Enrique Riquelme Tantang Florentino Perez dalam Pemilihan Presiden Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Persaingan langka terjadi dalam pemilihan presiden Real Madrid akhir pekan ini. Florentino Perez menghadapi penantang untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir.

Sosok yang menjadi penantang kursi nomor satu di klub raksasa Spanyol tersebut adalah Enrique Riquelme, seperti dikutip dari Bola.

Florentino Perez tetap menjadi favorit kuat untuk melanjutkan kepemimpinannya yang sudah berlangsung sejak 2009. Namun, Riquelme berusaha meyakinkan para anggota klub bahwa dirinya layak menjadi alternatif menjelang pemungutan suara pada Minggu mendatang.

Di tengah proses pemilihan, kubu Perez dikabarkan terus bergerak di balik layar. Sejumlah kesepakatan dilaporkan telah dicapai dengan Jose Mourinho, Ibrahima Konate, dan Denzel Dumfries.

Dumfries bahkan disebut akan bergabung dari Inter Milan dalam transfer senilai 20 euro.

Riquelme juga mengklaim telah menyiapkan rencana ambisius jika berhasil memenangkan pemilihan. Dalam wawancara di program El Hormiguero yang dikutip Diario AS, ia berjanji mendatangkan Erling Haaland ke Santiago Bernabeu.

Penyerang Manchester City itu dinilai Riquelme sebagai sosok yang dibutuhkan Real Madrid untuk memperkuat lini depan. Komunikasi dengan perwakilan sang pemain juga diakuinya telah berjalan.

"Dia pemain hebat, bermain di posisi yang memang perlu diperkuat Madrid," kata Riquelme, Rabu waktu setempat.

"Kami sudah berbicara dengan agennya. Kami harus menghormati klubnya saat ini, tetapi jika saya menjadi presiden, dia akan bermain untuk Madrid. Saya akan melakukan segala cara yang memungkinkan."

Target Rekrutan Rodri Hernandez

Riquelme tidak hanya membidik Haaland, tetapi juga memasukkan nama Rodri Hernandez ke dalam daftar targetnya. Gelandang Manchester City itu akan ikut direkrut apabila dirinya memenangkan pemilihan.

Jaminan pribadi bahkan berani diberikan oleh Riquelme apabila janji tersebut gagal diwujudkan.

"Saya sudah berjanji melalui dokumen notaris bahwa jika saya menjadi presiden, tidak ada bagian klub yang akan dijual. Klub ini akan tetap menjadi milik para anggotanya," ujarnya.

"Saya memang tidak memiliki rekam jejak seperti Florentino karena saya belum pernah menjadi presiden. Karena itu, saya menjanjikan dua pemain yang sudah saya umumkan tersebut. Saya juga telah menandatangani jaminan notaris atas nama pribadi saya."

"Jika saya gagal memenuhi janji itu, saya akan membayar 100 persen iuran seluruh 100.000 anggota Real Madrid. Haaland memiliki klausul dan dia ingin datang ke Real Madrid," lanjutnya.

Mengulang Strategi Politik Florentino Perez

Pendekatan politik internal Real Madrid berupa janji transfer besar sebenarnya bukan hal baru. Florentino Perez menggunakan strategi serupa saat pertama kali mencalonkan diri pada tahun 2000 dengan menjanjikan perekrutan Luis Figo dari Barcelona.

Perez kala itu mampu menepati janjinya dan menghadirkan salah satu transfer paling kontroversial dalam sejarah sepak bola Spanyol.

Strategi mirip kini digunakan oleh sosok yang berusaha menggusur Perez dari kursi presiden, setelah 26 tahun berlalu.

Ketertarikan Real Madrid terhadap Haaland sudah lama menjadi rahasia umum. Klub ibu kota Spanyol itu mengagumi striker Timnas Norwegia tersebut, meski belum pernah berhasil membawanya ke Bernabeu.

Riquelme yakin dirinya mampu mewujudkan transfer yang selama ini gagal direalisasikan Madrid. Kepastian mengenai realisasi janji tersebut masih harus menunggu hasil pemungutan suara akhir pekan ini.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed