Enzo Maresca Siapkan Formasi Baru Manchester City Gantikan Pep Guardiola
Manchester City dikabarkan bersiap membuka lembaran baru bersama Enzo Maresca. Jurutaktik berpaspor Italia berusia 46 tahun tersebut diplot sebagai pengganti Pep Guardiola. Kabar mengenai kepergian Pep Guardiola dari Etihad Stadium pada akhir musim ini santer terdengar.
Padahal, pelatih asal Spanyol itu masih terikat kontrak hingga Juni 2027. Guardiola telah menukangi Manchester City sejak 2016. Selama masa kepemimpinannya, ia mempersembahkan banyak gelar, termasuk titel Premier League empat musim beruntun, seperti dikutip dari Bola.
Pada musim ini, Pep Guardiola gagal membawa tim meraih gelar Premier League karena kalah bersaing dengan Arsenal dan tersingkir dari Liga Champions. Namun, ia tetap memberikan trofi Piala FA dan Carabao Cup.
Manajemen Manchester City kini menaruh harapan besar kepada Enzo Maresca. Eks nakhoda Chelsea dan Leicester City tersebut diyakini mampu merealisasikan target besar pada musim 2026/2027. Kehadiran Enzo Maresca diprediksi bakal mengubah susunan pemain utama sekaligus filosofi permainan. Ia berpotensi menerapkan formasi 4-2-3-1 seperti yang pernah diusung saat menakhodai Chelsea.
Sektor penjaga gawang diperkirakan tetap aman. Manchester City tampaknya tidak akan mengganti kiper utama mereka setelah musim debut di Liga Inggris yang berjalan sangat baik. Maresca merupakan tipe pelatih yang gemar membangun serangan dari lini belakang. Karakteristik ini membuat peran penjaga gawang utama akan menjadi lebih krulial.
"Jika kiper bermain bertahan, saya akan menggantinya," kata Maresca saat masih melatih Chelsea. Di sisi lain, James Trafford yang pernah bermain di bawah asuhan Maresca pada tim Manchester City U-21 dinilai cocok dengan gaya tersebut. Namun, statusnya sebagai kiper andalan turnamen domestik masih harus dilihat.
Perubahan besar berpotensi terjadi di posisi bek kanan karena tidak adanya bek kanan murni. Matheus Nunes tampil apik di posisi tersebut musim ini, tetapi kelanjutannya tanpa Guardiola masih dipertanyakan.
Kondisi ini membuat manajemen harus mendatangkan wajah baru. Manchester City terus dikaitkan dengan Tino Livramento dari Newcastle yang berpeluang dilepas setelah klubnya gagal lolos ke Eropa.
Untuk posisi bek tengah, Marc Guehi dan Abdukodir Khusanov diproyeksikan menjadi pilar masa depan. Khusanov, bek Timnas Uzbekistan, kian menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain berharga di lini belakang. Stok lini belakang mereka masih menyisakan Ruben Dias yang berpengalaman.
Kendati demikian, kepergian John Stones dan Nathan Ake pada musim panas membuat tim memerlukan penguatan tambahan. Sementara itu, Josko Gvardiol tampaknya akan tetap dipertahankan pada posisi bek kiri. Pilihan ini diambil mengingat investasi besar yang telah dikeluarkan klub untuk bek tengah lain dalam beberapa tahun terakhir.
Perombakan Lini Tengah dan Sektor Gedor
Sektor gelandang bertahan terancam kehilangan pilar penting. Rodri santer dikabarkan menjadi incaran Real Madrid yang sedang membutuhkan pengatur permainan baru.
"Tidak ada satu pun pemain yang akan menolak kesempatan untuk bermain untuk Real Madrid," kata Guardiola kepada wartawan menanggapi isu Rodri ke Real Madrid. Jika Rodri benar-benar pergi mengikuti Guardiola, Elliot Anderson dinilai menjadi pengganti yang tepat. Anderson memiliki kekuatan fisik, atletis, dan stamina yang dibutuhkan untuk mengisi posisi tersebut.
Di lini tengah, perpisahan dengan Bernardo Silva sudah dipastikan. Situasi ini memicu rumor ketertarikan klub terhadap Enzo Fernandez untuk menambah kedalaman skuad. Manchester City sebenarnya masih memiliki opsi lain seperti Mateo Kovacic dan Rico Lewis. Selain itu, posisi asli Matheus Nunes sebenarnya berada di sektor gelandang.
Kehadiran pemain bertenaga seperti Anderson bakal memberikan ruang bagi pemain teknis seperti Nico O'Reilly atau Phil Foden. Keduanya dapat dipasangkan dalam formasi double pivot kesukaan Maresca. Bergeser ke sektor sayap kanan, Antoine Semenyo diprediksi memegang peran krusial.
Gol kemenangannya di final Piala FA menjadi pembuktian awal yang menjanjikan. Untuk posisi gelandang serang, Rayan Cherki menjadi opsi yang menarik. Kendati Maresca dikenal keras, pemain Timnas Prancis ini menawarkan gaya main yang menghibur, dengan Phil Foden sebagai alternatif utama.
Foden sendiri dipastikan masuk dalam rencana jangka panjang klub setelah memperpanjang kontrak hingga 2030. Di sisi kiri, Jeremy Doku yang telah berkembang menjadi pemain menentukan bakal tetap diandalkan.
Pada posisi ujung tombak, Erling Haaland dipastikan tidak akan tergeser. Striker paling berbahaya di dunia tersebut tetap menjadi top scorer dengan catatan 27 gol meski tim sempat kesulitan musim ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow