Bojan Hodak Tinggalkan Persib Bandung Tanpa Seremoni Perpisahan Resmi

Smallest Font
Largest Font

Kepergian Bojan Hodak dari kursi pelatih kepala Persib Bandung menyisakan rasa haru sekaligus tanda tanya besar bagi para pendukung. Sosok yang sukses membawa Maung Bandung meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi Indonesia tiga musim beruntun ini menyudahi masa baktinya tanpa prosesi perpisahan resmi. Dikutip dari Bola, manajemen tim kebanggaan Jawa Barat tersebut diketahui tidak menyiapkan agenda pelepasan khusus untuk sang juru taktik asal Kroasia.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan mengonfirmasi bahwa seluruh elemen klub sebelumnya fokus pada pemburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026.

“Semuanya memang fokus dulu ke juara. Ya, agak susah cari momen yang tepatnya gitu karena kami baru dipastikan juara setelah pluit ditiupkan,” jelas Adhitia. Kondisi ini membuat manajemen kesulitan mengatur waktu luang untuk mengadakan acara formal bersama Bojan Hodak.

“Jadi kayaknya mau ngatur waktunya tuh beda lah kalau klub sudah juara mungkin lebih enak ngomongnya,” ujarnya. Adhitia membantah anggapan bahwa manajemen kurang memberikan apresiasi terhadap dedikasi Bojan Hodak selama menukangi tim.

“Intinya memang momennya enggak ada dan berjalan begitu aja. Fokus utama klub juara dan Bojan juga punya fokus yang sama, juara gitu,” ucapnya. Setelah memastikan trofi tertinggi, agenda Persib langsung padat dengan serangkaian acara perayaan termasuk pawai juara bersama para pendukung. “Akhirnya momennya baru ada di hari Senin (25/5/2026) karena Minggu (24/5/2026) kita pawai, capek lah segala macam, Senin baru bisa selesai,” tambah Adhitia.

Persib Bandung memastikan status juara BRI Super League 2025/2026 sekaligus mempertahankan dominasi mereka di kompetisi domestik.

Walau sudah tidak lagi mengisi posisi pelatih utama, Bojan Hodak kini memegang peran baru di jajaran internal manajemen klub. Ia kini ditunjuk untuk menempati jabatan baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor. Terkait keberadaan klausul khusus jika ada tawaran dari klub lain di kemudian hari, pihak manajemen enggan memberikan rincian lebih lanjut.

“Itu yang bisa jawab legal sama top manajemen lah. Saya enggak dalam porsinya untuk menjawab itu,” kilahnya dengan tegas.

Sebagai bentuk perpisahan personal, Bojan Hodak hanya menggelar acara makan bersama Komisaris PT PBB, Umuh Muchtar, beserta seluruh pemain dan ofisial di sebuah restoran kawasan Tanjungsari, Sumedang.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow