Manchester City Tunjuk Enzo Maresca Gantikan Pep Guardiola
Manchester City dilaporkan telah menetapkan figur baru untuk mengisi posisi manajer. Nama Enzo Maresca kini tengah dinantikan pengumuman resminya sebagai nakhoda anyar The Citizens.
Langkah krusial ini diambil manajemen klub setelah Pep Guardiola memutuskan menyudahi masa baktinya. Pelatih asal Spanyol tersebut menyudahi era satu dekade penuh prestasi di Manchester.
Seperti dikutip dari Bola, laga pamungkas Guardiola bersama Man City terjadi saat timnya takluk 1-2 dari Aston Villa dalam partai penutup Premier League yang tidak lagi menentukan.
Momen perpisahan emosional telah digelar di Etihad Stadium dengan dihadiri lebih dari 60 ribu pendukung. Setelah itu, Man City mengadakan pawai juara domestik musim 2025/2026 di pusat kota sebelum ditutup di Co-op Live.
Guardiola diketahui telah mengemas seluruh barang pribadinya dan meninggalkan kota Manchester. Ia memilih untuk mengambil waktu istirahat yang panjang dari aktivitas kepelatihan.
Jurnalis spesialis transfer pemain, Fabrizio Romano, mengonfirmasi bahwa Man City bergerak taktis untuk mengamankan tanda tangan Enzo Maresca sebagai suksesor.
Mantan juru taktik Chelsea itu dikabarkan telah menyepakati kontrak kerja dengan durasi tiga tahun di Etihad Stadium.
Durasi kontrak ini serupa dengan momen awal kedatangan Guardiola ke Man City pada musim panas 2016 silam.
Ikatan kerja sama yang berjalan hingga tahun 2029 tersebut disinyalir memberikan otoritas lebih besar bagi Maresca dalam menentukan kebijakan transfer pemain.
Kondisi ini terhitung kontras dengan situasi yang dihadapi pria asal Italia tersebut sewaktu menukari Chelsea.
Melalui laporan Romano, era kepemimpinan Maresca di City akan segera bergulir walau manajemen belum meluncurkan pernyataan resmi.
Pascapertandingan terakhirnya, Guardiola sempat menegaskan komitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada figur penggantinya kelak.
"Ketika klub memberi tahu saya siapa orangnya, tentu saya akan meneleponnya," kata Guardiola dalam konferensi pers setelah pertandingan.
"Saya akan mengatakan kepadanya: jadilah diri sendiri dan klub akan mendukung Anda tanpa syarat."
"Itu pujian terbesar atau keberuntungan terbesar yang dimiliki semua pelatih di sini. Anda akan dilindungi pada masa-masa sulit lebih dari klub lain mana pun," ujarnya.
"Jadilah diri sendiri, bebaslah, jalankan ide Anda. Bekerja keras dan semuanya akan baik-baik saja," imbuhnya.
Keputusan Man City menjatuhkan pilihan pada Maresca didasari atas keinginan mencari sosok yang memahami kultur kerja internal klub.
Maresca bukan sosok asing di Etihad karena ia pernah mengemban tugas sebagai pelatih akademi sekaligus asisten Guardiola di tim utama.
Pada musim 2020/2021, ia sukses mempersembahkan gelar Premier League 2 bagi tim Elite Development Squad Manchester City.
Ia juga terlibat dalam jajaran staf kepelatihan saat The Citizens mengamankan status treble winner pada musim 2022/2023.
Rekam jejak kepelatihannya berlanjut ke Leicester City dengan meraih trofi Championship sebelum akhirnya berlabuh ke Chelsea.
Sewaktu menangani Chelsea, ia sukses menyumbang gelar Conference League serta trofi Piala Dunia Antarklub FIFA pada 2025.
Melalui rentetan pencapaian itu, manajemen Man City memandang Maresca sebagai pilihan paling rasional untuk mengawal warisan skuad Guardiola.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow