Casemiro Resmi Bergabung dengan Inter Miami Bebas Transfer
Gelandang asal Brasil, Casemiro, dipastikan memulai babak baru dalam kariernya usai sepakat untuk berlabuh ke klub Major League Soccer (MLS), Inter Miami. Kepindahan pemain berusia 34 tahun tersebut berstatus bebas transfer setelah masa baktinya bersama Manchester United berakhir pada penutupan musim lalu. Kabar kesepakatan antara mantan pemain Real Madrid ini dan manajemen Inter Miami dikonfirmasi oleh pakar transfer Fabrizio Romano.
Ia menyematkan frasa khas "Here We Go!" untuk menegaskan bahwa seluruh proses negosiasi kepindahan sang pemain kini telah rampung sepenuhnya, seperti dilansir dari Bola. Sebelum keputusan ini diambil, Casemiro sebenarnya sempat memperlihatkan peningkatan performa yang cukup signifikan pada paruh kedua musim 2025/2026. Di bawah kendali manajer Michael Carrick, ia membentuk duet kokoh di lini tengah Setan Merah bersama pemain muda Kobbie Mainoo.
Skema 4-2-3-1 yang diterapkan Carrick terbukti mampu memaksimalkan potensi terbaik Casemiro ketimbang formasi 3-4-2-1 pada era kepelatihan Ruben Amorim. Pemilik lima gelar Liga Champions itu bahkan turut menyumbang lima gol lewat situasi bola mati dan mengembalikan akurasi distribusi bolanya pada fase akhir musim.
Meskipun penampilannya memicu nyanyian dukungan dari para suporter di Old Trafford, manajemen INEOS dan Casemiro tetap sepakat untuk tidak mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak selama satu tahun. Keputusan tersebut diambil guna mengurangi beban gaji klub, mengingat pendapatan Casemiro dapat menembus 350 ribu paun per minggu usai mengamankan tiket Liga Champions. Proses negosiasi menuju Amerika Serikat sempat mengalami penundaan lantaran regulasi MLS terkait discovery rights yang dipegang oleh LA Galaxy. Hal tersebut memaksa Inter Miami harus merogoh kocek sekitar 750 ribu paun sebagai dana kompensasi guna menyelesaikan hak prioritas tersebut.
Sebelum memilih menetap di Miami, Casemiro sempat menarik minat dari beberapa klub Serie A Italia serta menerima penawaran bernilai tinggi dari Arab Saudi. Kendati demikian, faktor kemiripan budaya dan geografis Miami dengan negara asalnya menjadi alasan utama sang gelandang mantap memilih berkarier di MLS.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow