Candaan Gianni Infantino Soal Kegagalan Timnas Italia Picu Reaksi Keras

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Komentar Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengenai kegagalan Timnas Italia melaju ke Piala Dunia 2026 memicu reaksi keras di negara tersebut. Dilansir dari Bola, sejumlah politisi Italia menilai ucapan tersebut merendahkan tim nasional dan tidak pantas disampaikan oleh seorang pimpinan tertinggi badan sepak bola dunia.

Infantino menuai kritik tajam setelah melontarkan candaan mengenai peluang Italia tampil di turnamen mendatang. Ia menyebut bahwa FIFA bisa saja memperluas jumlah peserta hingga 208 negara demi memastikan Gli Azzurri ikut serta.

Pernyataan tersebut terlontar di tengah situasi sulit bagi sepak bola Italia. Timnas Italia dipastikan absen dari putaran final Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan dari Bosnia dan Herzegovina pada laga final play-off akhir Maret lalu.

Hasil buruk ini membuat Italia mencatatkan sejarah kelam karena absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun. Dampak dari kegagalan ini juga memicu eksodus besar-besaran di jajaran manajemen tim.

Pelatih kepala Gennaro Gattuso, kepala delegasi Gianluigi Buffon, serta Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina memilih mundur dari posisi mereka. Hingga saat ini, posisi lowong yang ditinggalkan oleh ketiganya masih belum terisi.

Bagi publik Italia, kegagalan ini menjadi pukulan telak yang menyakitkan. Tindakan Infantino yang menjadikan situasi tersebut sebagai lelucon dinilai justru memperkeruh suasana.

Dalam sesi wawancara bersama CazeTV, Infantino awalnya mengulas rencana mengenai penambahan jumlah tim peserta di Piala Dunia.

"Kami sudah mengevaluasi kemungkinan memperluas turnamen menjadi 64 tim agar lebih banyak negara di dunia bisa terlibat," ujarnya.

Wacana tersebut diklaim sudah diajukan kepada Dewan FIFA untuk pembahasan lebih lanjut.

"Masalah itu sudah diajukan kepada Dewan FIFA. Namun, untuk saat ini, mari kita nikmati edisi pertama dengan 48 tim. Mungkin Italia bisa lolos jika pesertanya 64 tim, atau kami bahkan bisa meningkatkannya menjadi 208 tim untuk memastikan mereka ikut," kata Infantino sambil bercanda.

Kecaman dari Parlemen Italia

Respons negatif langsung bermunculan dari berbagai pihak di Italia setelah wawancara tersebut beredar luas. Anggota parlemen Italia dari Movimento 5 Stelle, Gaetano Amato, menjadi salah satu tokoh yang mengecam keras sindiran tersebut.

"Apakah Gianni Infantino mengira dirinya lucu saat bercanda mengenai kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia?" kata Amato.

Amato mengingatkan posisi Infantino yang merupakan pejabat publik di dunia sepak bola, bukan sekadar penonton biasa.

"Kita harus ingat bahwa ia tidak sedang berbicara sebagai suporter di sebuah bar, melainkan sebagai Presiden FIFA. Jabatan yang juga ia peroleh berkat dukungan federasi Italia dan seharusnya menuntut keseimbangan serta rasa hormat," cetusnya.

Menurut Amato, masyarakat Italia sudah sangat memahami keterpurukan prestasi yang dialami oleh tim nasional mereka tanpa perlu diingatkan lewat sindiran.

"Tidak ada yang lebih malu daripada kami melihat kemunduran tim nasional dan bencana yang sedang dialami sepak bola Italia saat ini. Kami tidak memerlukan lelucon murahan darinya untuk menyadari hal tersebut," ucap Amato.

Ia juga menilai tindakan melontarkan candaan tersebut telah melewati batas etika seorang pemimpin federasi internasional.

"Mengejek Italia adalah tindakan yang merendahkan, terutama jika dilakukan oleh seseorang yang seharusnya mewakili sepak bola dunia, termasuk Italia."

Amato mendesak otoritas terkait untuk segera mengambil tindakan dan menyuarakan protes resmi terhadap pernyataan tersebut.

"Rasa malu terkait kondisi Gli Azzurri adalah persoalan yang serius. Komentar Presiden FIFA bahkan lebih serius lagi. Abodi, tolong suarakan sikap Anda," tegas Amato.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed