Arema FC Gagal ke Final Piala Presiden 2026 Usai Ditekuk Persebaya
Langkah Arema FC di ajang Piala Presiden 2026 terhenti pada babak semifinal. Skuad asuhan Marcos Santos tersebut harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), seperti dilansir dari Bola.
Kekalahan Singo Edan dipastikan oleh gol tunggal bek Persebaya, Yuran Fernandes, menjelang turun minum. Hingga laga usai, Arema FC tidak mampu membalas gol tersebut, sekaligus menyingkap persoalan tumpulnya barisan penyerang mereka.
Ketiadaan striker Gustavo Henrique akibat cedera otot paha sangat mempengaruhi ketajaman tim. Joel Vinicius yang dipercaya mengisi posisi lini depan dinilai belum mampu tampil maksimal serta lambat dalam mengatasi pengawalan pemain bertahan lawan.
Arema FC sendiri tidak memiliki opsi penyerang tengah lain setelah melepas Dedik Setiawan ke klub Liga 2, RANS Nusantara, pada musim ini. Kondisi tersebut membuat pilihan di sektor depan menjadi sangat terbatas.
Meski demikian, pelatih Marcos Santos enggan menyalahkan keadaan dan tetap mengapresiasi kerja keras seluruh anak asuhnya.
"Gustavo memang penting. Namun, secara keseluruhan, tim ini sudah bermain bagus. Sehingga kami lebih percaya diri saat ini," kata pelatih asal Brasil tersebut.
Penampilan Joel Vinicius mendapat sorotan kritis dari para pendukung di media sosial. Pemain yang dipertahankan sejak musim lalu itu dinilai kesulitan beradaptasi kembali, terlebih setelah ditinggal mitra duetnya, Dalberto Luan.
Arema FC masih menyisakan satu pertandingan tersisa untuk memperebutkan tempat ketiga melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (6/8/2026). Dalam laga mendatang, Gustavo Henrique dipastikan belum dapat tampil karena masih menjalani proses pemulihan cedera otot paha depan.
Meski absen bermain, Gustavo Henrique masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak Piala Presiden 2026 dengan koleksi 4 gol. Pesaing terdekatnya, Issam Al-Sabhi dari Port FC yang mencetak 3 gol, sudah tidak mungkin menambah pundi-pundi golnya karena timnya telah gugur di fase grup.
Ancaman terhadap gelar pencetak gol terbanyak kini datang dari Balsa Sekulic, Arlyansyah Abdulmanan, dan Yuran Fernandes yang sama-sama mengemas 2 gol. Ketiga pemain tersebut membutuhkan minimal dua gol tambahan pada laga pemungkas untuk menyamai atau melewati catatan gol penyerang Arema FC tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow