Arsenal Juara Liga Inggris Usai Manchester City Imbang Lawan Bournemouth

Smallest Font
Largest Font

Arsenal resmi menjuarai Premier League musim 2025/2026 setelah Manchester City ditahan imbang 1-1 oleh AFC Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.

Hasil tersebut memutus dominasi Manchester City dalam mempertahankan gelar juara liga, sekaligus mengakhiri puasa gelar kompetisi domestik tertinggi bagi Arsenal selama 22 tahun dengan menyisakan satu pertandingan.

Gelar juara dipastikan lepas dari genggaman Manchester City setelah gol penyeimbang dari Erling Haaland di masa injury time tidak mampu membalikkan keadaan, menyusul gol pembuka Bournemouth lewat Junior Kroupi pada menit ke-39.

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengungkapkan kekecewaan atas hasil minor yang diraih anak asuhnya karena faktor kelelahan akibat jadwal padat yang dijalani di penghujung musim kompetisi.

“A pertandingan yang sulit, kami sudah mengetahuinya. Kami sedikit kehilangan energi dan itu normal,” ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Guardiola menyoroti keuntungan fisik yang dimiliki oleh tim tuan rumah karena memiliki waktu istirahat dan persiapan taktik yang jauh lebih panjang dibandingkan skuad asuhannya.

“Mereka punya 12 hari untuk mempersiapkan pertandingan ini. Tim yang bermain dengan energi seperti itu tentu sangat merepotkan,” kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Kondisi fisik para pemainnya dinilai menurun akibat minimnya waktu pemulihan pascapertandingan sebelumnya, yang juga diperberat dengan keharusan melakukan perjalanan tandang.

“Kami hanya punya tiga hari, harus bepergian, dan tetap berjuang,” lanjut Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Kendati demikian, performa Manchester City diklaim sempat membaik pada paruh kedua laga lewat peluang dari Nico O’Reilly serta momentum yang melibatkan peninjauan ulang video alat bantu wasit.

“Di babak kedua kami memulai dengan sangat well, ada peluang Nico O’Reilly, lalu situasi offside Erling Haaland yang menurut saya seharusnya ditinjau VAR,” jelas Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Skuad asuhannya dinilai kehilangan kendali permainan setelah momen tersebut, sehingga gol balasan yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan menjadi sia-sia.

“Setelah momen itu, kami tidak mampu memberikan dampak yang kami butuhkan. Kami akhirnya mencetak gol, tetapi sudah terlambat,” ungkap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Meski gagal membawa pulang trofi, Guardiola memberikan apresiasi terhadap daya juang yang ditunjukkan oleh anak asuhnya sepanjang musim ini di tengah berbagai situasi sulit.

“Para pemain memberikan segalanya sepanjang musim ini, berjuang dalam situasi sulit sampai akhir. Kami sebenarnya sudah sangat dekat,” tutur Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat secara resmi kepada tim rival beserta seluruh jajaran staf kepelatihan atas keberhasilan memenangkan gelar juara musim ini.

“Atas nama Manchester City, saya mengucapkan selamat kepada Arsenal, Mikel, dan seluruh staf pelatih atas gelar Premier League yang memang layak mereka dapatkan,” ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Guardiola menutup komentarnya dengan melayangkan pujian khusus bagi performa dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Mikel Arteta dalam membangun tim Arsenal hingga menjadi juara.

“Dia bekerja sangat keras dan mencurahkan banyak usaha untuk itu. Selamat untuknya,” kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: bola.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow