Film Animasi Garuda Di Dadaku Siap Tayang Bioskop Juni 2026

Smallest Font
Largest Font

Karya sinema animasi keluarga bertajuk Garuda Di Dadaku siap menyapa para pencinta film di bioskop seluruh Indonesia mulai 11 Juni 2026. Peluncuran layar lebar ini bertepatan dengan momen pembukaan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dilansir dari Bola, tayangan ini merangkum kisah Putra (Keanu Azka), bocah lelaki yang bercita-cita menjadi penggawa tim nasional Indonesia.

Sinema tersebut merekam perjalanan emosional seputar rasa takut, keraguan, hingga kegagalan dalam menggapai impian besar. Putra menjalani petualangannya didampingi Gaga (Kristo Immanuel), sosok Garuda magis berukuran kecil yang membantunya menemukan keberanian. Karakter Naya (Quinn Salman) juga hadir sebagai sahabat setia yang mendampingi perjuangan tokoh utama.

“Bagi saya, Garuda Di Dadaku lahir dari pengalaman yang sangat personal. Saya percaya setiap anak pernah merasa tidak cukup baik, pernah takut gagal, atau merasa mimpinya terlalu jauh untuk diraih. Saya juga pernah merasakan hal yang sama. Dan sering kali yang membuat kita terus melangkah bukan karena kita tiba-tiba menjadi berani, tetapi karena ada seseorang yang lebih dulu percaya pada kita,” ujar sutradara Ronny Gani.

Proyek layar lebar ini menjadi wadah kolaborasi berskala besar bagi ekosistem kreatif domestik. Ratusan talenta dari berbagai disiplin serta studio animasi ikut andil dalam menyusun narasi yang lekat dengan kehidupan keluarga. KAWI Animation bertindak sebagai rumah produksi utama. Mereka bersinergi dengan Imaji Studio, Manimonki Studio, Leomotions Studio, Robot Playground Media, Ayena Studio, BRD Studio, Bara Studio, AtomicTune Studio, Loom Creations, Moving Things Production, IMV Studio, Shark Animation, LiteFX, serta Brown Bag Films Bali.

“Sebagai orang tua, kadang kita lupa bahwa satu kalimat sederhana, satu bentuk dukungan kecil, bisa menentukan apakah seorang anak berani melangkah atau memilih menyerah. Garuda Di Dadaku adalah pengingat bahwa kepercayaan yang kita berikan hari ini bisa menjadi bagian penting dari mimpi besar mereka di masa depan,” ujar produser Shanty Harmayn.

Menembus Nominasi Festival Internasional

Sajian visual ini juga menuai apresiasi positif di panggung global sebelum resmi dirilis secara masif. Sinema tersebut berhasil masuk dalam jajaran nominasi kategori Animation pada Golden Goblet Awards di Shanghai International Film Festival 2026.

Karya anak bangsa ini berkompetisi dengan deretan produk animasi dari Brazil, Swedia, Norwegia, Denmark, Prancis, Spanyol, Chile, dan Argentina. Pencapaian tersebut menjadi batu loncatan penting bagi industri kreatif tanah air di tingkat dunia.

Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson bertindak sebagai produser untuk menginterpretasikan kekayaan intelektual legendaris milik Salman Aristo dan Shanty Harmayn. Posisi produser pelaksana diamanahkan kepada Dewi Rosma.

Dukungan Tim Kreatif dan Pengisi Suara

Jajaran tim kreatif inti diisi oleh R. Katamsi selaku Art Director dan Dimas Yoga MK selaku Animation Director. Kinerja visual diperkuat oleh Herwin Arkiando sebagai 3D Asset Supervisor serta Dika Irami sebagai Lighting, Render & Compositing Supervisor.

Deretan aktor dan figur publik yang mengisi suara karakter meliputi Keanu Azka, Kristo Immanuel, Quinn Salman, Ibnu Jamil, Revalina S. Temat, Sal Priadi, Ringgo Agus Rahman, Rizky Ridho, Zee Asadel, Oki Rengga, Emir Mahira, dan Bima Sena.

Aransemen musik juga dirancang khusus lewat dua lagu tema orisinal. Lagu “Garuda Di Dadaku” dilantunkan oleh Isyana Sarasvati, sedangkan trek bertajuk “Bersama Sang Garuda” dinyanyikan oleh Quinn Salman.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed