Barcelona Awali Musim 2026-27 dengan Target Pertahankan Gelar La Liga

Smallest Font
Largest Font

Barcelona memasuki musim 2026-27 dengan tingkat kepercayaan diri tinggi setelah tampil dominan di Spanyol di bawah kepemimpinan pelatih Hansi Flick, seperti dilansir dari Bola. Tantangan besar kini menanti klub Katalan tersebut karena Real Madrid kembali ditangani Jose Mourinho untuk merebut posisi teratas liga. Ambisi utama Blaugrana adalah mempertahankan gelar La Liga sekaligus membuka periode kejayaan baru di kompetisi domestik.

Jika kembali meraih trofi juara, mereka berpeluang menjadi tim pertama sejak era Pep Guardiola yang memenangi tiga gelar La Liga secara beruntun.

Target klub juga meluas ke tingkat Eropa dengan menjadikan Liga Champions sebagai prioritas utama berikutnya. Setelah 11 tahun absen dari partai final, Hansi Flick mengemban tugas berat untuk mengembalikan Barcelona ke status penguasa benua Eropa.

Penguatan komposisi tim menjadi bagian penting dari rencana musim ini melalui kedatangan Rodri dan Anthony Gordon untuk menambah kedalaman skuad. Selain itu, Karim Adeyemi dan Jesse Bisiwu disiapkan untuk memperkaya pilihan di sektor penyerangan tim.

Langkah rekrutmen ini sekaligus merespons kebutuhan tim yang mendesak setelah terjadinya cedera pada Frenkie de Jong. Manajemen mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Marcus Rashford, serta dapat dimainkan sebagai penyerang tengah jika transfer Julian Alvarez gagal terwujud. Karim Adeyemi diboyong dari Borussia Dortmund guna memberikan tambahan kecepatan di lini depan, sementara Jesse Bisiwu yang berusia 18 tahun diproyeksikan berkembang secara bertahap.

Kehadiran Rodri dari Manchester City menjadi tambahan terbesar di lini tengah untuk memberikan kontrol permainan dan menjaga keseimbangan tim.

Ancaman Madrid dan Persaingan di Liga Champions

Peluang mencatatkan sejarah baru terbuka lebar jika Barcelona mampu mengamankan kembali trofi juara domestik musim ini. Di sisi lain, Real Madrid memulai fase baru di bawah arahan Jose Mourinho dengan motivasi besar untuk mengakhiri masa-masa sulit mereka. Kondisi tersebut menuntut Barcelona menjaga konsistensi agar keunggulan yang telah dibangun dalam dua musim terakhir tidak lenyap.

Kesuksesan di tingkat domestik dinilai belum cukup untuk menyamai standar emas yang pernah dicapai pada era Guardiola.

Barcelona terakhir kali mengangkat trofi Liga Champions pada 2015 dan belum berhasil kembali melangkah ke pertandingan puncak sejak saat itu. Meskipun demikian, peluang menembus fase akhir tetap terbuka setelah mereka konsisten mencapai perempat final dalam tiga edisi terakhir.

Langkah mereka sebelumnya sempat terhenti secara dramatis di tangan Liverpool pada babak semifinal edisi 2019. Klub-klub elite seperti Bayern Munchen dan Real Madrid diprediksi menjadi rintangan berat dalam perjalanan berburu trofi Eropa.

Dengan skuad yang semakin solid, musim 2026-27 menjadi momen penting bagi Hansi Flick untuk mengukir sejarah baru bersama Barcelona.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed