Hp Ratusan Ribu Xiaomi Redmi Note 5A Masih Layakkah Dipakai Sekarang

Smallest Font
Largest Font

Pasar ponsel murah selalu menarik perhatian, dan nama Xiaomi Redmi Note 5A sering kali muncul kembali ketika seseorang mencari perangkat cadangan dengan dana super ketat. Saya melihat ponsel yang pertama kali meluncur beberapa tahun lalu ini masih beredar di pasar barang bekas dengan harga yang sangat merosot.

Pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah spesifikasi yang diusungnya masih bisa diandalkan untuk kebutuhan dasar sehari-hari. Mari kita bedah secara objektif dan kritis mengenai kemampuan perangkat ini agar Anda tidak salah langkah dalam membelinya.

Sebagai pengamat gadget, saya harus menegaskan bahwa Anda harus mengesampingkan ekspektasi tinggi saat melirik ponsel di kelas ini. Mari kita selami lebih dalam performa nyata dari perangkat besutan Xiaomi tersebut.

Xiaomi merilis perangkat ini dalam dua versi utama yang memiliki perbedaan cukup mencolok pada sektor dapur pacu serta konfigurasi memorinya. Berdasarkan data dari Wikipedia, model dasar dari ponsel ini menggunakan kode model mdg6 yang menyasar segmen pengguna sangat mendasar.

Bagi saya, perbedaan komponen internal antara kedua versi ini sangat krusial karena akan langsung memengaruhi kenyamanan Anda saat menjalankan aplikasi. Memilih varian yang salah bisa membuat Anda terjebak dengan perangkat yang sering mengalami kendala lag.

Dapur Pacu Xiaomi Redmi Note 5A Model Dasar

Model standar atau base model dari Xiaomi Redmi Note 5A dipersenjatai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 425 SoC. Prosesor ini memiliki konfigurasi Quad-core dengan kecepatan clock mencapai 1.4 GHz.

Dari spesifikasinya, menurut saya chipset Quad-core ini sudah sangat kedodoran jika dipaksakan untuk standar aplikasi modern. Kinerjanya terasa pas-pasan, bahkan hanya untuk sekadar berpindah antar-aplikasi ringan.

Sektor memori pada model dasar ini juga sangat terbatas, di mana Xiaomi hanya menyematkan RAM sebesar 2 GB. Ditambah lagi dengan penyimpanan internal storage yang cuma berkapasitas 16 GB, membuat ruang gerak Anda untuk menginstal aplikasi menjadi sangat sempit.

Peningkatan Performa pada Xiaomi Redmi Note 5A Prime

Jika Anda memiliki anggaran sedikit lebih longgar, versi Xiaomi Redmi Note 5A Prime menawarkan komponen yang jauh lebih mendingan. Varian Prime ini sudah mengupgrade dapur pacunya menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 435 SoC.

Chipset Snapdragon 435 SoC ini sudah mengusung prosesor Octa-core 1.4 GHz Cortex-A53 yang memberikan manajemen tugas lebih efisien dibandingkan versi Quad-core. Aktivitas multitasking terasa sedikit lebih lancar di varian ini.

Selain itu, Xiaomi Redmi Note 5A Prime hadir dengan opsi RAM yang lebih lega, yaitu pilihan 3gb atau 4gb RAM. Penyimpanan internalnya juga mendongak menjadi pilihan 32 GB atau 64 GB internal storage, yang untungnya masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD hingga 256 GB jika Anda membutuhkan ruang tambahan untuk menyimpan file.

Perbandingan Spesifikasi Komponen Utama Seri Xiaomi Redmi Note 5A
Komponen TeknisXiaomi Redmi Note 5A BaseXiaomi Redmi Note 5A Prime
ChipsetSnapdragon 425 SoCSnapdragon 435 SoC
Inti ProsesorQuad-core 1.4 GHzOcta-core 1.4 GHz Cortex-A53
Kapasitas RAM2 GB3 GB atau 4 GB
Memori Internal16 GB32 GB atau 64 GB
Kamera Depan5 MP16 MP

Kualitas Layar dan Desain yang Mulai Ketinggalan Zaman

Beralih ke bagian visual, kedua varian ponsel ini kompak menggunakan panel layar berukuran 5.5-inch IPS LCD dengan resolusi HD. Menariknya, layar ini sudah mendapatkan proteksi lapisan kaca pelindung dari Gorilla Glass 3.

Meskipun resolusinya belum mencapai Full HD, kerapatan piksel pada layar 5.5-inch ini sebenarnya masih cukup nyaman di mata untuk sekadar menonton video. Panel IPS LCD yang digunakan juga memberikan sudut pandang yang lumayan baik tanpa perubahan warna yang ekstrem.

Namun, dari segi estetika desain front-panel, ponsel ini terlihat sangat kuno karena masih dikelilingi oleh bezel atau bingkai layar yang sangat tebal di bagian atas dan bawahnya. Karakteristik desain era lama ini tentu terasa kurang estetik jika disandingkan dengan ponsel zaman sekarang yang sudah mengadopsi layar penuh.

Kemampuan Fotografi Kamera Depan dan Belakang

Sektor kamera menjadi pembeda lain yang cukup signifikan antara kedua model ini, terutama bagi Anda yang gemar melakukan swafoto. Pengalaman fotografi yang ditawarkan akan sangat bergantung pada varian mana yang Anda pegang.

Untuk kamera belakang, baik Xiaomi Redmi Note 5A maupun versi Prime sama-sama mengandalkan sensor tunggal beresolusi 13 MP yang sudah dilengkapi dengan fitur LED flash. Hasil foto dari kamera 13 MP ini menurut saya tergolong standar; cukup tajam saat kondisi cahaya melimpah, tetapi akan menghasilkan banyak noise saat memotret di lingkungan yang gelap.

Perbedaan besar baru terasa di kamera depan. Versi standar hanya dibekali kamera selfie beresolusi 5 MP tanpa dukungan flash, sementara versi Xiaomi Redmi Note 5A Prime melompat jauh dengan kamera depan beresolusi 16 MP yang juga didukung fitur auto-focus demi hasil swafoto yang lebih tajam.

Review Xiaomi Redmi Note 5A Hape Guedhe Untuk Yang Berbudget Kere | Gadgetren

Daya Tahan Baterai dan Fitur Keamanan Perangkat

Untuk urusan menyuplai daya, Xiaomi membenamkan baterai berkapasitas Non-removable Li-Po 3080 mAh di dalam bodi plastik kedua ponsel ini. Kapasitas baterai 3080 mAh ini tentu terasa kecil jika dibandingkan dengan standar ponsel masa kini yang rata-rata sudah menyentuh angka 5000 mAh.

Untungnya, penggunaan layar beresolusi HD serta fabrikasi chipset Snapdragon seri 400 yang hemat daya membuat konsumsi baterai ponsel ini tidak terlalu boros untuk pemakaian ringan.

Ada satu kekurangan fatal yang wajib Anda perhatikan pada varian dasar Xiaomi Redmi Note 5A. Berdasarkan laporan dari ulasan GadgetSquad, varian standar ini hadir tanpa dilengkapi sensor pemindai sidik jari atau fingerprint scanner untuk sistem keamanannya.

Absennya sensor biometrik ini memaksa Anda untuk terus mengandalkan pola atau PIN konvensional demi membuka kunci layar. Hal ini tentu sangat merepotkan dan mengurangi kepraktisan penggunaan harian di tengah mobilitas yang tinggi.

Kekurangan Utama yang Wajib Dipertimbangkan Sebelum Membeli

Sebelum Anda memutuskan untuk membelinya dari pedagang online atau pasar loak, ada beberapa catatan minus krusial yang harus Anda ketahui dengan jelas.

  • Kapasitas memori internal 16 GB pada versi standar akan langsung habis terpotong oleh sistem operasi, menyisakan sedikit ruang untuk aplikasi pihak ketiga.
  • Performa chipset Snapdragon 425 yang hanya memiliki empat inti sudah tidak mumpuni untuk menjalankan aplikasi media sosial yang semakin berat.
  • Tidak adanya sensor sidik jari pada varian dasar mengurangi standar keamanan privasi data pengguna.
  • Pengisian daya baterai masih menggunakan port micro-USB lama yang belum mendukung teknologi pengisian daya cepat atau fast charging.

Melihat seluruh kombinasi spesifikasi tersebut, varian RAM 2 GB dengan memori 16 GB benar-benar menjadi pilihan yang sangat berisiko tinggi untuk digunakan sebagai ponsel utama. Perangkat tersebut lebih cocok diposisikan sekadar sebagai media pemutar musik atau modem hotspot darurat di rumah.

Jika kendala finansial memaksa Anda untuk memilih di antara kedua seri ini, maka mengarahkan pilihan ke Xiaomi Redmi Note 5A Prime varian RAM 3 GB atau 4 GB adalah keputusan yang jauh lebih rasional. Peningkatan performa dari prosesor Octa-core Snapdragon 435 serta kapasitas penyimpanan yang lebih lapang akan menyelamatkan Anda dari rasa frustrasi akibat ponsel yang sering macet.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed