Adhan Dambea Evakuasi Lansia Sebatang Kara di Gorontalo
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea mengunjungi seorang nenek lanjut usia bernama Huwa Hu Opi yang tinggal di kamar kos sempit nan tidak layak huni di Kota Gorontalo pada Sabtu, 4 Juli 2026. Seperti dilansir dari Ulanda, warga setempat menceritakan bahwa lansia tersebut terpaksa menyewa kos seharga Rp300 ribu per bulan setelah rumah tinggalnya dijual oleh anak kandungnya sendiri.
Ketika Adhan tiba di lokasi, Huwa Hu Opi sudah dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya yang terus menurun. Kamar kos yang ditinggalinya tampak lembap, pengap, memiliki ventilasi terbatas, serta hanya dilengkapi sebuah kasur tipis.
Melihat kondisi tempat tinggal dan mendengar latar belakang kisah tersebut, kepala daerah Gorontalo ini sempat terdiam sebelum akhirnya mengungkapkan rasa keprihatinannya secara spontan.
"Kok bisa ada anak seperti itu," ucap Adhan Dambea, Wali Kota Gorontalo.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, kebutuhan makan sehari-hari Huwa Hu Opi selama sakit justru dibantu oleh sesama penghuni kos yang bergantian mengantarkan bubur. Di dalam kamar kos tersebut, sang nenek hanya ditemani oleh cucunya yang bernama Rizal.
Pemuda berusia 25 tahun tersebut mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga biaya sewa kos sering kali ditutupi menggunakan uang pensiun almarhum kakeknya.
"Kadang saya yang bayar. Kadang pakai uang pensiun almarhum kakek," kata Rizal, Cucu Huwa Hu Opi.
Setelah melihat kondisi kamar, Wali Kota Gorontalo langsung bergerak menuju rumah sakit untuk memastikan penanganan medis bagi Huwa Hu Opi. Penegasan segera disampaikan oleh pemerintah kota untuk menjamin kelayakan hidup warganya yang telantar.
"Tidak boleh ada warga lanjut usia yang menjalani masa tuanya dalam kondisi seperti ini. Pemerintah harus hadir memberikan perlindungan," tegas Adhan Dambea, Wali Kota Gorontalo.
Tidak lama setelah meninggalkan rumah sakit, Adhan kembali mendapatkan laporan mengenai satu keluarga lain yang terdiri dari lansia dan enam anggota keluarga yang terpaksa tinggal di pondok darurat kawasan pemakaman Kelurahan Pilolodaa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow