Enrique Riquelme Tantang Florentino Perez dalam Pemilihan Presiden Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Kursi kepemimpinan Real Madrid menghadapi situasi baru setelah Enrique Riquelme resmi menjadi penantang Florentino Perez dalam pemilihan presiden klub yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu mendatang, seperti dilansir dari Bola.

Persaingan ini menjadi momen pertama dalam dua dekade terakhir di mana Perez harus menghadapi rival politik setelah memutuskan untuk menggelar pemungutan suara di Santiago Bernabeu.

Di tengah masa kampanye yang singkat, Riquelme memicu kontroversi dengan melontarkan pernyataan keras terkait rival abadi klub mereka, Barcelona, dalam sebuah sesi wawancara podcast.

"I ingin melihat Barcelona bermain di divisi dua. Saya akan sangat senang jika itu terjadi. Saya tidak punya masalah dengan hal tersebut, dan saya akan bahagia melihatnya. Dan itu bukan bentuk penghinaan," ujar Enrique Riquelme, Calon Presiden Real Madrid.

Riquelme menegaskan ketidaksukaannya secara terbuka terhadap klub asal Katalonia tersebut dan menyatakan tidak keberatan jika sang rival mendapati nasib buruk.

"Saya juga ingin Barcelona menghilang. Saya tidak akan punya masalah dengan itu," lanjut Enrique Riquelme, Calon Presiden Real Madrid.

Selain menyuarakan sentimen negatif terhadap Barcelona, Riquelme menuduh Perez pernah memberikan bantuan komersial saat sang rival sedang mengalami krisis keuangan di masa lalu.

"Pada setiap kesempatan ketika mereka sedang terpuruk. Jika saya berada di sana saat itu, saya bisa memastikan bukan hanya tidak akan membantu mereka, saya bahkan tidak akan mengulurkan tangan," kata Enrique Riquelme, Calon Presiden Real Madrid.

Ia juga menyoroti dugaan skandal yang melibatkan kubu Barcelona dengan mantan petinggi komite wasit sebagai dasar untuk tidak menjalin hubungan bisnis yang sehat.

"Rivalitas memang harus sehat, tetapi berbeda ceritanya jika Anda bersaing dengan pihak yang diduga menggunakan uang untuk membayar wakil presiden komite wasit," imbuh Enrique Riquelme, Calon Presiden Real Madrid.

Kritik Riquelme tidak berhenti pada Barcelona, melainkan berlanjut pada tata kelola internal Real Madrid di bawah kepemimpinan Perez yang dinilai sarat kepentingan bisnis pribadi.

"Melalui perusahaan pribadinya, serta berbagai bisnis baru yang ia miliki, dia menagih Real Madrid secara langsung maupun tidak langsung untuk berbagai hal," ujar Enrique Riquelme, Calon Presiden Real Madrid.

Riquelme menutup pernyataannya dengan menyoroti keterlibatan Perez dalam proyek luar klub yang dianggap menguntungkan finansial sang petahana sendiri.

"Dia terlibat dalam proyek Super League karena menjadi pemegang saham perusahaan yang membentuk kompetisi itu. Dia juga terlibat dalam proses privatisasi yang sedang dijalankannya sendiri," cetus Enrique Riquelme, Calon Presiden Real Madrid.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed