Aurelio De Laurentiis Konfirmasi Tawaran Rp35 Triliun untuk Akuisisi Napoli
Presiden SSC Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengonfirmasi adanya penawaran bernilai fantastis dari investor asing yang ingin mengambil alih kepemilikan klub asal kota Naples tersebut.
Kabar mengenai ketertarikan investor luar negeri ini dikonfirmasi langsung oleh pria yang akrab disapa ADL itu, seperti dikutip dari Bola.
Napoli dilaporkan mendapatkan tawaran sebesar 2 miliar euro atau berkisar Rp35 triliun dari konsorsium Amerika Serikat yang dipimpin oleh Matt Rizzetta.
Meskipun manajemen Napoli memutuskan untuk menolak nilai penawaran tersebut, kelompok konsorsium tersebut dikabarkan tetap berusaha menjaga komunikasi untuk membuka peluang negosiasi lanjutan.
Bagi De Laurentiis, minat dari para pemodal internasional untuk membeli Partenopei bukan merupakan sesuatu yang mengejutkan atau baru pertama kali terjadi.
“Orang Amerika juga pernah mengajukan tawaran 900 juta dolar pada 2017,” ujar De Laurentiis.
“Saya berterima kasih kepada mereka dan mengatakan perjalanan kami masih panjang,” lanjutnya.
Selain ketertarikan dari pengusaha Amerika Serikat, De Laurentiis mengungkapkan bahwa utusan dari Timur Tengah juga sempat melayangkan penawaran serupa pada tahun 2021.
“Pada 2021, pihak Arab menawarkan 3,5 balans dolar untuk membeli Filmauro dan Napoli. Saya menjawab: ‘Lalu saya harus apa? Pensiun?’” katanya.
Pemimpin berusia 76 tahun tersebut menegaskan bahwa pengelolaan sebuah klub sepak bola profesional tidak dapat disamakan dengan bisnis komersial biasa yang hanya bertumpu pada kekuatan uang.
“Yang ingin saya katakan adalah ketertarikan seperti ini normal. Tetapi masalahnya bukan uang, melainkan apakah penerus saya nanti bisa memimpin dengan hati juga,” tegasnya.
“Ketika membuat film, Anda harus melakukannya dengan hati. Hal yang sama juga berlaku di sepak bola,” sambungnya.
Momen pengumuman tersebut disampaikan bersamaan dengan kepastian mundurnya Antonio Conte dari posisi pelatih kepala setelah melewati dua musim kerja sama.
Keputusan menyangkut masa depan kerja sama tersebut diklaim telah disepakati oleh kedua belah pihak sejak bulan April lalu.
“Anda tahu, sebuah siklus terkadang berakhir lebih cepat,” ujar ADL kepada Conte.
“Ini rumah Anda, tetapi mungkin Anda sudah tidak merasa tenang lagi. Bukan terhadap Napoli atau kota ini, tetapi terhadap liga yang memaksa Napoli menghadapi situasi tertentu,” lanjutnya.
De Laurentiis turut menyoroti ketimpangan daya saing finansial yang dialami oleh kontestan kompetisi domestik Italia dibandingkan dengan kekuatan finansial tim-tim raksasa Eropa lainnya.
“Napoli tidak bisa menjadi PSG, Real Madrid, Barcelona, Bayern Munich, atau lima klub besar Inggris. Kami harus menghormati anggaran dan tidak bisa melampauinya,” katanya.
“Idealnya kami ingin terus bersaing, tetapi kualitas permainan di Liga Italia juga sudah menurun drastis,” tambahnya.
Persiapan Menuju Rotasi Skuad Baru
Evaluasi menyeluruh pasca-kepergian Conte langsung dilakukan untuk menjaga kedalaman komposisi tim dalam menyambut kompetisi musim depan.
“Kami punya tim yang kuat dan banyak pemain akan kembali,” ujar De Laurentiis.
“Mungkin beberapa pemain tidak cocok dengan gaya bermain Conte, tetapi bisa sangat cocok untuk pelatih baru nanti,” tutupnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow