Gaikindo Rilis Data Penjualan MPV Listrik Januari-Mei 2026

Smallest Font
Largest Font

Pasar kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) berbasis baterai di Indonesia menawarkan pilihan yang semakin beragam bagi konsumen. Rentang produk yang tersedia kini mencakup kelas menengah hingga premium dengan penawaran harga yang kompetitif.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari hingga Mei 2026, persaingan di segmen ini menunjukkan performa yang menjanjikan dari sejumlah produsen. BYD M6 tercatat masih memimpin perolehan angka distribusi di pasar domestik.

Data yang dihimpun menunjukkan pergerakan angka penjualan yang bervariasi pada setiap model kendaraan keluarga ramah lingkungan tersebut sepanjang lima bulan pertama tahun ini.

Daftar Penjualan MPV Listrik di Indonesia Januari-Mei 2026
PeringkatModelPenjualan Januari-Mei 2026Kenaikan dari April
BYD M65.017 unit+197 unitWuling Cortez Darion EV
2.765 unit+234 unitDenza D92.359 unit
+210 unitXpeng X9744 unit+52 unit
Aletra L8257 unit+89 unitMaxus Mifa 9
109 unit+15 unitVW ID. Buzz65 unit
+15 unitMaxus Mifa 75 unitStagnan

Dominasi BYD M6 di Sektor Kendaraan Keluarga

Dikutip dari Moladin, BYD M6 mempertahankan posisinya sebagai model MPV listrik paling laris dengan total distribusi mencapai 5.017 unit. Kendaraan yang dipasarkan pada rentang harga Rp383 juta hingga Rp433 juta ini memperoleh tambahan pasokan sebanyak 197 unit selama Mei 2026.

Kombinasi ruang kabin yang luas serta penargetan harga yang strategis menjadi faktor pendorong utama bagi model ini dalam memikat minat konsumen di sektor mobil keluarga.

Wuling Cortez Darion EV menempel di posisi kedua dengan total penjualan kumulatif sebesar 2.765 unit. Model ini mencatatkan pertumbuhan bulanan tertinggi pada Mei 2026 setelah mendistribusikan tambahan sebanyak 234 unit.

Langkah strategis menyuguhkan kelengkapan fitur pada kisaran harga Rp399 juta sampai Rp459 juta mendatangkan respons positif dari pasar konsumen Indonesia.

Sementara itu, Denza D9 mengukuhkan keunggulannya pada kategori MPV listrik kelas premium tanpa kompetisi yang berarti dari rival sekelasnya. Mobil yang dibanderol mendekati angka Rp950 juta ini mengoleksi total penjualan 2.359 unit setelah mendapat tambahan 210 unit pada Mei.

Prospek Alternatif dan Tantangan Produsen Lain

Pilihan alternatif lain seperti Xpeng X9 mengamankan angka distribusi sebesar 744 unit dengan tambahan 52 unit di bulan Mei. Aletra L8 juga memperlihatkan tren akselerasi yang cepat lewat tambahan 89 unit, sehingga totalnya menjadi 257 unit.

Pada papan bawah, Maxus Mifa 9 membukukan angka total 109 unit dan VW ID. Buzz mengumpulkan 65 unit. Kedua model tersebut sama-sama mencatatkan tambahan distribusi sebesar 15 unit pada periode Mei.

Di sisi lain, Maxus Mifa 7 belum bergerak dari angka penjualan 5 unit tanpa adanya tambahan kuantitas. Situasi ini mengindikasikan bahwa penetrasi pasar memerlukan kesiapan jaringan penjualan serta faktor kepercayaan konsumen yang kuat.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: moladin.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow