Google Meluncurkan Gemini Omni AI Kreator Konten Multi-Referensi

Smallest Font
Largest Font

Google memperkenalkan model kecerdasan buatan teranyar bernama Gemini Omni dalam ajang tahunan Google I/O 2026. Seperti dilansir dari Gadgetren, kecerdasan buatan ini hadir dengan Gemini Omni Flash sebagai model pertamanya. Teknologi baru tersebut dipastikan bakal segera terintegrasi pada sejumlah layanan populer.

Pengguna dapat menemukannya di aplikasi Gemini, Google Flow, hingga platform video pendek YouTube Short. Untuk menikmati performa Omni Flash di aplikasi Gemini dan Google Flow, pengguna di Indonesia dapat mengaksesnya lewat langganan premium. Paket Google AI Plus, Pro, maupun Ultra tersedia mulai dari harga Rp75 ribu per bulan.

Model ini dikembangkan sebagai langkah lanjutan dari Nano Banana. Keunggulan utamanya terletak pada rancangan yang memungkinan penciptaan konten dari referensi format apa pun, tidak terbatas pada pengeditan gambar saja.

Kemampuan Omni saat ini sudah bisa dinikmati pengguna untuk memproduksi konten berbasis video. Ke depannya, pihak Google juga akan menggulirkan dukungan penuh untuk pembuatan gambar dan suara. Sistem ini menawarkan kemudahan akses lewat interaksi bahasa alami. Pengguna dapat memberikan instruksi pembuatan atau pengeditan konten melalui percakapan selayaknya obrolan kasual sehari-hari.

Konsistensi Hasil dan Pemahaman Konteks Mendalam

Setiap proses produksi teks ataupun visual didasarkan pada riwayat interaksi sebelumnya. Mekanisme tersebut menjaga hasil revisi konten tetap konsisten meskipun proses penyuntingan dilakukan berulang kali.

Dalam menyusun adegan, Gemini Omni tidak sekadar membangun visual agar tampak nyata. Model kecerdasan buatan ini melibatkan pengetahuan luas milik Gemini yang mencakup pemahaman sejarah, sains, hingga aspek budaya.

Integrasi pengetahuan tersebut dipadukan secara intuitif dengan kemampuan memahami hukum fisika. Google mengklaim kemampuan pemahaman ini jauh lebih optimal dibandingkan model kecerdasan buatan generasi pendahulu.

Dukungan Input Multi-Format dan Keamanan Digital

Pengguna dapat menghasilkan video bermutu tinggi menggunakan berbagai jenis acuan masukan. Sistem mendukung input data yang bervariasi, mulai dari tulisan, gambar, video, hingga rekaman suara.

Bersamaan dengan peluncuran model ini, Google merilis fitur Avatars untuk memproduksi salinan diri digital. Fasilitas tersebut dihadirkan sebagai langkah awal dalam membangun proteksi bagi para pengguna.

Seluruh konten video yang diproduksi lewat Gemini Omni akan dibekali dengan tanda air digital SynthID. Keberadaan tanda air tersebut mempermudah pengguna untuk melakukan verifikasi keaslian video dengan cepat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed