Sir Alex Ferguson Kritik Gaya Bermain Arsenal Pascakekalahan dari PSG
Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, dikabarkan melontarkan kritik tajam terhadap Arsenal setelah kekalahan mereka dari Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions 2026, Sabtu kemarin. Seperti dikutip dari Bola yang melansir media Prancis, L'Equipe, pria asal Skotlandia itu mengirim pesan singkat kepada Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, sesaat setelah pertandingan berakhir. Dalam pesan tersebut, Ferguson disebut memuji keberhasilan PSG mempertahankan gelar Liga Champions, sekaligus menyindir cara bermain Arsenal yang dianggap terlalu pasif.
"Nasser, ini Alex Ferguson. Selamat, ini malam yang berat bagi Anda, tetapi Anda bermain melawan tim yang membosankan dan tidak melakukan apa pun selain bertahan," demikian isi pesan yang dilaporkan L'Equipe.
"Nikmati masa liburan Anda, Anda pantas mendapatkannya." Kekalahan di Budapest membuat Arsenal gagal menutup musim dengan dua gelar besar.
Sebelumnya, tim asuhan Mikel Arteta itu telah memastikan gelar Liga Inggris setelah unggul tujuh poin atas Manchester City, yang menjadi trofi liga pertama mereka dalam 22 tahun terakhir. Namun, kesempatan menambah trofi Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub harus sirna setelah kalah dalam adu penalti melawan PSG.
Arsenal sebenarnya mengawali pertandingan dengan sempurna di Puskas Arena melalui gol Kai Havertz pada menit keenam. PSG kemudian bangkit dan menyamakan kedudukan lewat penalti Ousmane Dembele, sebelum akhirnya memenangi laga melalui adu penalti setelah Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal mengeksekusi bola.
Arteta Akui Keunggulan PSG
Usai pertandingan, manajer Arsenal Mikel Arteta tidak mencari alasan atas kekalahan timnya dan justru memberikan pujian kepada lawan.
"Pertama-tama, saya akan menghabiskan beberapa hari bersama keluarga, kemudian kami akan memulai proses evaluasi terhadap apa yang sudah kami lakukan," kata Arteta dalam konferensi pers setelah pertandingan. "Kami akan mulai mengambil beberapa keputusan yang sangat penting jika ingin mencapai level berikutnya. Kami harus menunjukkan ambisi itu karena kami sangat mampu melakukannya, tetapi hal tersebut membutuhkan ambisi yang sangat besar, bergerak sangat cepat, dan mengambil keputusan dengan sangat cerdas," jelasnya. Arteta kemudian memberikan apresiasi khusus kepada taktik yang diterapkan oleh Luis Enrique.
"Iwan ingin mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis Enrique, karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia."
"Apa yang mereka mampu lakukan saat menguasai bola dan melalui aksi individu para pemainnya adalah sesuatu yang jarang saya lihat. Bahkan ketika Anda tidak berencana bertahan di area tertentu, mereka memaksa Anda melakukannya. Karena itu, para pemain mereka pantas mendapat pujian lebih," tutur Arteta.
Minim Ancaman Lini Serang
Kritik terhadap Arsenal setelah final juga banyak mengarah pada lini serang mereka yang dinilai minim memberikan ancaman. Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, sebelumnya sudah menilai Arsenal perlu menambah kekuatan di posisi penyerang tengah dan sayap kiri untuk musim 2026/2027.
Sepanjang pertandingan, Arsenal tercatat hanya pembukukan satu tembakan tepat sasaran dan menguasai bola sekitar 25 persen. Kendati gagal di Liga Champions, skuad Meriam London langsung menggelar parade juara Liga Inggris di London Utara pada Minggu sore waktu setempat. Ratusan ribu suporter memadati kawasan Islington, Highbury, dan Canonbury untuk merayakan keberhasilan klub mengakhiri penantian panjang gelar liga.
Arsenal memulai rute parade sepanjang sekitar sembilan kilometer pada pukul 14.00 waktu setempat sebelum kembali ke kawasan sekitar Stadion Emirates untuk menutup rangkaian perayaan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow