Arsenal Juara Premier League Declan Rice Menangis untuk West Ham

Smallest Font
Largest Font

Keberhasilan Arsenal mengunci gelar juara Premier League mendatangkan perasaan yang berkecamuk bagi Declan Rice. Gelandang Timnas Inggris tersebut harus menyaksikan mantan klubnya, West Ham United, resmi turun kasta ke Championship di saat dirinya merayakan trofi juara.

Momen emosional tersebut terjadi di Selhurst Park sebelum upacara penyerahan piala dimulai. Seperti dikutip dari Bola, Rice baru saja membantu Arsenal meraih kemenangan 2-1 atas Crystal Palace pada Minggu (24-5-2026) sore waktu setempat.

Hasil positif ini sekaligus mengakhiri dahaga gelar juara Premier League bagi klub London Utara tersebut selama 22 tahun. Rice turut larut dalam kegembiraan dan mengangkat trofi di hadapan para pendukung Arsenal yang memadati stadion.

Meski demikian, kedukaan tidak dapat disembunyikan dari wajah sang pemain. Pada pertandingan lain di hari yang sama, West Ham United sebenarnya menumbangkan Leeds United dengan skor telak 3-0.

Namun, kemenangan tipis Tottenham Hotspur 1-0 atas Everton membuat posisi The Hammers tidak beranjak. West Ham United dipastikan terdegradasi akibat selisih dua poin.

Kepastian turunnya West Ham United disiarkan langsung melalui pengeras suara stadion Selhurst Park. Berdasarkan rekaman video suporter yang beredar, Rice spontan menepukkan kedua tangannya sebagai bentuk frustrasi setelah mendengar pengumuman itu.

Sikap yang ditunjukkan Rice di atas lapangan langsung memicu gelombang simpati dari para penggemar West Ham United di jagat maya.

"Sakit sekali melihat ini. Declan Rice baru tahu West Ham terdegradasi. Dia masih mencintai kami," tulis seorang suporter.

Suporter lain menambahkan:

"Dia benar-benar orang West Ham. Saya akan selalu menyukai pria itu."

Pernyataan Rice Mengenai Mantan Klub

Sebelum laga krusial menghadapi West Ham United pada 10 Mei lalu, Rice sempat mengutarakan relasi mendalamnya dengan klub yang membesarkan namanya tersebut.

Dalam sesi wawancara bersama Amazon Prime Sport, Rice menegaskan bahwa West Ham United memiliki andil besar dalam perjalanan karier sepak bolanya.

"Itu klub yang memberikan segalanya kepada saya. Tanpa West Ham, tidak akan ada saya, dan saya benar-benar percaya soal itu," ungkap Rice.

"Mereka memberi saya kesempatan ketika Chelsea tidak melakukannya. Banyak orang di sana benar-benar membantu perkembangan saya," imbuhnya.

Rice juga tidak bisa menyembunyikan kesedihannya melihat performa buruk West Ham United sepanjang musim ini.

"Sangat tidak menyenangkan melihat mereka berada di posisi seperti sekarang," ucapnya.

Internal West Ham United Memanas

Di samping kepastian degradasi, kondisi internal ruang ganti West Ham United dilaporkan tengah mengalami keretakan.

Kabar dari The Athletic menyebutkan bek Jean-Clair Todibo sempat terlibat adu mulut dengan manajer Nuno Espirito Santo. Insiden ini dipicu setelah kekalahan 1-3 dari Newcastle United pada pekan sebelumnya.

Todibo ditarik keluar oleh tim pelatih pada menit ke-25 untuk digantikan oleh Taty Castellanos. Keputusan pergantian cepat tersebut memicu kemarahan sang pemain bertahan.

Pemain asal Prancis itu awalnya meluapkan amarah kepada pelatih kiper, Rui Barbosa, sebelum akhirnya berkonfrontasi langsung dengan Nuno Espirito Santo.

Laporan dari The Athletic menambahkan bahwa Todibo bahkan menyatakan menolak untuk kembali merumput selama posisi manajer masih dipegang oleh Nuno Espirito Santo.

Buntut dari ketegangan internal ini membuat nama Todibo dicoret dari daftar susunan pemain saat West Ham United berhadapan dengan Leeds United.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow