Andrea Pirlo Batal Jadi Pelatih Timnas Italia Akibat Kontroversi Duta Taruhan

Smallest Font
Largest Font

Peluang Andrea Pirlo untuk menukangi Timnas Italia resmi tertutup. Dikutip dari Bola, nama mantan juru taktik Juventus tersebut telah dicoret dari daftar calon suksesor Gennaro Gattuso.

Sebelumnya, Pirlo menjadi kandidat kuat pelatih Gli Azzurri. Ia mengantongi dukungan penuh dari Direktur Teknik FIGC Paolo Maldini serta penasihat Leonardo, setelah Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti menolak tawaran federasi.

Proses penunjukan Pirlo mendadak menemui jalan buntu akibat keterlibatannya sebagai duta global perusahaan taruhan asal Rusia. Penunjukan tersebut memicu kontroversi luas di Italia karena bertabrakan dengan regulasi ketat terkait promosi perjudian.

Tekanan publik dan dinamika hukum yang berkembang cepat akhirnya membuat FIGC menghentikan proses pencalonan legenda berusia 47 tahun tersebut.

Pirlo mengonfirmasi bahwa dirinya bukan lagi kandidat pelatih kepala. Mantan pemain yang mengawali karier kepelatihannya di Juventus pada musim 2020 tersebut mengaku sempat memilih bungkam demi menghormati federasi.

"Demi menghormati lembaga, federasi, dan semua pihak yang terlibat, saya memilih untuk tetap diam hingga saat ini. Namun, setelah mengetahui tadi malam bahwa saya bukan lagi kandidat untuk posisi pelatih kepala timnas Italia, saya merasa perlu untuk mengklarifikasi beberapa poin," kata Pirlo.

Ia menepis anggapan adanya motif politik di balik kerja sama komersial tersebut. Pirlo menegaskan bahwa kolaborasi dengan perusahaan taruhan itu murni ikatan profesional saat ia berkarier di Uni Emirat Arab.

"Selama beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan sangat sedih perdebatan mengenai nama saya dan kemungkinan saya mengambil peran sebagai pelatih kepala timnas Italia," ujar Pirlo.

"Sangat disayangkan bahwa keputusan yang didasarkan pada alasan olahraga dengan cepat diseret ke dalam debat publik yang akhirnya mengaitkan motif dan niat kepada nama yang tidak pernah ada. Kecintaan saya pada Italia tidak bergantung pada pekerjaan. Itu adalah bagian dari sejarah saya, identitas saya, dan akan terus menemani saya, selalu," tutur Pirlo.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow