perangkat ini tercatat sudah melebihi angka 70 persen, sebuah pencapaian yang estetis untuk kelasnya.

Dilema Panel LCD Kontra AMOLED

Meskipun ukurannya sangat memuaskan mata, keputusan produsen untuk menggunakan panel LCD konvensional menjadi catatan kritis dari saya. Ketajaman warna dan kepekatan warna hitam jelas tidak akan bisa menyamai saudaranya yang lebih premium. Berdasarkan data dari GSM Arena, versi reguler yaitu Redmi Watch 5 sudah menggunakan panel AMOLED dengan ukuran 50mm.

Varian reguler tersebut juga memiliki refresh rate 60Hz, kecerahan puncak mencapai 1500 nits, serta resolusi tajam 432 x 514 piksel. Sebagai perbandingan ukuran, Apple Watch Series 10 hadir dalam varian 42mm dan 46mm, sedangkan Apple Watch Ultra mengusung display 49mm. Langkah pemangkasan panel menjadi LCD pada model Active ini jelas mempertegas posisinya sebagai opsi yang lebih ekonomis.

Daya Tahan Baterai 470mAh yang Di Luar Nalar

Satu hal yang wajib saya puji dari perangkat ini adalah manajemen dayanya yang sangat efisien. Dibekali dengan kapasitas baterai sebesar 470mAh, gawai ini mampu menyala dalam waktu yang sangat lama tanpa perlu sering menyentuh pengisi daya. Karakteristik ini tentu menjadi angin segar bagi Anda yang malas mengisi ulang daya baterai setiap malam.

Daya tahan baterai yang menembus belasan hari menjadi kekuatan mutlak untuk menutupi kekurangan di sektor panel layar.

Skenario Penggunaan Tipikal Selama 18 Hari

Berdasarkan data pengujian resmi yang dilansir dari laman CGMagOnline, baterai ini sanggup bertahan hingga 18 hari dalam mode penggunaan tipikal. Namun, Anda harus memperhatikan syarat dan kondisi yang cukup ketat untuk mencapai angka fantastis tersebut. Setelan pabrik harus aktif dengan kondisi baterai penuh dan menggunakan tampilan jam atau dial yang statis saja.

Selain itu, fitur pemantauan tidur presisi tinggi, kualitas napas tidur, pemantauan stres harian, dan pelacakan oksigen darah harian wajib dimatikan. Deteksi detak jantung diatur setiap 10 menit sekali. Batasan harian mencakup 100 pesan, 2 panggilan, 3 alarm, layar menyala 200 kali saat pergelangan diangkat, sinkronisasi aplikasi 1 kali, panggilan Bluetooth 15 menit per minggu, dan rekam olahraga 90 menit per minggu.

Ketahanan Mode Penggunaan Berat 12 Hari

Jika Anda termasuk pengguna yang aktif dan membutuhkan pelacakan kesehatan yang lebih komprehensif, performanya akan turun ke mode penggunaan berat. Dalam skenario ini, daya tahan baterainya berkurang menjadi maksimal 12 hari saja. Penurunan ini terjadi karena beberapa fitur pemantauan kesehatan yang krusial mulai diaktifkan secara simultan.

Pada mode berat ini, fitur pemantauan tidur presisi tinggi dan pemantauan kualitas napas tidur dinyalakan sepenuhnya. Deteksi detak jantung juga dipaksa bekerja lebih keras dengan interval setiap 11 menit sekali. Kuota harian meningkat menjadi 200 pesan, 4 panggilan, 4 alarm, sinkronisasi aplikasi 2 kali sehari, panggilan Bluetooth 30 menit seminggu, serta perekaman olahraga selama 150 menit seminggu.

Fitur Komunikasi dan Pelacakan Olahraga yang Melimpah

Urusan konektivitas dan panggilan suara langsung dari pergelangan tangan menjadi menu wajib yang dihadirkan di sini. Komponen audio pada perangkat ini dirancang khusus agar mampu menangkap suara pengguna dengan lebih jernih saat melakukan panggilan Bluetooth. Kehadiran teknologi mikrofon ganda menjadi kunci utama kualitas suaranya.

Fitur panggilan Bluetooth pada gawai ini sudah dilengkapi dengan teknologi dual-mic noise reduction atau pembatalan bising. Tidak hanya itu, terdapat juga fitur pengambil suara terarah atau directional audio pickup yang memiliki radius jangkauan efektif hingga 80 sentimeter. Fitur ini sangat membantu menyaring suara bising di sekitar Anda saat sedang berjalan di area terbuka.

XIAOMI Redmi Watch 5 Active: Watch yang Beneran SMART, Koq Lebih MURAH dari Smartband? | TechMishka

Dukungan Lebih dari 140 Mode Olahraga

Bagi para pencinta aktivitas fisik, perangkat ini menyediakan menu latihan yang sangat melimpah untuk melacak kebugaran tubuh. Total ada lebih dari 140 mode olahraga yang bisa dipilih sesuai dengan jenis aktivitas yang sedang Anda jalani. Hal ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna yang gemar mengeksplorasi berbagai jenis latihan fisik.

Menariknya lagi, Anda tidak perlu repot mencari menu olahraga secara manual sebelum memulai latihan. Sistem pada gawai ini sudah mendukung fitur deteksi otomatis untuk beberapa jenis aktivitas olahraga populer. Aktivitas yang bisa dideteksi secara otomatis antara lain adalah berlari, berjalan, bersepeda, elliptical, mendayung atau rowing, hingga olahraga lompat tali.

Perbandingan Spesifikasi Varian Jam Tangan Pintar

Untuk memudahkan Anda melihat peta pemangkasan fitur yang dilakukan oleh pabrikan, saya menyusun data perbandingan spesifikasi yang konkret. Data ini membandingkan langsung antara model Active yang sedang kita bahas dengan model reguler di atasnya.

Perbandingan Spesifikasi Teknis Antara Model Redmi Watch 5 Regulerdan Varian Active
Parameter SpesifikasiVarian RegulerVarian Active
Berat Perangkat33,5 gram
Ukuran Layar50mm2 inci
Jenis Panel LayarAMOLEDLCD Kotak
Kecerahan Puncak1500 nits
Refresh Rate Layar60Hz
Resolusi Layar432 x 514 piksel
Kapasitas Baterai470mAh
Mode Baterai Tipikal18 hari
Mode Baterai Berat12 hari
Radius Tangkapan Audio80cm

Kekurangan Fatal yang Wajib Dipertimbangkan

Menilai sebuah perangkat tentu tidak boleh hanya melihat lembar promosinya yang manis saja. Dari spesifikasinya, menurut saya absennya panel AMOLED pada varian Active ini merupakan sebuah kemunduran estetika yang besar, meskipun bisa dimaklumi demi mengejar harga murah. Layar LCD kotak berukuran 2 inci tersebut akan terlihat kurang kontras saat digunakan di bawah terik matahari langsung.

Kelemahan lain yang mengganggu saya adalah hilangnya data kecerahan puncak secara resmi, yang mengindikasikan kemampuannya berada jauh di bawah 1500 nits milik versi reguler. Ketiadaan informasi mengenai berat presisi untuk model Active ini juga membuat pengguna tidak bisa mengukur tingkat kenyamanan pergelangan tangan sebelum membelinya secara langsung.

Skenario baterai 18 hari yang dipromosikan juga terasa agak semu karena Anda harus mematikan hampir semua fitur pintar dan sensor kesehatan bawaan gawai. Jika Anda membeli jam tangan pintar hanya untuk mematikan sensor detak jantung harian dan pelacak tidur, maka esensi dari sebuah alat pemantau kesehatan pintar itu sendiri menjadi hilang.

Redmi Watch 5 Active ini pada akhirnya adalah sebuah jam tangan pintar yang jujur dengan segala keterbatasannya. Perangkat ini sangat cocok bagi Anda yang mendambakan layar kotak berukuran masif dan fitur panggilan Bluetooth jernih tanpa peduli pada kemewahan panel AMOLED. Namun, jika akurasi warna layar dan fitur kesehatan premium yang menyala sepanjang waktu adalah prioritas Anda, melirik varian reguler dengan panel AMOLED 1500 nits jelas merupakan keputusan yang jauh lebih bijak.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed