RayNeo Rilis Kacamata AR iO dan GT Series Berlayar Virtual 307 Inci

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Produsen teknologi RayNeo resmi memperkenalkan dua lini kacamata augmented reality (AR) terbarunya, yaitu RayNeo iO dan RayNeo GT Series. Kedua perangkat ini dirancang untuk menyasar segmen pengguna yang berbeda, mulai dari kebutuhan hiburan hingga efisiensi kerja.

Lini RayNeo GT Series memprioritaskan pengalaman multimedia immersive dengan menghadirkan layar virtual berukuran besar. Sementara itu, dilansir dari Gadget, varian RayNeo iO dirancang lebih ringan untuk menunjang produktivitas harian pengguna.

Seri GT hadir dalam dua varian utama, yakni model standar GT dan varian tertinggi GT Max. Model GT mampu memproyeksikan visual display hingga ukuran 231 inci.

Varian RayNeo GT Max menawarkan fleksibilitas tampilan layar virtual dengan tiga pilihan ukuran, mulai dari 227 inci, 267 inci, hingga 307 inci. Varian ini juga memiliki sudut pandang (field of view) mencapai 59 derajat serta dilengkapi dukungan Dolby Vision.

Kedua tipe pada seri GT mengusung panel microOLED berwarna yang dipadukan dengan quad speaker hasil penataan audio bersama Bang & Olufsen. RayNeo juga melengkapinya dengan perangkat keras pendukung pelacakan 3DoF yang mencakup fitur Follow Mode, Pinned Mode, serta Steady Mode.

Sebagai pendamping seri GT, RayNeo memperkenalkan perangkat Pocket TV Pro yang menjalankan sistem operasi Android. Perangkat ini dibekali RAM 3GB, penyimpanan internal 64GB dengan dukungan slot microSD hingga 1TB, serta baterai 6.500mAh yang sanggup menyokong aktivitas streaming selama 5,5 jam.

RayNeo iO untuk Efisiensi Kerja

Berbeda dengan lini GT, RayNeo iO mengedepankan portabilitas dengan bobot fisik hanya 33 gram. Perangkat ini memanfaatkan teknologi monochrome waveguide display dengan tingkat transparansi mencapai 97 persen dan kecerahan hingga 1.300 nits.

Kacamata AR ini mengandalkan integrasi kecerdasan buatan untuk membantu aktivitas harian. RayNeo iO menyediakan fitur live translation yang mendukung 55 bahasa dan 109 aksen dengan tingkat latensi sekitar satu detik. Fitur Ambient AI di dalamnya juga bertugas memahami konteks pembicaraan serta pengingat jadwal.

Secara bawaan, perangkat ini mendukung RayNeo AI serta Gemini 3.1 Flash Lite. Pengguna juga dapat memilih model AI lain seperti Gemini, ChatGPT, Claude, hingga DeepSeek melalui aplikasi pendamping. Baterai berkapasitas 240mAh pada RayNeo iO mampu bertahan hingga dua hari dalam penggunaan normal.

Seluruh lini kacamata AR RayNeo iO dan GT Series dijadwalkan mulai tersedia di pasaran pada 4 September, meski rincian harga resminya belum diumumkan ke publik.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: gadget.jagatreview.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed